Pemkot Makassar Jadikan Hardiknas Momentum Perkuat Komitmen Benahi Pendidikan

Sabtu, 02 Mei 2026 11:51
Pemkot Makassar Jadikan Hardiknas Momentum Perkuat Komitmen Benahi Pendidikan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin berpidato pada Hardiknas 2026 di depan Tribun Lapangan Karebosi, Sabtu (2/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk menjadikan sektor pendidikan sebagai pilar utama pembangunan.

Hal itu ia sampaikan dalam sambutan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di depan Tribun Lapangan Karebosi.

"Bagaimana kita semua harus ikut berpartisipasi aktif dalam rangka memajukan pendidikan. Seluruh elemen infrastruktur pendidikan menjadi program prioritas yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Makassar saat ini," katanya, Sabtu (2/5/2026).

Munafri menegaskan, Dinas Pendidikan Kota Makassar telah berupaya dengan semaksimal mungkin untuk terus meningkatkan berbagai macam aspek yang ada di dunia pendidikan.

"Kita melihat begitu pentingnya pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan ini merupakan sebuah cita-cita dan harapan besar kita untuk menempatkan pendidikan khususnya di Kota Makassar menjadi salah satu kota dengan kualitas pendidikan yang terbaik di Indonesia," tambahnya.

Momen Hardiknas 2026, lanjut dia, menjadi titik awal penguatan komitmen Pemkot Makassar melalui pengukuhan Relawan Tim Aksi Pengembalian Anak Tidak Sekolah untuk menekan angka putus sekolah yang masih menjadi tantangan di Kota Makassar.

"Kita selesaikan secara bersama-sama karena angka pengangguran tidak sekolah di Kota Makassar ini relatif tinggi dan ini menjadi tanggung jawab kita sama-sama dan saya berharap tahun depan di perayaan yang sama. Insyaallah Bu Kepala Dinas (Disdik Kota Makassar) angka ini harus turun signifikan untuk memastikan kerja-kerja kita bisa terukur dengan baik," sebutnya.

Pada peringatan Hardiksnas, Munafri Arifuddin menyampaikan komitmennya untuk memperkuat struktur APBD dengan memberikan porsi distribusi anggaran yang lebih besar bagi bidang pendidikan serta layanan kesehatan.

"Ini penting sekali untuk melihat bagaimana Pemerintah Kota Makassar lebih perhatian kepada hal-hal yang sifatnya di dalam wilayah pendidikan dibanding dengan kegiatan-kegiatan lain yang seakan-akan hanya memboroskan anggaran tanpa tahu seperti apa dampak yang akan didapatkan," paparnya.

Untuk memperkuat sektor pendidikan, Wali Kota yang akrab disapa Appi itu berencana melakukan pembedahan struktur anggaran secara menyeluruh dan mengalihkan setiap kelebihan dana untuk memberikan dukungan anggaran yang lebih besar bagi dunia pendidikan.

"Berbagai hal juga sudah kita lakukan dengan memberikan berbagai insentif kepada tenaga pendidik khususnya yang bekerja di pulau-pulau, diberikan insentif yang lebih dibanding dengan para tenaga pendidik yang ada di bekerja di kota ini," lanjutnya.

Appi berharap kebijakan tersebut menjadi stimulus positif yang diberikan Pemerintah Kota Makassar untuk memacu semangat dan kualitas pelayanan di sektor pendidikan.

"Ini merupakan sebuah stimulus yang sangat baik yang kita akan berikan dan insyaallah setiap tahunnya mudah-mudahan ini bisa kita tambah nilainya untuk memberikan kemampuan yang terbaik kepada para tenaga pendidik untuk mampu melakukan tugasnya bukan hanya di kota besar tapi juga ada di pulau-pulau terpencil yang ada di Kota Makassar," harapnya.

Kata Appi, Pemkot Makassar terus memprioritaskan program revitalisasi sekolah unggulan guna memastikan fasilitas pendidikan di Makassar memenuhi standar mutu yang terbaik.

"Saya selalu punya cita-cita dari awal sebelum masuk ke dalam tata pemerintahan ini, saya selalu punya cita-cita bahwa satu saat semua orang bertanya: 'Di mana pendidikan yang terbaik yang ada di Indonesia?' dan saya mau jawabannya ada di Kota Makassar," terangnya.

Ia mengakui bahwa penentuan titik awal transformasi struktur pendidikan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam memajukan kualitas sekolah di wilayahnya.

Seluruh daya upaya ini akan kita lakukan, akan kita maksimalkan untuk memberikan segala yang kita miliki untuk merespons dan memberikan support terhadap perhatian kita di dunia pendidikan.

Wali Kota juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan demi memajukan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

"Saya ingin Makassar ini punya sebuah bukan hanya menjadi angan-angan di atas kertas tapi kita harus mewujudkan secara riil, secara nyata. Tidak mungkin kita berbicara pendidikan yang terbaik di Kota Makassar sementara sekolah-sekolah kita masih terus bocor ketika hujan itu datang," jelas Appi.

Munafri juga menyerukan pentingnya sinergi lintas sektor guna memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan dan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

"Tidak mungkin kita bicara pendidikan terbaik di Kota Makassar kalau cat sekolah kita terlepas-lepas dan tidak ada orang yang peduli terhadap itu. Dan tidak mungkin kita bicara pendidikan kalau kesejahteraan guru masih jauh di bawah standar," lanjutnya.

Munafri Arifuddin menyampaikan pandangannya bahwa kualitas pendidikan yang mumpuni akan memberikan dampak domino positif, mulai dari respons pertumbuhan ekonomi hingga perbaikan moral bangsa.

"Selalu saya ingatkan bahwa beberapa kurikulum-kurikulum untuk pendidikan dasar kita harus dirubah dengan baik. Khusus pada Dinas Pendidikan Kota Makassar, bagaimana pendidikan akhlak ini harus masuk ke dalam kurikulum pendidikan dasar," ucapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru