Wali Kota Makassar Hadiri May Day Fest 2026, Tekankan Kolaborasi Buruh
Jum'at, 01 Mei 2026 18:38
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri May Day Fest 2026, di depan Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (1/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan May Day Fest 2026 yang digelar di depan Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini diinisiasi Koalisi Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan dengan mengusung konsep kolaborasi antara pemerintah, serikat pekerja, dan pengusaha.
"Pada hari ini dilaksanakan dengan cara yang berbeda, atas inisiasi dari rekan-rekan Koalisi Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan yang datang ke pemerintah kota untuk bersama-sama merayakan kegiatan ini di tempat yang menjadi ruang interaksi masyarakat Kota Makassar," ujarnya dalam sambutan.
Munafri, yang akrab disapa Appi, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara pemerintah kota, serikat pekerja, dan pelaku usaha.
"Kegiatan ini benar-benar adalah hasil kolaborasi yang dilakukan antara Pemerintah dengan serikat pekerja dan para pengusaha yang ada di Kota Makassar," tegasnya.
Ia menilai keberhasilan agenda tersebut menjadi bukti bahwa sinergi dan kolaborasi yang terencana dapat memberikan hasil positif.
"Maka dari itu, Pemerintah Kota Makassar dengan segala sumber daya yang dimiliki memberikan apa yang namanya supporting yang terbaik pada pelaksanaan Hari Buruh pada tahun ini," lanjutnya.
Appi berharap perayaan Hari Buruh yang dikemas berbeda tahun ini mampu menghadirkan nuansa baru.
"Kami berharap tempat ini, hari ini, menjadi tempat yang bisa dilaksanakan sebagai ruang interaksi yang sangat baik antara seluruh pihak yang memperingati atau merayakan Hari Buruh di tahun 2026 ini," harapnya.
Ia menegaskan, buruh merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah sehingga kesejahteraannya perlu menjadi perhatian.
"Buruh adalah pejuang yang memperjuangkan nasibnya, memperjuangkan nasib keluarganya, memperjuangkan kehidupannya dengan cara yang berbeda dengan kita," sebutnya.
Menurutnya, buruh merupakan elemen vital penggerak roda ekonomi, khususnya di Kota Makassar.
"Maka dari itu, seluruh perhatian kami, seluruh akses akan kami buka seluas-luasnya untuk mendengar apa yang menjadi aspirasi, apa yang menjadi keinginan, dan apa yang menjadi regulasi untuk kesejahteraan para buruh," ucapnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah kota untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi kelompok buruh.
"Maka dari itu pada hari ini, izinkan saya atas nama Pemerintah Kota Makassar mengucapkan selamat Hari Buruh tahun 2026. Insyaallah buruh bisa hidup lebih sejahtera dan masyarakat kota bisa menjadi kota yang lebih mulia," tutupnya.
Kegiatan ini diinisiasi Koalisi Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan dengan mengusung konsep kolaborasi antara pemerintah, serikat pekerja, dan pengusaha.
"Pada hari ini dilaksanakan dengan cara yang berbeda, atas inisiasi dari rekan-rekan Koalisi Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan yang datang ke pemerintah kota untuk bersama-sama merayakan kegiatan ini di tempat yang menjadi ruang interaksi masyarakat Kota Makassar," ujarnya dalam sambutan.
Munafri, yang akrab disapa Appi, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara pemerintah kota, serikat pekerja, dan pelaku usaha.
"Kegiatan ini benar-benar adalah hasil kolaborasi yang dilakukan antara Pemerintah dengan serikat pekerja dan para pengusaha yang ada di Kota Makassar," tegasnya.
Ia menilai keberhasilan agenda tersebut menjadi bukti bahwa sinergi dan kolaborasi yang terencana dapat memberikan hasil positif.
"Maka dari itu, Pemerintah Kota Makassar dengan segala sumber daya yang dimiliki memberikan apa yang namanya supporting yang terbaik pada pelaksanaan Hari Buruh pada tahun ini," lanjutnya.
Appi berharap perayaan Hari Buruh yang dikemas berbeda tahun ini mampu menghadirkan nuansa baru.
"Kami berharap tempat ini, hari ini, menjadi tempat yang bisa dilaksanakan sebagai ruang interaksi yang sangat baik antara seluruh pihak yang memperingati atau merayakan Hari Buruh di tahun 2026 ini," harapnya.
Ia menegaskan, buruh merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah sehingga kesejahteraannya perlu menjadi perhatian.
"Buruh adalah pejuang yang memperjuangkan nasibnya, memperjuangkan nasib keluarganya, memperjuangkan kehidupannya dengan cara yang berbeda dengan kita," sebutnya.
Menurutnya, buruh merupakan elemen vital penggerak roda ekonomi, khususnya di Kota Makassar.
"Maka dari itu, seluruh perhatian kami, seluruh akses akan kami buka seluas-luasnya untuk mendengar apa yang menjadi aspirasi, apa yang menjadi keinginan, dan apa yang menjadi regulasi untuk kesejahteraan para buruh," ucapnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah kota untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi kelompok buruh.
"Maka dari itu pada hari ini, izinkan saya atas nama Pemerintah Kota Makassar mengucapkan selamat Hari Buruh tahun 2026. Insyaallah buruh bisa hidup lebih sejahtera dan masyarakat kota bisa menjadi kota yang lebih mulia," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Luncurkan Versi Website LONTARA+, Layanan Publik Kini Lebih Inklusif
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kini menghadirkan inovasi terbaru melalui Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+) yang resmi dapat diakses dalam versi website.
Jum'at, 15 Mei 2026 00:22
Makassar City
Wali Kota Makassar Apresiasi Tindakan Tegas Polrestabes Berantas Geng Motor
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian atas kinerja dalam menangani aksi gerombolan geng motor yang meresahkan masyarakat di kota ini.
Kamis, 14 Mei 2026 13:30
Makassar City
Appi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Kinerja Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Kamis, 14 Mei 2026 06:56
Makassar City
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
Sejumlah legislator menilai penanganan persoalan tersebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.
Kamis, 14 Mei 2026 06:32
Makassar City
Warga Tamalanrea Bersatu Tolak PSEL, Sebut Masa Depan Generasi Dipertaruhkan
Gelombang penolakan terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa oleh PT SUS di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, terus menguat.
Kamis, 14 Mei 2026 06:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
5
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi