Respons Kenaikan Harga Pangan, Pemkot Makassar Gelar High Level Meeting TPID
Senin, 20 Mar 2023 16:25
Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi saat membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Foto: Sindo Makassar/Gusti Ridani
MAKASSAR - Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi membuka kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Makassar, Senin (20/3/2023). Kegiatan ini digelar di Ballroom Hotel Horizon.
Kegiatan ini untuk merespons perkembangan inflasi global yang terjadi di tengah pemulihan ekonomi domestik, seperti kenaikan harga BBM dan pangan, khususnya menjelang hari besar keagamaan dan bulan suci Ramadan.
"Inflasi merupakan salah satu indikator penentu keberhasilan pembangunan ekonomi. Dengan tingkat inflasi yang tinggi mengakibatkan daya beli masyarakat menurun terhadap barang atau jasa yang dibutuhkannya. Laju inflasi yang tinggi juga akan memberikan dampak terhadap peningkatan kemiskinan," ujar Fatmawati.
Fatmawati menambahkan, semakin terkendalinya inflasi hingga akhir tahun 2022, merupakan hasil sinergi pengendalian inflasi di Kota Makassar yang solid. Seiring dukungan berbagai program yang semakin intensif dan terarah antar jajaran pemerintah dalam mengawal pengendalian inflasi.
"Saya berharap, koordinasi dan sinergi antar dinas/instansi yang telah terjalin baik melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dapat dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan lagi," ungkapnya.
Berdasarkan rilis BPS Kota Makassar, pada Februari 2023 inflasi year on year (yoy) sebesar 5,72 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 144,66. Mengalami penurunan dibandingkan inflasi pada Januari yaitu sebesar 5,93 persen.
Sedangkan untuk month to month (mtm) terjadi deflasi sebesar – 0,25 persen dan year to date (ytd) terjadi inflasi sebesar 0,41 persen.
Menyikapi kondisi tersebut, dilakukan berbagai langkah strategis, sinergis, responsif dan tepat sasaran. Dalam menyikapi potensi Inflasi antara lain, TPID Kota Makassar lebih cermat dalam mengendalikan harga.
TPID bersama instansi terkait terus melakukan upaya pemantauan secara berkala terhadap ketersediaan stok barang kebutuhan pokok, distribusi dan melakukan upaya stabilisasi. Melalui operasi pasar dan pasar murah yang terjadwal dan masif yang dilakukan secara terkoordinasi dan bekerja sama dengan Bulog, distributor, pedagang besar pada masing-masing kecamatan, dan kelurahan. Termasuk untuk melakukan kerjasama dengan daerah lain dalam rangka ketersediaan stok bahan pangan.
Ia juga menegaskan, kiranya kepada OPD dapat melakukan inovasi dalam menjaga ketersediaan bahan pangan melalui berbagai kegiatan misalnya swadaya masyarakat melalui gerakan terus menanam tanaman pangan seperti menanam cabe, bawang, sayur mayur dan budi daya lobster serta ikan air tawar, di lorong-lorong.
"Saya berharap kepada seluruh stakeholder untuk melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif serta cepat melalui pemanfaatan teknologi secara rutin yang bertingkat dan berjenjang, menggunakan data yang terupdate setiap saat serta secara bersama-sama agar terus melakukan komunikasi yang efektif dan mengimbau kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak khususnya dalam menghadapi bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri sehingga kenaikan inflasi dapat terkendali dengan baik," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Sri Asmawati Yustiana, menambahkan, dalam kegiatan ini akan membahas sejauh mana ketersediaan bahan pokok yang bertujuan untuk menjaga laju inflasi yang rendah maupun yang stabil.
Baca juga: MUI Makassar Diharap Bisa Lahirkan Gagasan Topang Program Pemerintah
"Peserta kegiatan melibatkan anggota TPID, unsur Forkomida, serta OPD terkait, dengan sumber anggaran dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2023 pada Sub Kegiatan Pengendalian dan Distribusi Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Makassar," bebernya.
Kegiatan ini untuk merespons perkembangan inflasi global yang terjadi di tengah pemulihan ekonomi domestik, seperti kenaikan harga BBM dan pangan, khususnya menjelang hari besar keagamaan dan bulan suci Ramadan.
"Inflasi merupakan salah satu indikator penentu keberhasilan pembangunan ekonomi. Dengan tingkat inflasi yang tinggi mengakibatkan daya beli masyarakat menurun terhadap barang atau jasa yang dibutuhkannya. Laju inflasi yang tinggi juga akan memberikan dampak terhadap peningkatan kemiskinan," ujar Fatmawati.
Fatmawati menambahkan, semakin terkendalinya inflasi hingga akhir tahun 2022, merupakan hasil sinergi pengendalian inflasi di Kota Makassar yang solid. Seiring dukungan berbagai program yang semakin intensif dan terarah antar jajaran pemerintah dalam mengawal pengendalian inflasi.
"Saya berharap, koordinasi dan sinergi antar dinas/instansi yang telah terjalin baik melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dapat dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan lagi," ungkapnya.
Berdasarkan rilis BPS Kota Makassar, pada Februari 2023 inflasi year on year (yoy) sebesar 5,72 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 144,66. Mengalami penurunan dibandingkan inflasi pada Januari yaitu sebesar 5,93 persen.
Sedangkan untuk month to month (mtm) terjadi deflasi sebesar – 0,25 persen dan year to date (ytd) terjadi inflasi sebesar 0,41 persen.
Menyikapi kondisi tersebut, dilakukan berbagai langkah strategis, sinergis, responsif dan tepat sasaran. Dalam menyikapi potensi Inflasi antara lain, TPID Kota Makassar lebih cermat dalam mengendalikan harga.
TPID bersama instansi terkait terus melakukan upaya pemantauan secara berkala terhadap ketersediaan stok barang kebutuhan pokok, distribusi dan melakukan upaya stabilisasi. Melalui operasi pasar dan pasar murah yang terjadwal dan masif yang dilakukan secara terkoordinasi dan bekerja sama dengan Bulog, distributor, pedagang besar pada masing-masing kecamatan, dan kelurahan. Termasuk untuk melakukan kerjasama dengan daerah lain dalam rangka ketersediaan stok bahan pangan.
Ia juga menegaskan, kiranya kepada OPD dapat melakukan inovasi dalam menjaga ketersediaan bahan pangan melalui berbagai kegiatan misalnya swadaya masyarakat melalui gerakan terus menanam tanaman pangan seperti menanam cabe, bawang, sayur mayur dan budi daya lobster serta ikan air tawar, di lorong-lorong.
"Saya berharap kepada seluruh stakeholder untuk melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif serta cepat melalui pemanfaatan teknologi secara rutin yang bertingkat dan berjenjang, menggunakan data yang terupdate setiap saat serta secara bersama-sama agar terus melakukan komunikasi yang efektif dan mengimbau kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak khususnya dalam menghadapi bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri sehingga kenaikan inflasi dapat terkendali dengan baik," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Sri Asmawati Yustiana, menambahkan, dalam kegiatan ini akan membahas sejauh mana ketersediaan bahan pokok yang bertujuan untuk menjaga laju inflasi yang rendah maupun yang stabil.
Baca juga: MUI Makassar Diharap Bisa Lahirkan Gagasan Topang Program Pemerintah
"Peserta kegiatan melibatkan anggota TPID, unsur Forkomida, serta OPD terkait, dengan sumber anggaran dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2023 pada Sub Kegiatan Pengendalian dan Distribusi Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Makassar," bebernya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Usut Pungli Pengisian Jabatan Kasek, Sekda Minta Publik Tunggu Hasil Pemeriksaan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menanggapi serius dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses pengisian jabatan kepala sekolah yang belakangan viral di media sosial.
Rabu, 01 Jul 2026 08:25
Sulsel
PDAM Makassar Tambah Debit Air dan Perluas Sambungan Pipa untuk Wilayah Utara
Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar mulai menunjukkan progres dalam upaya mengatasi krisis air bersih di wilayah utara kota.
Selasa, 30 Jun 2026 16:57
Makassar City
DPRD Makassar Rekomendasikan Penonaktifan Pejabat Disdik dalam Kasus Seleksi Kepsek
Komisi D DPRD Kota Makassar meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menonaktifkan sementara sejumlah pejabat yang namanya muncul dalam aduan terkait proses seleksi kepala sekolah.
Selasa, 30 Jun 2026 13:08
Makassar City
Bawa Nama Indonesia ke Singapura, Delegasi Mahasiswa Unhas Didukung Penuh Wali Kota Makassar
Sebanyak delapan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung sebagai Delegasi Indonesia pada Asian Undergraduate Symposium (AUS) 2026 melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin
Senin, 29 Jun 2026 17:16
Makassar City
Pemkot Makassar Pastikan Tertibkan Bangunan Liar di Lahan Fasum Manggala
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk mengamankan aset lahan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di Perumahan Pemda Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala.
Senin, 29 Jun 2026 17:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PDAM Makassar Tambah Debit Air dan Perluas Sambungan Pipa untuk Wilayah Utara
2
Pelindo Jasa Maritim Perkuat Komitmen Zero Corruption Lewat Edaran Antisuap
3
Sengketa Lahan Pasar Pagi Tambora Inkrah, Kuasa Hukum Bantah Kliennya Terlibat Mafia Tanah
4
Penjualan Kalla Toyota Terus Tumbuh, Optimistis Tembus 2.000 Unit di Juli 2026
5
Lewat Tabung Karya, GMTD Perkuat Kemandirian Ekonomi Komunitas KOADS
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PDAM Makassar Tambah Debit Air dan Perluas Sambungan Pipa untuk Wilayah Utara
2
Pelindo Jasa Maritim Perkuat Komitmen Zero Corruption Lewat Edaran Antisuap
3
Sengketa Lahan Pasar Pagi Tambora Inkrah, Kuasa Hukum Bantah Kliennya Terlibat Mafia Tanah
4
Penjualan Kalla Toyota Terus Tumbuh, Optimistis Tembus 2.000 Unit di Juli 2026
5
Lewat Tabung Karya, GMTD Perkuat Kemandirian Ekonomi Komunitas KOADS