Makassar Kini Punya 5 PAUD Negeri, Siap Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Rabu, 12 Feb 2025 19:44
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat meresmikan PAUD di Kecamatan Rappocini, Rabu (12/2/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kota Makassar kini punya lima Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Negeri. Lembaga yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan layanan pendidikan anak usia dini ini diresmikan, Rabu (12/2/2025).
Lima PAUD tersebut yakni PAUD Negeri Tamalate, PAUD Negeri Mariso, PAUD Negeri Rappocini, PAUD Negeri Manggala, dan PAUD Negeri Biringkanaya.
Peresmian dilakukan secara simbolis di PAUD Negeri Kecamatan Rappocini oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Kehadiran PAUD Negeri ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi anak-anak usia dini di Makassar.
"Alhamdulillah saya berbahagia, terharu, bersyukur, bahwa akhirnya kita meresmikan 5 sekolah PAUD di 5 kecamatan di Kota Makassar," ujar Bunda PAUD Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail dalam sambutannya.
Upaya pendirian PAUD Negeri ini, kata Indira, merupakan bagian dari program yang telah diinisiasi oleh Pokja Bunda PAUD Kota Makassar sejak beberapa waktu lalu.
Pokja Bunda PAUD mengusulkan kepada Pemkot Makassar agar setiap kecamatan memiliki sekolah PAUD Negeri. Meskipun target awal mencakup seluruh 15 kecamatan, hingga saat ini baru lima yang terealisasi.
"Kami sebenarnya menginisiasi dan mengusulkan ke Pemkot Makassar, meminta untuk punya sekolah TK/PAUD di 15 kecamatan, tetapi Alhamdulillah hari ini baru terwujud lima di lima kecamatan," ungkapnya.
Harapan untuk melengkapi target 15 PAUD Negeri masih terus digaungkan. Indira Yusuf Ismail menyebutkan bahwa ia telah menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintahan pasangan wali kota dan wakil wali kota terpilih, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (Mulia).
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan sepuluh PAUD tambahan dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.
"Saya sudah sempat sounding kepada pemerintahan pasangan Mulia, semoga ini bisa diteruskan dan bisa selesai 10 PAUD lagi. Doakan supaya lengkap untuk 15 kecamatan dan menyusul sekolah-sekolah yang lainnya," katanya.
Peresmian lima PAUD ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Keberadaan fasilitas pendidikan ini menjadi langkah awal dalam memastikan anak-anak usia dini di Makassar mendapatkan pendidikan yang berkualitas sejak dini.
"Jadi kita berharap dengan diresmikannya 5 PAUD pada hari ini untuk bisa dimanfaatkan, bisa digunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendidik anak-anak usia dini di Kota Makassar," ujarnya.
Langkah ini pun diyakini Indira akan membawa dampak positif bagi pendidikan di Kota Makassar secara keseluruhan. Keberadaan PAUD Negeri menjadi bagian dari visi besar dalam menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi masa depan.
"Insyaallah ini akan menjadi jalan panjang untuk kemajuan pendidikan di Kota Makassar," pungkasnya.
Sementara, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba menambahkan bahwa pembangunan PAUD Negeri yang telah dimulai sejak tahun 2023 dengan dukungan penuh dari Pemkot Makassar serta komitmen Bunda PAUD Kota Makassar ini, juga akan berfungsi sebagai pusat pendidikan anak usia dini yang lebih luas.
Pertama, PAUD Negeri ini akan menjadi local education center atau pusat belajar bagi para guru berbasis wilayah yang akan membantu tenaga pendidik meningkatkan kompetensinya.
Kedua, sebagai local parenting center atau pusat pembinaan dan pembelajaran bagi orang tua murid yang akan sangat mendukung terhubungnya proses belajar di sekolah maupun di rumah.
"Dan yang ketiga, early childhood innovation center, pusat pengembangan model dan inovasi pembelajaran bagi pendidik anak usia dini di Kota Makassar," ungkap Nielma.
Menurutnya, proses pembelajaran di PAUD Negeri ini tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan sosial-emosional anak.
Dengan fasilitas yang memadai dan tenaga pendidik profesional, ia optimistis PAUD Negeri ini akan menjadi tempat belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
"Proses pembelajaran tidak hanya fokus pada aspek kognitif anak, tetapi juga pada pembentukan karakter dan sosial-emosional yang sangat penting di usia dini. Dengan adanya fasilitas yang memadai dan tenaga pendidik yang profesional, kami berharap anak-anak dapat belajar dengan gembira, kreatif, dan penuh semangat," tambahnya.
Sebagai bagian dari tujuan jangka panjang, Dinas Pendidikan Kota Makassar berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas PAUD Negeri yang telah ada serta memperluas akses ke pendidikan anak usia dini di kecamatan-kecamatan lainnya.
"Hari ini kita meresmikan 5 PAUD, masih terdapat 10 kecamatan yang membutuhkan perhatian dan komitmen. Kami akan terus berupaya agar seluruh kecamatan di Kota Makassar memiliki PAUD Negeri, sehingga setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang setara," pungkasnya.
Lima PAUD tersebut yakni PAUD Negeri Tamalate, PAUD Negeri Mariso, PAUD Negeri Rappocini, PAUD Negeri Manggala, dan PAUD Negeri Biringkanaya.
Peresmian dilakukan secara simbolis di PAUD Negeri Kecamatan Rappocini oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Kehadiran PAUD Negeri ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi anak-anak usia dini di Makassar.
"Alhamdulillah saya berbahagia, terharu, bersyukur, bahwa akhirnya kita meresmikan 5 sekolah PAUD di 5 kecamatan di Kota Makassar," ujar Bunda PAUD Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail dalam sambutannya.
Upaya pendirian PAUD Negeri ini, kata Indira, merupakan bagian dari program yang telah diinisiasi oleh Pokja Bunda PAUD Kota Makassar sejak beberapa waktu lalu.
Pokja Bunda PAUD mengusulkan kepada Pemkot Makassar agar setiap kecamatan memiliki sekolah PAUD Negeri. Meskipun target awal mencakup seluruh 15 kecamatan, hingga saat ini baru lima yang terealisasi.
"Kami sebenarnya menginisiasi dan mengusulkan ke Pemkot Makassar, meminta untuk punya sekolah TK/PAUD di 15 kecamatan, tetapi Alhamdulillah hari ini baru terwujud lima di lima kecamatan," ungkapnya.
Harapan untuk melengkapi target 15 PAUD Negeri masih terus digaungkan. Indira Yusuf Ismail menyebutkan bahwa ia telah menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintahan pasangan wali kota dan wakil wali kota terpilih, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (Mulia).
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan sepuluh PAUD tambahan dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.
"Saya sudah sempat sounding kepada pemerintahan pasangan Mulia, semoga ini bisa diteruskan dan bisa selesai 10 PAUD lagi. Doakan supaya lengkap untuk 15 kecamatan dan menyusul sekolah-sekolah yang lainnya," katanya.
Peresmian lima PAUD ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Keberadaan fasilitas pendidikan ini menjadi langkah awal dalam memastikan anak-anak usia dini di Makassar mendapatkan pendidikan yang berkualitas sejak dini.
"Jadi kita berharap dengan diresmikannya 5 PAUD pada hari ini untuk bisa dimanfaatkan, bisa digunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendidik anak-anak usia dini di Kota Makassar," ujarnya.
Langkah ini pun diyakini Indira akan membawa dampak positif bagi pendidikan di Kota Makassar secara keseluruhan. Keberadaan PAUD Negeri menjadi bagian dari visi besar dalam menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi masa depan.
"Insyaallah ini akan menjadi jalan panjang untuk kemajuan pendidikan di Kota Makassar," pungkasnya.
Sementara, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba menambahkan bahwa pembangunan PAUD Negeri yang telah dimulai sejak tahun 2023 dengan dukungan penuh dari Pemkot Makassar serta komitmen Bunda PAUD Kota Makassar ini, juga akan berfungsi sebagai pusat pendidikan anak usia dini yang lebih luas.
Pertama, PAUD Negeri ini akan menjadi local education center atau pusat belajar bagi para guru berbasis wilayah yang akan membantu tenaga pendidik meningkatkan kompetensinya.
Kedua, sebagai local parenting center atau pusat pembinaan dan pembelajaran bagi orang tua murid yang akan sangat mendukung terhubungnya proses belajar di sekolah maupun di rumah.
"Dan yang ketiga, early childhood innovation center, pusat pengembangan model dan inovasi pembelajaran bagi pendidik anak usia dini di Kota Makassar," ungkap Nielma.
Menurutnya, proses pembelajaran di PAUD Negeri ini tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan sosial-emosional anak.
Dengan fasilitas yang memadai dan tenaga pendidik profesional, ia optimistis PAUD Negeri ini akan menjadi tempat belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
"Proses pembelajaran tidak hanya fokus pada aspek kognitif anak, tetapi juga pada pembentukan karakter dan sosial-emosional yang sangat penting di usia dini. Dengan adanya fasilitas yang memadai dan tenaga pendidik yang profesional, kami berharap anak-anak dapat belajar dengan gembira, kreatif, dan penuh semangat," tambahnya.
Sebagai bagian dari tujuan jangka panjang, Dinas Pendidikan Kota Makassar berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas PAUD Negeri yang telah ada serta memperluas akses ke pendidikan anak usia dini di kecamatan-kecamatan lainnya.
"Hari ini kita meresmikan 5 PAUD, masih terdapat 10 kecamatan yang membutuhkan perhatian dan komitmen. Kami akan terus berupaya agar seluruh kecamatan di Kota Makassar memiliki PAUD Negeri, sehingga setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang setara," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
1.157 Peserta Ikuti MTQ VIII KORPRI Nasional, Makassar-Pangkep Tuan Rumah
Sebanyak 1.157 peserta dari 117 kafilah mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 di Sulawesi Selatan.
Selasa, 25 Agu 2026 07:19
Sulsel
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Pemkot Makassar memastikan kesiapan menyambut ribuan kafilah MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 dan menjadi salah satu pusat pelaksanaan sekaligus lokasi pembukaan hajatan nasional tersebut.
Senin, 24 Agu 2026 06:16
Makassar City
Serapan Anggaran Baru 35%, Legislator Makassar Desak Pelaksanaan Program Strategis
DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam monitoring dan evaluasi (monev) triwulan II 2026.
Jum'at, 21 Agu 2026 23:42
News
Athirah Bekali 180 Kepala Sekolah di Makassar dengan Strategi Transformasi
Sebanyak 180 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Makassar mempelajari strategi mendorong transformasi sekolah yang terukur melalui pendekatan Objectives and Key Results (OKR).
Kamis, 20 Agu 2026 16:55
News
Wali Kota Munafri Warning Kepala OPD Makassar, Minta Kadis Ubah Cara Kerja
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar segera mempercepat realisasi belanja pemerintah daerah.
Kamis, 20 Agu 2026 15:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler