Antisipasi Begal, Kelurahan Kapasa Aktifkan Posko Malam dan Perketat Patroli
Jum'at, 22 Mei 2026 17:48
Lurah Kapasa, Norman Edyanto; Babinsa, Kasrianto; dan Bhabinkamtibmas, Ahmad J, saat ditemui di warkop Kompleks Griya Alam Permai, Jumat (22/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pemerintah Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, mengaktifkan kembali posko malam dan memperketat patroli wilayah untuk mengantisipasi aksi begal dan geng motor yang dinilai meresahkan warga, Jumat (22/5/2026).
Langkah pengamanan ini melibatkan pengurus RT/RW, Linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Satpol PP kecamatan. Posko malam kembali dioperasikan di sejumlah titik untuk memantau situasi keamanan lingkungan.
Lurah Kapasa, Norman Edyanto, mengatakan seluruh RT dan RW diwajibkan mengaktifkan posko malam di wilayah masing-masing.
"Tentunya setiap RT dan RW kami wajibkan untuk melakukan posko-posko malam. Dalam arti, pada saat melakukan posko malam itu, mereka melakukan pantauan-pantauan terhadap wilayah masing-masing terkait pergerakan-pergerakan apa saja, dan melaporkan kegiatan-kegiatan yang kiranya ada potensi untuk menimbulkan kericuhan," ujarnya.
Menurut Norman, hasil pemantauan kemudian dikoordinasikan dengan pihak kelurahan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
"Selain RT dan RW yang melakukan posko-posko malam di titik-titik tertentu di wilayah masing-masing, tentunya Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kapasa juga aktif melakukan monitoring keliling untuk melakukan patroli di setiap wilayah. Mulai dari Biring Romang, NTI, Griya, kemudian ke arah poros juga. Tentunya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas selalu rutin melakukan patroli tersebut," tambahnya.
Selain itu, Kelurahan Kapasa menyiagakan tujuh personel Linmas yang ditempatkan di tujuh RW.
"Kami bagi satu orang untuk satu RW karena kebetulan di sini RW-nya ada tujuh. Jadi, Linmas itu kami bagi satu titik satu Linmas. Nanti koordinasinya langsung ke Danpos-nya. Danpos lalu berkoordinasi ke Kasi Trantib Kecamatan atau Satpol PP Kecamatan," jelasnya kepada SINDO Makassar.
Norman menyebut pengamanan wilayah saat ini juga merupakan tindak lanjut instruksi Camat Tamalanrea melalui rapat koordinasi kecamatan.
"Kemudian selalu berkoordinasi dan bersinergi bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta bersinergi juga bersama Satpol PP kecamatan. Jadi, semua unsur dilibatkan untuk saling bersinergi satu sama lain," katanya.
Ia menilai RT dan RW memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan karena lebih mengenal kondisi wilayah dan warganya.
"Peran RT/RW justru lebih penting, Pak. Karena bagaimanapun, RT/RW di wilayahnya mengetahui siapa warganya, siapa yang bukan, serta siapa tamu yang datang. Mereka mampu mengetahui hal tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kapasa, Ahmad J, mengatakan sejauh ini belum ada laporan kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut.
"Kami bersama Tiga Pilar (Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas), tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda tetap mengantisipasi hal tersebut. Kami selalu melibatkan mereka untuk melakukan langkah antisipasi. Biasanya kegiatan patroli dan monitoring ini kami lakukan hampir setiap malam," ungkapnya.
Menurut Ahmad, patroli dilakukan rutin sejak setelah salat Isya hingga pagi hari. Jadwal patroli disesuaikan dengan kondisi lapangan.
"Kalau jam patroli, jadwal kami sebenarnya tidak menentu. Namun, setelah salat Isya kami sudah mulai aktif memantau wilayah, dan itu berlangsung sampai pagi hari," ucapnya.
Terkait penindakan terhadap geng motor, Ahmad menegaskan tindakan tegas baru dilakukan jika situasi mengancam keselamatan warga.
"Namun, jika situasinya belum sampai mengancam nyawa, kita masih bisa melakukan penanganan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku," tuturnya.
Ia juga mengapresiasi koordinasi dengan petugas keamanan lingkungan yang dinilai membantu pemantauan situasi.
"Setiap ada perkembangan situasi di lapangan yang sekiranya membutuhkan kehadiran kami, mereka pasti akan langsung menginformasikan hal tersebut kepada kami," tutup Ahmad.
Babinsa Kelurahan Kapasa, Kasrianto, turut menyatakan dukungannya terhadap upaya pengamanan wilayah.
"Kami juga membantu tugas keamanan yang didukung oleh pihak Kelurahan Kapasa dan Bhabinkamtibmas di wilayah kami, serta dukungan masyarakat dibutuhkan," terangnya.
Langkah pengamanan ini melibatkan pengurus RT/RW, Linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Satpol PP kecamatan. Posko malam kembali dioperasikan di sejumlah titik untuk memantau situasi keamanan lingkungan.
Lurah Kapasa, Norman Edyanto, mengatakan seluruh RT dan RW diwajibkan mengaktifkan posko malam di wilayah masing-masing.
"Tentunya setiap RT dan RW kami wajibkan untuk melakukan posko-posko malam. Dalam arti, pada saat melakukan posko malam itu, mereka melakukan pantauan-pantauan terhadap wilayah masing-masing terkait pergerakan-pergerakan apa saja, dan melaporkan kegiatan-kegiatan yang kiranya ada potensi untuk menimbulkan kericuhan," ujarnya.
Menurut Norman, hasil pemantauan kemudian dikoordinasikan dengan pihak kelurahan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
"Selain RT dan RW yang melakukan posko-posko malam di titik-titik tertentu di wilayah masing-masing, tentunya Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kapasa juga aktif melakukan monitoring keliling untuk melakukan patroli di setiap wilayah. Mulai dari Biring Romang, NTI, Griya, kemudian ke arah poros juga. Tentunya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas selalu rutin melakukan patroli tersebut," tambahnya.
Selain itu, Kelurahan Kapasa menyiagakan tujuh personel Linmas yang ditempatkan di tujuh RW.
"Kami bagi satu orang untuk satu RW karena kebetulan di sini RW-nya ada tujuh. Jadi, Linmas itu kami bagi satu titik satu Linmas. Nanti koordinasinya langsung ke Danpos-nya. Danpos lalu berkoordinasi ke Kasi Trantib Kecamatan atau Satpol PP Kecamatan," jelasnya kepada SINDO Makassar.
Norman menyebut pengamanan wilayah saat ini juga merupakan tindak lanjut instruksi Camat Tamalanrea melalui rapat koordinasi kecamatan.
"Kemudian selalu berkoordinasi dan bersinergi bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta bersinergi juga bersama Satpol PP kecamatan. Jadi, semua unsur dilibatkan untuk saling bersinergi satu sama lain," katanya.
Ia menilai RT dan RW memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan karena lebih mengenal kondisi wilayah dan warganya.
"Peran RT/RW justru lebih penting, Pak. Karena bagaimanapun, RT/RW di wilayahnya mengetahui siapa warganya, siapa yang bukan, serta siapa tamu yang datang. Mereka mampu mengetahui hal tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kapasa, Ahmad J, mengatakan sejauh ini belum ada laporan kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut.
"Kami bersama Tiga Pilar (Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas), tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda tetap mengantisipasi hal tersebut. Kami selalu melibatkan mereka untuk melakukan langkah antisipasi. Biasanya kegiatan patroli dan monitoring ini kami lakukan hampir setiap malam," ungkapnya.
Menurut Ahmad, patroli dilakukan rutin sejak setelah salat Isya hingga pagi hari. Jadwal patroli disesuaikan dengan kondisi lapangan.
"Kalau jam patroli, jadwal kami sebenarnya tidak menentu. Namun, setelah salat Isya kami sudah mulai aktif memantau wilayah, dan itu berlangsung sampai pagi hari," ucapnya.
Terkait penindakan terhadap geng motor, Ahmad menegaskan tindakan tegas baru dilakukan jika situasi mengancam keselamatan warga.
"Namun, jika situasinya belum sampai mengancam nyawa, kita masih bisa melakukan penanganan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku," tuturnya.
Ia juga mengapresiasi koordinasi dengan petugas keamanan lingkungan yang dinilai membantu pemantauan situasi.
"Setiap ada perkembangan situasi di lapangan yang sekiranya membutuhkan kehadiran kami, mereka pasti akan langsung menginformasikan hal tersebut kepada kami," tutup Ahmad.
Babinsa Kelurahan Kapasa, Kasrianto, turut menyatakan dukungannya terhadap upaya pengamanan wilayah.
"Kami juga membantu tugas keamanan yang didukung oleh pihak Kelurahan Kapasa dan Bhabinkamtibmas di wilayah kami, serta dukungan masyarakat dibutuhkan," terangnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Dorong Pemilahan Sampah Lewat Aksi Plogging HLH Sedunia 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026 dengan menggelar aksi plogging atau jalan sehat sambil memungut dan memilah sampah, Sabtu (6/6/2026).
Sabtu, 06 Jun 2026 15:58
Sulsel
PIP Makassar Hibahkan Aset 8.188 Meter Persegi untuk Pengembangan Stadion Untia
Pemerintah Kota Makassar menerima hibah aset dari PIP Makassar untuk mendukung percepatan pengembangan kawasan Stadion Makassar di Untia, termasuk pembangunan akses jalan menuju lokasi stadion.
Jum'at, 05 Jun 2026 22:34
News
Wali Kota Appi Ungkap 3 Kriteria Utama yang Harus Dimiliki Pimpinan Baznas
Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar periode 2026-2031 memasuki tahap verifikasi faktual.
Jum'at, 05 Jun 2026 09:56
Makassar City
Pemkot Perkenalkan Makassar Virtual Run, Olahraga Sambil Mengawasi Kota
Pemerintah Kota Makassar mengembangkan program Makassar Virtual Run yang menggabungkan aktivitas olahraga dengan partisipasi warga dalam pengawasan fasilitas dan lingkungan kota.
Rabu, 03 Jun 2026 22:32
Makassar City
Wali Kota Dorong ASN Muda Makassar Miliki Visi Karier Sejak Awal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil sumpah dan janji 167 PNS formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sipakatau, pagi tadi.
Rabu, 03 Jun 2026 17:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Beri Beasiswa ke Tiongkok, INTI Dorong Cathlyn & Meivy Terus Berkarya-Raih Mimpi
2
Kejurnas Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026 Bakal Diikuti 402 Peserta dari 13 Provinsi
3
Pemkot Makassar Dorong Pemilahan Sampah Lewat Aksi Plogging HLH Sedunia 2026
4
Pemuda di Makassar Curi Emas Orang Tuanya Demi Judi Online dan Narkoba
5
FK UMI Gelar Studium Generale, Siapkan S2 Biomedik dan Prodi Spesialis Baru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Beri Beasiswa ke Tiongkok, INTI Dorong Cathlyn & Meivy Terus Berkarya-Raih Mimpi
2
Kejurnas Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026 Bakal Diikuti 402 Peserta dari 13 Provinsi
3
Pemkot Makassar Dorong Pemilahan Sampah Lewat Aksi Plogging HLH Sedunia 2026
4
Pemuda di Makassar Curi Emas Orang Tuanya Demi Judi Online dan Narkoba
5
FK UMI Gelar Studium Generale, Siapkan S2 Biomedik dan Prodi Spesialis Baru