Walkot Munafri Dukung Pembangunan Rel Kereta Api Maros-Makassar
Jum'at, 07 Mar 2025 18:10
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menyatakan dukungan pembangunan jalur Kereta Api lintas daerah. Termasuk jalur Maros-Makassar yang dipastikan juga akan menghubungkan sejumlah daerah di Sulsel.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyatakan mendukung pembangunan rel kereta api Makassar – Maros atau sebaliknya. Menurutnya ini perlu didahulukan kajian dari berbagai aspek.
"Soal pembangunan kereta api, kami Pemerintah Kota Makassar sangat mendukung. Kita maksimalkan segala peluang yang ada karena ada nilai investasi masuk di situ. Maka pemerintah kota harus lebih siap dengan itu," tegas Munafri, Jumat (07/03/2025).
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu menilai pada situasi ini, Pemerintah Kota Makassar ingin agar akselarasi pembangunan berjalan. Namun, tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial di tengah masyarakat.
"Pembangunan rel Kereta Api di Makassar, harus dipertimbangkan persoalan lingkungan dan dampak sosial nantinya. Maka butuh kajian yang matang bersama semua pihak dan para ahli akademisi," jelas mantan Bos PSM itu.
Pada intinya, sebagai Wali Kota Makassar, Appi sangat siap untuk mendukung rencana pembangunan jalur kereta api tersebut sebagai upaya mendongkrak perekonomian.
Dia mengatakan, sebagai salah satu daerah yang akan dilintasi jalur kereta api, Pemerintah Kota Makassar akan menyiapkan berbagai strategi demi suksesnya rencana itu.
Munafri menyebutkan, ketika ada anggaran investasi yang masuk pasti disambut baik untuk pembangunan berkelanjutan.
"Ini kan kalau ada kereta api merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi persoalan yang ada di tengah masyarakat, seperti macet dan sebagainya," jelas Munafri.
Diketahui, pembangunan jalur kereta api Maros-Makassar sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Hanya saja perdebatan pada jalur melayang (elevated) atau jalurnya dibuat di darat (at grade).
Namun, perbedaan pandangan kala itu antara Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar tidak menemui titik terang atau solusi. Maka proyek tersebut dibatalkan.
Oleh sebab itu, untuk mendorong percepatan pembangunan di Kota Makassar, Wali Kota Makassar mendukung untuk pembangunan jalur kereta api lintasan Makassar-Maros. Kendati demikian, Appi tak mempersoalkan melayang (elevated) atau darat (at grade).
"Mau elevated atau at grade kita duduk bersama yang paham ini persoalan dan dampak. Karena kita belum tahu betul kondisinya, kita harus tahu betul, tapi kalau tidak ada masalah di dalam ya, ayolah. Kan ada kajiannya kita harus melihat," tandas Appi.
Dorongan kuat agar pembangunan kereta api. Pasca Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sulawesi Selatan, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (6/3/2025).
Pertemuan ini juga diikuti oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Kota Makassar, Kapolda Sulsel, Kepala Daerah se-Sulsel, Ketua Harian TPID Sulsel, dan Kepala perwakilan BI Sulsel.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyatakan mendukung pembangunan rel kereta api Makassar – Maros atau sebaliknya. Menurutnya ini perlu didahulukan kajian dari berbagai aspek.
"Soal pembangunan kereta api, kami Pemerintah Kota Makassar sangat mendukung. Kita maksimalkan segala peluang yang ada karena ada nilai investasi masuk di situ. Maka pemerintah kota harus lebih siap dengan itu," tegas Munafri, Jumat (07/03/2025).
Ketua DPD II Golkar Kota Makassar itu menilai pada situasi ini, Pemerintah Kota Makassar ingin agar akselarasi pembangunan berjalan. Namun, tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial di tengah masyarakat.
"Pembangunan rel Kereta Api di Makassar, harus dipertimbangkan persoalan lingkungan dan dampak sosial nantinya. Maka butuh kajian yang matang bersama semua pihak dan para ahli akademisi," jelas mantan Bos PSM itu.
Pada intinya, sebagai Wali Kota Makassar, Appi sangat siap untuk mendukung rencana pembangunan jalur kereta api tersebut sebagai upaya mendongkrak perekonomian.
Dia mengatakan, sebagai salah satu daerah yang akan dilintasi jalur kereta api, Pemerintah Kota Makassar akan menyiapkan berbagai strategi demi suksesnya rencana itu.
Munafri menyebutkan, ketika ada anggaran investasi yang masuk pasti disambut baik untuk pembangunan berkelanjutan.
"Ini kan kalau ada kereta api merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi persoalan yang ada di tengah masyarakat, seperti macet dan sebagainya," jelas Munafri.
Diketahui, pembangunan jalur kereta api Maros-Makassar sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Hanya saja perdebatan pada jalur melayang (elevated) atau jalurnya dibuat di darat (at grade).
Namun, perbedaan pandangan kala itu antara Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar tidak menemui titik terang atau solusi. Maka proyek tersebut dibatalkan.
Oleh sebab itu, untuk mendorong percepatan pembangunan di Kota Makassar, Wali Kota Makassar mendukung untuk pembangunan jalur kereta api lintasan Makassar-Maros. Kendati demikian, Appi tak mempersoalkan melayang (elevated) atau darat (at grade).
"Mau elevated atau at grade kita duduk bersama yang paham ini persoalan dan dampak. Karena kita belum tahu betul kondisinya, kita harus tahu betul, tapi kalau tidak ada masalah di dalam ya, ayolah. Kan ada kajiannya kita harus melihat," tandas Appi.
Dorongan kuat agar pembangunan kereta api. Pasca Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sulawesi Selatan, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (6/3/2025).
Pertemuan ini juga diikuti oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Kota Makassar, Kapolda Sulsel, Kepala Daerah se-Sulsel, Ketua Harian TPID Sulsel, dan Kepala perwakilan BI Sulsel.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Puluhan Tahun
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan fungsi ruang publik, Senin (16/2/2026).
Senin, 16 Feb 2026 21:41
Makassar City
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
Pemerintah Kota Makassar resmi mengeluarkan kebijakan penutupan sementara sejumlah tempat hiburan dalam rangka menghormati Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi serta memperingati Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka 1948).
Senin, 16 Feb 2026 17:44
News
Disdik Makassar Sesuaikan Jadwal Libur Ramadan–Lebaran Sesuai SEB 3 Menteri
Dinas Pendidikan Kota Makassar akan menyesuaikan jadwal libur sekolah Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 agar selaras dengan kebijakan nasional melalui Surat Edaran Bersama (SEB) Tiga Menteri.
Senin, 16 Feb 2026 12:59
Makassar City
Berlangsung Tertib, Pemkot Makassar Tertibkan 96 PKL di Mariso
Pemerintah Kota Makassar menertibkan 96 lapak PKL yang menempati fasum dan fasos di Kecamatan Mariso, Minggu (15/2/2026). Penertiban berlangsung tertib dan kondusif tanpa gesekan.
Minggu, 15 Feb 2026 16:31
Sulsel
Pemkot Makassar Rasionalisasi Kewenangan Perbaikan Jalan Akses SMA 22
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait kewenangan perbaikan jalan menuju SMA Negeri 22 Makassar.
Sabtu, 14 Feb 2026 14:41
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
4
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
5
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
4
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
5
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial