Munafri-Aliyah Bangun Dermaga dan Hadirkan Dua Kapal Penyeberangan antar Pulau
Rabu, 30 Apr 2025 12:58
Walkot Munafri dan Aliyah melakukan kunjungan ke Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Foto: Humas Pemkot Makassar
MAKASSAR - Pembangunan infrastruktur antar pulau menjadi fokus utama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah). Rencananya akan membangun pelabuhan permanen di pulau yang ada di Kecamatan Sangkarang.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian ke depan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di pulau. Hal ini sesuai janji-janji kampanye pada 2024 lalu.
Selain dermaga penyeberangan, Munafri-Aliyah yang kini memasuki 100 hari kerja pada bulan Mei mendatang. Berjanji akan menghadirkan dua Kapal Penyebarangan antar pulau di kecamatan tersebut dalam waktu dekat ini.
Politisi Golkar dan Demokrat itu akan membangun gedung logistik untuk menampung kebutuhan masyarakat di pulau. Serta membangun asrama dan menyiapkan beasiswa bagi siswa-siswi yang berdomisili di pulau yang hendak melanjutkan pendidikan di daratan.
"Ada beberapa hal yang menjadi prioritas kami untuk masyarakat di pulau. Kami akan bangun dermaga permanen untuk penyeberangan antar pulau. Kami juga akan hadirkan dua kapal khusus layani rute antar pulau setiap hari," kata Munafri yang didampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, saat tatap muka dengan masyarakat Pulau Barang Caddi, Rabu (30/4/2025).
Pulau Barang Caddi adalah sebuah pulau kecil berpenghuni yang berada di gugusan Kepulauan Kecamatan Sangkarang, masuk perairan Selat Makassar. Ini merupakan pulau ledua yang didatangi Appi-Aliyah, setelah dari Pulau Kodingareng.
"Kami berencana membuat lalu lintas penyeberangan antar pulau di Kecamatan Sangkarang. Jadi, di perencanaan ada dua kapal yang akan setiap hari dari pulau satu ke pulau yang lain," tambah Appi.
Rencananya, dalam waktu dekat Pemkot Makassar, bakal membangun gudang logistik pulau. Itu terkait penunjang kebutuhan bagi kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau di tengah ancaman cuaca ekstrem.
Program lain lagi yang akan direalisasikan untuk masyarakat pulau. Baik dari sisi air bersih, pendidikan, kesehatan hingga listrik untuk masyarakat pulau.
Menurutnya, untuk listrik ada beberapa alternatif seperti membuat solar panel atau pembangkit gelombang arus laut. Namun yang terpenting kata dia, menyiapkan asrama untuk anak-anak pulau yang mau sekolah di Makassar, include dengan biaya pendidikannya.
"Saya dan Ibu Aliyah juga berjanji akan membangun pusat logistik untuk menampung kebutuhan masyarakat di Pulau. Kebutuhan lainya adalah kami membangun asrama dan pemberian beasiswa bagi siswa dari pulau yang ingin melanjutkan studi di dalam kota," jelas mantan Bos PSM ini.
Politisi Golkar itu menjelaskan, masyarakat kepulauan merupakan bagian dari warga Kota Makassar yang harus mendapatkan perhatian khusus.
Menurutnya, tak kala penting juga adalah bagaimana Pemerintah Kota membuat perencanaan terhadap pembangunan dermaga dan pemecah tanggul yang ada di sekitar wilayah pulau.
Ia juga berpesan agar masyarakat di Pulau untuk tetap terus menjaga kebersihan lingkungan. Begitu pun masalah sanitasi dan jamban di tambah supaya semua orang hidup sehat.
"Kalau rumah tangga punya jambannya sendiri-sendiri, dan tentu dijaga kebersihannya. Maka kita hidup sehat," tutup Appi.
Di Pulau Barang Caddi ini, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham juga menyapa masyarakat. Ia berharap apa menjadi prioritas pembangunan yang dilakukan di pulau, bermanfaat bagi masyarakat di Pulau tersebut.
"Harapan kami, program dari Pemerinta Kota bisa dirasakan dan dinikmati masyarakat Pulau, termasuk di Pulau Barang Caddi, dan Pulau lainya," tandas Aliyah.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian ke depan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada di pulau. Hal ini sesuai janji-janji kampanye pada 2024 lalu.
Selain dermaga penyeberangan, Munafri-Aliyah yang kini memasuki 100 hari kerja pada bulan Mei mendatang. Berjanji akan menghadirkan dua Kapal Penyebarangan antar pulau di kecamatan tersebut dalam waktu dekat ini.
Politisi Golkar dan Demokrat itu akan membangun gedung logistik untuk menampung kebutuhan masyarakat di pulau. Serta membangun asrama dan menyiapkan beasiswa bagi siswa-siswi yang berdomisili di pulau yang hendak melanjutkan pendidikan di daratan.
"Ada beberapa hal yang menjadi prioritas kami untuk masyarakat di pulau. Kami akan bangun dermaga permanen untuk penyeberangan antar pulau. Kami juga akan hadirkan dua kapal khusus layani rute antar pulau setiap hari," kata Munafri yang didampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, saat tatap muka dengan masyarakat Pulau Barang Caddi, Rabu (30/4/2025).
Pulau Barang Caddi adalah sebuah pulau kecil berpenghuni yang berada di gugusan Kepulauan Kecamatan Sangkarang, masuk perairan Selat Makassar. Ini merupakan pulau ledua yang didatangi Appi-Aliyah, setelah dari Pulau Kodingareng.
"Kami berencana membuat lalu lintas penyeberangan antar pulau di Kecamatan Sangkarang. Jadi, di perencanaan ada dua kapal yang akan setiap hari dari pulau satu ke pulau yang lain," tambah Appi.
Rencananya, dalam waktu dekat Pemkot Makassar, bakal membangun gudang logistik pulau. Itu terkait penunjang kebutuhan bagi kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau di tengah ancaman cuaca ekstrem.
Program lain lagi yang akan direalisasikan untuk masyarakat pulau. Baik dari sisi air bersih, pendidikan, kesehatan hingga listrik untuk masyarakat pulau.
Menurutnya, untuk listrik ada beberapa alternatif seperti membuat solar panel atau pembangkit gelombang arus laut. Namun yang terpenting kata dia, menyiapkan asrama untuk anak-anak pulau yang mau sekolah di Makassar, include dengan biaya pendidikannya.
"Saya dan Ibu Aliyah juga berjanji akan membangun pusat logistik untuk menampung kebutuhan masyarakat di Pulau. Kebutuhan lainya adalah kami membangun asrama dan pemberian beasiswa bagi siswa dari pulau yang ingin melanjutkan studi di dalam kota," jelas mantan Bos PSM ini.
Politisi Golkar itu menjelaskan, masyarakat kepulauan merupakan bagian dari warga Kota Makassar yang harus mendapatkan perhatian khusus.
Menurutnya, tak kala penting juga adalah bagaimana Pemerintah Kota membuat perencanaan terhadap pembangunan dermaga dan pemecah tanggul yang ada di sekitar wilayah pulau.
Ia juga berpesan agar masyarakat di Pulau untuk tetap terus menjaga kebersihan lingkungan. Begitu pun masalah sanitasi dan jamban di tambah supaya semua orang hidup sehat.
"Kalau rumah tangga punya jambannya sendiri-sendiri, dan tentu dijaga kebersihannya. Maka kita hidup sehat," tutup Appi.
Di Pulau Barang Caddi ini, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham juga menyapa masyarakat. Ia berharap apa menjadi prioritas pembangunan yang dilakukan di pulau, bermanfaat bagi masyarakat di Pulau tersebut.
"Harapan kami, program dari Pemerinta Kota bisa dirasakan dan dinikmati masyarakat Pulau, termasuk di Pulau Barang Caddi, dan Pulau lainya," tandas Aliyah.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
Andi Hadi Sebut Usulan Musrenbang Berulang Dipicu Perbaikan Infrastruktur Tak Tuntas
Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, menilai pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan masih bersifat monoton.
Selasa, 20 Jan 2026 22:54
Makassar City
Mulai 2026, Pemkot Makassar Wajibkan Pengembang Serahkan PSU di Awal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal menerapkan akan mengubah kebijakan tata kelola pengembang, dengan mewajibkan penyerahan PSU di awal proses pembangunan.
Selasa, 20 Jan 2026 08:07
Sulsel
Wali Kota Appi Tegaskan Masjid Harus Legal, Bersih dan Berfungsi Sosial
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, memiliki legalitas wakaf yang jelas, menjaga kebersihan, serta berfungsi sebagai pusat pelayanan sosial
Senin, 19 Jan 2026 08:52
Makassar City
Pemkot Makassar Mulai Tahap Pembebasan Lahan Jembatan Baru Barombong
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai merealisasikan langkah pembangunan jembatan kembar Barombong di ruas (sisi kanan) jembatan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate.
Sabtu, 17 Jan 2026 15:29
News
Pemkot Makassar Tegaskan Pengakhiran PKS Pusat Niaga Daya Harus Bebas Risiko Hukum
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmen untuk segera menuntaskan pengakhiran Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Kalla Inti Karsa (KIK) terkait pengelolaan Pusat Niaga Daya.
Jum'at, 16 Jan 2026 15:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
2
Slow Communication di Tengah Histeria Media Sosial
3
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
4
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
5
Unhas Tak Jadikan TKA Penentu Kelulusan SNBP 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
2
Slow Communication di Tengah Histeria Media Sosial
3
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
4
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
5
Unhas Tak Jadikan TKA Penentu Kelulusan SNBP 2026