Walkot Munafri Harap Event BDO Tingkatkan Perekonomian hingga Parawisata
Minggu, 15 Jun 2025 15:37
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama peserta Brompton Day Out (BDO) di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (15/6/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melepas peserta Brompton Day Out (BDO) yang dimulai dari Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani dan finish di Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (15/6/2025).
Munafri mengatakan, kegiatan ini merupakan kick off dari rangkaian penyambutan acara BDO, yang diperkirakan bakal dihadiri sekitar 1.000 peserta pencinta sepeda lipat Brompton dari seluruh Indonesia dan mancanegara.
"Sehingga dengan kehadiran mereka (event BDO) ini bisa membantu masyarakat Kota Makassar, juga dalam proses ekonomi seperti yang sekarang ini. Kita sudah mulai berbagai macam event, mudah-mudahan kita merancang event ini setiap bulan ada big event yang hadir di Kota Makassar," ujarnya.
Orang nomor satu Kota Makassar itu berharap, event seperti BDO, dan sebagainya akan lebih dirancang dengan lebih baik lagi, dengan mendatangkan minimal 5.000 ribu orang setiap event di masa yang akan datang.
"Kita berharap kalau ada umpama komunitas-komunitas besar yang mau rapat atau berulang tahun, kita membuka diri untuk Makassar supaya mereka bisa datang, tetapi yang menjadi kewajiban pemerintah kota adalah memperbaiki segala macam infrastruktur," harapnya.
Mantan CEO PSM Makassar itu menargetkan dengan hadirnya seperti event BDO bisa meningkatkan perekonomian hingga pariwisata Kota Makassar ke depan.
"Kita berharap perputaran ekonomi juga, kalkulasinya anggaplah perhari orang bisa mengeluarkan sampai Rp1 juta hingga Rp2 juta. Artinya kan Rp2 juta dikali 1.000 orang sudah berapa dihasilkan, kira-kira seperti itu," aku Munafri.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, menyampaikan kegiatan BDO mampu memenuhi harapan masyarakat Kota Makassar, terkhusus para pecinta sepeda untuk bisa berkumpul setiap tahunnya.
"Jadi hari ini adalah kita sengaja buat lebih awal untuk pra BDO agar lebih mensosialisasikan lagi sifatnya, untuk mengetahui seluruh masyarakat Makassar bahwa kegiatan event BDO yang Insyaallah akan diadakan di tanggal 4, 5, 6 Juli mendatang," ucapnya kepada awak media.
Kata Zulkifli, pendaftar sampai saat ini sudah mencapai sekitar 500 peserta dari luar Kota Makassar, yakni dari Singapura, Malaysia, dan lain-lain. Ia pun berharap agar Kota Makassar menjadi tuan rumah yang baik.
"Harapan pak Wali Kota Makassar bahwa dengan sekitar 1.000 peserta yang datang, minimal bisa membantu meningkatkan investasi atau pertumbuhan ekonomi Kota Makassar. Karena mereka datang setiap tahun untuk acara-acara BDO dan kebetulan Kota Makassar menjadi tuan rumah.
Mantan Sekretaris Dinas Pertanahan Kota Makassar itu juga menekankan, event BDO bisa membantu pemerintah kota untuk mengurangi emisi gas rumah kaca melalui dengan kegiatan bersepeda, serta bisa mendukung promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Saya kira kita membantu Kota Makassar untuk dalam menurunkan gas kaca, termasuk juga ada pameran dan melibatkan UMKM. Alasan kita mengadakan ini supaya wisatawan dari luar bisa menikmati kuliner-kuliner produk khas Kota Makassar melalui kegiatan BDO ini. BDO itu sebenarnya dari rangkaian dari kunjungan-kunjungan spot-spot wisata yang kita tawarkan di Kota Makassar," pungkasnya.
Diketahui Brompton Day Out (BDO) adalah event tahunan yang digagas oleh Brompton Owners Group Indonesia (BOGI) sejak tahun 2013. Tahun ini adalah edisi ke-10 dan pertama kali digelar di Kota Makassar.
BDO akan digelar pada tanggal 4-6 Juli 2025 dengan pusat acara di Benteng Rotterdam. Dihadiri oleh ribuan pemilik sepeda Brompton dari seluruh Indonesia mancanegara. BDO merupakan event yang memadukan komunitas, sport tourism, budaya, dan ekonomi kreatif.
Munafri mengatakan, kegiatan ini merupakan kick off dari rangkaian penyambutan acara BDO, yang diperkirakan bakal dihadiri sekitar 1.000 peserta pencinta sepeda lipat Brompton dari seluruh Indonesia dan mancanegara.
"Sehingga dengan kehadiran mereka (event BDO) ini bisa membantu masyarakat Kota Makassar, juga dalam proses ekonomi seperti yang sekarang ini. Kita sudah mulai berbagai macam event, mudah-mudahan kita merancang event ini setiap bulan ada big event yang hadir di Kota Makassar," ujarnya.
Orang nomor satu Kota Makassar itu berharap, event seperti BDO, dan sebagainya akan lebih dirancang dengan lebih baik lagi, dengan mendatangkan minimal 5.000 ribu orang setiap event di masa yang akan datang.
"Kita berharap kalau ada umpama komunitas-komunitas besar yang mau rapat atau berulang tahun, kita membuka diri untuk Makassar supaya mereka bisa datang, tetapi yang menjadi kewajiban pemerintah kota adalah memperbaiki segala macam infrastruktur," harapnya.
Mantan CEO PSM Makassar itu menargetkan dengan hadirnya seperti event BDO bisa meningkatkan perekonomian hingga pariwisata Kota Makassar ke depan.
"Kita berharap perputaran ekonomi juga, kalkulasinya anggaplah perhari orang bisa mengeluarkan sampai Rp1 juta hingga Rp2 juta. Artinya kan Rp2 juta dikali 1.000 orang sudah berapa dihasilkan, kira-kira seperti itu," aku Munafri.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, menyampaikan kegiatan BDO mampu memenuhi harapan masyarakat Kota Makassar, terkhusus para pecinta sepeda untuk bisa berkumpul setiap tahunnya.
"Jadi hari ini adalah kita sengaja buat lebih awal untuk pra BDO agar lebih mensosialisasikan lagi sifatnya, untuk mengetahui seluruh masyarakat Makassar bahwa kegiatan event BDO yang Insyaallah akan diadakan di tanggal 4, 5, 6 Juli mendatang," ucapnya kepada awak media.
Kata Zulkifli, pendaftar sampai saat ini sudah mencapai sekitar 500 peserta dari luar Kota Makassar, yakni dari Singapura, Malaysia, dan lain-lain. Ia pun berharap agar Kota Makassar menjadi tuan rumah yang baik.
"Harapan pak Wali Kota Makassar bahwa dengan sekitar 1.000 peserta yang datang, minimal bisa membantu meningkatkan investasi atau pertumbuhan ekonomi Kota Makassar. Karena mereka datang setiap tahun untuk acara-acara BDO dan kebetulan Kota Makassar menjadi tuan rumah.
Mantan Sekretaris Dinas Pertanahan Kota Makassar itu juga menekankan, event BDO bisa membantu pemerintah kota untuk mengurangi emisi gas rumah kaca melalui dengan kegiatan bersepeda, serta bisa mendukung promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Saya kira kita membantu Kota Makassar untuk dalam menurunkan gas kaca, termasuk juga ada pameran dan melibatkan UMKM. Alasan kita mengadakan ini supaya wisatawan dari luar bisa menikmati kuliner-kuliner produk khas Kota Makassar melalui kegiatan BDO ini. BDO itu sebenarnya dari rangkaian dari kunjungan-kunjungan spot-spot wisata yang kita tawarkan di Kota Makassar," pungkasnya.
Diketahui Brompton Day Out (BDO) adalah event tahunan yang digagas oleh Brompton Owners Group Indonesia (BOGI) sejak tahun 2013. Tahun ini adalah edisi ke-10 dan pertama kali digelar di Kota Makassar.
BDO akan digelar pada tanggal 4-6 Juli 2025 dengan pusat acara di Benteng Rotterdam. Dihadiri oleh ribuan pemilik sepeda Brompton dari seluruh Indonesia mancanegara. BDO merupakan event yang memadukan komunitas, sport tourism, budaya, dan ekonomi kreatif.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Wali Kota Makassar Apresiasi Tindakan Tegas Polrestabes Berantas Geng Motor
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian atas kinerja dalam menangani aksi gerombolan geng motor yang meresahkan masyarakat di kota ini.
Kamis, 14 Mei 2026 13:30
Makassar City
Appi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Kinerja Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Kamis, 14 Mei 2026 06:56
Makassar City
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
Sejumlah legislator menilai penanganan persoalan tersebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.
Kamis, 14 Mei 2026 06:32
Makassar City
Warga Tamalanrea Bersatu Tolak PSEL, Sebut Masa Depan Generasi Dipertaruhkan
Gelombang penolakan terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa oleh PT SUS di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, terus menguat.
Kamis, 14 Mei 2026 06:21
Makassar City
MIWF 2026 Hadirkan Dialog Kritis, Literasi Inklusif, dan Kampanye Lingkungan
Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026 akan digelar pada 14–17 Mei 2026 di Benteng Fort Rotterdam. Festival tahun ini mengusung tema “Re-co-ordinate”.
Rabu, 13 Mei 2026 20:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Putra Mantan Bupati Bone Raih Predikat Terbaik Komcad ASN Sulsel, Dapat Hadiah Umrah
4
Program MBG di Parepare Disebut Tak Lagi Berdampak ke Peternak Lokal
5
Wabup Bantaeng Hadiri Pembentukan Komcad ASN Sulsel di Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Putra Mantan Bupati Bone Raih Predikat Terbaik Komcad ASN Sulsel, Dapat Hadiah Umrah
4
Program MBG di Parepare Disebut Tak Lagi Berdampak ke Peternak Lokal
5
Wabup Bantaeng Hadiri Pembentukan Komcad ASN Sulsel di Makassar