Dekatkan Layanan Publik, Inovasi Dinsos Makassar Diapresiasi Legislator
Jum'at, 11 Jul 2025 09:40

Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, Kamis (10/7/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar mendukung penuh salah satu program dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, dengan memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.
Program tersebut adalah fasilitas pengajuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan pengecekan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) langsung di kantor kecamatan.
Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham mengatakan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah kota.
"Pendekatan layanan publik hingga ke kecamatan seperti ini merupakan dorongan lama kami dari DPRD dan seharusnya sudah sejak lama diterapkan di Makassar. Sebetulnya ini bukan hal baru, banyak kabupaten dan kota lain yang sudah terapkan lebih dulu. Justru Makassar agak terlambat,” katanya.
Selain pelayanan tersebut, DPRD Kota Makassar juga memberikan masukan kepada dinas-dinas Kota Makassar perihal pelayanan publik, yang tidak harus dipusatkan hanya di satu lokasi saja.
"Kita ambil contoh saja di Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil), di mana warga masih harus datang langsung ke kantor pusat hanya untuk mengurus dokumen. Kami juga di DPRD sudah sering mendorong agar urusan seperti ini tidak lagi terpusat. Contohnya saja Capil, masih banyak warga yang harus ke kantor Capil hanya untuk urus dokumen. Bayangkan warga dari Tamalanrea, jauh sekali," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan.
Legislator dari fraksi partai Nasdem ini terus memberikan dukungan penuh terhadap program inovasi dari Dinsos Kota Makassar, serta mendorong masyarakat untuk menggunakan dengan maksimal fasilitas yang diberikan oleh pemerintah saat ini.
“Kita tidak perlu malu mencontoh kalau memang itu baik, tetapi ke depan, Makassar sebagai barometer Sulsel harusnya jadi panutan, bukan pengekor. Layanan ini untuk rakyat, manfaatkan baik-baik. Kita dorong terus agar Makassar menjadi kota yang benar-benar melayani," pungkasnya.
Program ini dicetuakan Kepala Dinsos Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie. Katanya, inovasi ini diharapkan mampu mempercepat pelayanan bidang sosial di masa depan.
“Inilah bagian dari reformasi pelayanan publik. Warga kini tidak perlu jauh-jauh ke kantor dinas untuk urusan dasar seperti KIS dan validasi data bantuan. Lebih cepat, lebih hemat, dan lebih ramah,” ungkapnya baru-baru ini.
Djufrie pun menyampaikan bahwa program ini akan selalu dilakukan evaluasi terkait pengelolaan dan pengawasan di bawah Dinsos Kota Makassar.
Program tersebut adalah fasilitas pengajuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan pengecekan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) langsung di kantor kecamatan.
Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham mengatakan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah kota.
"Pendekatan layanan publik hingga ke kecamatan seperti ini merupakan dorongan lama kami dari DPRD dan seharusnya sudah sejak lama diterapkan di Makassar. Sebetulnya ini bukan hal baru, banyak kabupaten dan kota lain yang sudah terapkan lebih dulu. Justru Makassar agak terlambat,” katanya.
Selain pelayanan tersebut, DPRD Kota Makassar juga memberikan masukan kepada dinas-dinas Kota Makassar perihal pelayanan publik, yang tidak harus dipusatkan hanya di satu lokasi saja.
"Kita ambil contoh saja di Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil), di mana warga masih harus datang langsung ke kantor pusat hanya untuk mengurus dokumen. Kami juga di DPRD sudah sering mendorong agar urusan seperti ini tidak lagi terpusat. Contohnya saja Capil, masih banyak warga yang harus ke kantor Capil hanya untuk urus dokumen. Bayangkan warga dari Tamalanrea, jauh sekali," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan.
Legislator dari fraksi partai Nasdem ini terus memberikan dukungan penuh terhadap program inovasi dari Dinsos Kota Makassar, serta mendorong masyarakat untuk menggunakan dengan maksimal fasilitas yang diberikan oleh pemerintah saat ini.
“Kita tidak perlu malu mencontoh kalau memang itu baik, tetapi ke depan, Makassar sebagai barometer Sulsel harusnya jadi panutan, bukan pengekor. Layanan ini untuk rakyat, manfaatkan baik-baik. Kita dorong terus agar Makassar menjadi kota yang benar-benar melayani," pungkasnya.
Program ini dicetuakan Kepala Dinsos Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie. Katanya, inovasi ini diharapkan mampu mempercepat pelayanan bidang sosial di masa depan.
“Inilah bagian dari reformasi pelayanan publik. Warga kini tidak perlu jauh-jauh ke kantor dinas untuk urusan dasar seperti KIS dan validasi data bantuan. Lebih cepat, lebih hemat, dan lebih ramah,” ungkapnya baru-baru ini.
Djufrie pun menyampaikan bahwa program ini akan selalu dilakukan evaluasi terkait pengelolaan dan pengawasan di bawah Dinsos Kota Makassar.
(MAN)
Berita Terkait

Makassar City
Kebakaran DPRD Makassar, Kerugian Sementara Capai Rp253,4 Miliar
Kebakaran hebat yang melanda Kantor DPRD Kota Makassar diperkirakan menimbulkan kerugian materil mencapai ratusan miliar rupiah. Berdasarkan hasil kaji cepat yang dilakukan BPBD Makassar di lapangan, total kerugian sementara ditaksir mencapai Rp253,4 miliar.
Sabtu, 30 Agu 2025 17:26

Makassar City
Tragedi Kebakaran DPRD Makassar: 3 Nyawa Melayang, 82 Kendaraan Hangus
Insiden kebakaran di Gedung DPRD Makassar menyisakan luka mendalam. Sejumlah korban berjatuhan hingga puluhan kendaraan rusak parah.
Sabtu, 30 Agu 2025 17:02

Sulsel
Wali Kota Melayat di Rumah Duka Fotografer DPRD yang Tewas Dalam Kebakaran
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melayat langsung ke rumah duka salah satu pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sabtu (30/8/2025).
Sabtu, 30 Agu 2025 12:00

Makassar City
Wali Kota Makassar Jenguk Pegawai DPRD Korban Demo di RS Grestelina
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bergerak cepat mengunjungi korban pegawai Pemkot Makassar yang tengah dirawat di Rumah Sakit Grestelina, Jalan Letjend Hertasning.
Sabtu, 30 Agu 2025 11:03

News
Kantor DPRD Makassar Dibakar Massa saat Rapat Paripurna
Kantor DPRD Makassar dibakar massa aksi saat Rapat Paripurna dilakukan dengan agenda penjelasan Wali Kota Terkait Ranperda APBD Perubahaan Tahun 2025 digelar di Jalan AP Pettarani, Jumat, (29/08/2025) malam.
Jum'at, 29 Agu 2025 23:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Ormas Kiwal Gowa Serukan Stop Demo Anarkis, Minta Jangan Terprovokasi
2

Sebelum Dibakar, Massa Aksi Tembus dan Rusak Ruangan Ketua DPRD Sulsel
3

Tragedi Kebakaran DPRD Makassar: 3 Nyawa Melayang, 82 Kendaraan Hangus
4

Sampaikan Duka Cita, Pesan Resmi Pimpinan DPRD Sulsel Usai Gedungnya Hangus Dibakar
5

Solidaritas Nyata Hadir Tatkala Musibah Menimpa Mitra Ojek Online
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Ormas Kiwal Gowa Serukan Stop Demo Anarkis, Minta Jangan Terprovokasi
2

Sebelum Dibakar, Massa Aksi Tembus dan Rusak Ruangan Ketua DPRD Sulsel
3

Tragedi Kebakaran DPRD Makassar: 3 Nyawa Melayang, 82 Kendaraan Hangus
4

Sampaikan Duka Cita, Pesan Resmi Pimpinan DPRD Sulsel Usai Gedungnya Hangus Dibakar
5

Solidaritas Nyata Hadir Tatkala Musibah Menimpa Mitra Ojek Online