Walkot Munafri Lantik 6.936 PPPK Tahap II dan Paruh Waktu Formasi 2025
Jum'at, 14 Nov 2025 23:28
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melantik 6.936 PPK di tribun Lapangan Karebosi, Jumat (14/11/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin Upacara Pelantikan dan Penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024 dan PPPK Paruh Waktu Tahun 2025, di Lapangan Karebosi.
Munafri menegaskan bahwa pelantikan ini sebagai simbol komitmen bersama antara pemerintah dan ASN untuk memberikan pelayanan maksimal kepada warga Kota Makassar.
Sebanyak 6.936 pegawai resmi dilantik, terdiri dari 329 PPPK Tahap II Formasi 2024 dan 6.607 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025 yang mencakup tenaga teknis, kesehatan, dan guru.
Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap pengabdian para pegawai yang telah lama bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
“Saya tahu betul banyak di antara Bapak Ibu sekalian yang telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun. Pengabdian panjang tersebut adalah wujud loyalitas, kesetiaan, dan komitmen yang patut kami apresiasi setinggi-tingginya,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menekankan, setiap pegawai yang dilantik telah melalui proses seleksi dan verifikasi yang ketat untuk memastikan kompetensi, integritas, dan komitmen mereka terhadap pelayanan publik.
Sejalan dengan itu, Munafri juga memberi peringatan tegas bahwa proses pengangkatan PPPK harus berlangsung jujur dan sesuai ketentuan.
Appi menyatakan bahwa setiap bentuk pelanggaran, manipulasi dokumen, atau keterangan tidak benar dapat menjadi dasar pembatalan keputusan pengangkatan.
“Apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran, kecurangan, manipulasi dokumen, atau pemberian keterangan yang tidak benar, maka keputusan pengangkatan dapat dibatalkan. Tidak ada kompromi untuk hal ini,” tegasnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, bergerak menuju tata kelola pemerintahan berbasis human capital management. Oleh karena itu, Wali Kota menuntut kepada PPPK yang baru dilantik agar bisa lebih adaptif, disiplin, serta berorientasi pada hasil.
"Seluruh pegawai tetap menjaga komitmen dalam pelayanan publik dan menjadikan momentum pelantikan ini sebagai awal pengabdian baru bagi Kota Makassar. Selamat kepada seluruh PPPK yang telah resmi menerima SK pengangkatan," tutupnya.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham tidak ketinggalan untuk turut menghadiri Pelantikan dalam suasana penuh harapan dan semangat pengabdian.
Kata dka, momentum ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat kualitas pelayanan publik di Kota Makassar. Berikut kutipan beliau mengenai makna dan harapan dari kegiatan tersebut.
“Pengangkatan PPPK hari ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat fondasi birokrasi yang profesional dan berintegritas," tuturnya.
Politisi Partai Demokrat itu berharap kepada seluruh pegawai PPPK yang baru dilantik bisa menjaga amanah agar bisa berkontribusi terhadap pembangunan daerah di masa depan.
"Saya berharap para pegawai yang menerima SK dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan hati yang tulus untuk melayani masyarakat. Bersama-sama, kita membangun Makassar yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing," harapnya.
Munafri menegaskan bahwa pelantikan ini sebagai simbol komitmen bersama antara pemerintah dan ASN untuk memberikan pelayanan maksimal kepada warga Kota Makassar.
Sebanyak 6.936 pegawai resmi dilantik, terdiri dari 329 PPPK Tahap II Formasi 2024 dan 6.607 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025 yang mencakup tenaga teknis, kesehatan, dan guru.
Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap pengabdian para pegawai yang telah lama bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
“Saya tahu betul banyak di antara Bapak Ibu sekalian yang telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun. Pengabdian panjang tersebut adalah wujud loyalitas, kesetiaan, dan komitmen yang patut kami apresiasi setinggi-tingginya,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menekankan, setiap pegawai yang dilantik telah melalui proses seleksi dan verifikasi yang ketat untuk memastikan kompetensi, integritas, dan komitmen mereka terhadap pelayanan publik.
Sejalan dengan itu, Munafri juga memberi peringatan tegas bahwa proses pengangkatan PPPK harus berlangsung jujur dan sesuai ketentuan.
Appi menyatakan bahwa setiap bentuk pelanggaran, manipulasi dokumen, atau keterangan tidak benar dapat menjadi dasar pembatalan keputusan pengangkatan.
“Apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran, kecurangan, manipulasi dokumen, atau pemberian keterangan yang tidak benar, maka keputusan pengangkatan dapat dibatalkan. Tidak ada kompromi untuk hal ini,” tegasnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, bergerak menuju tata kelola pemerintahan berbasis human capital management. Oleh karena itu, Wali Kota menuntut kepada PPPK yang baru dilantik agar bisa lebih adaptif, disiplin, serta berorientasi pada hasil.
"Seluruh pegawai tetap menjaga komitmen dalam pelayanan publik dan menjadikan momentum pelantikan ini sebagai awal pengabdian baru bagi Kota Makassar. Selamat kepada seluruh PPPK yang telah resmi menerima SK pengangkatan," tutupnya.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham tidak ketinggalan untuk turut menghadiri Pelantikan dalam suasana penuh harapan dan semangat pengabdian.
Kata dka, momentum ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat kualitas pelayanan publik di Kota Makassar. Berikut kutipan beliau mengenai makna dan harapan dari kegiatan tersebut.
“Pengangkatan PPPK hari ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat fondasi birokrasi yang profesional dan berintegritas," tuturnya.
Politisi Partai Demokrat itu berharap kepada seluruh pegawai PPPK yang baru dilantik bisa menjaga amanah agar bisa berkontribusi terhadap pembangunan daerah di masa depan.
"Saya berharap para pegawai yang menerima SK dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan hati yang tulus untuk melayani masyarakat. Bersama-sama, kita membangun Makassar yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing," harapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Munafri Evaluasi Total Program Persampahan, dari Sistem Open Dumping ke Sanitary Landfill
Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur.
Jum'at, 03 Apr 2026 22:14
Makassar City
Pemkot Makassar Pastikan PKL Losari Tak Digusur, Hanya Ditata
DPRD Kota Makassar menerima aspirasi Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) terkait keresahan pedagang asongan di kawasan Anjungan Pantai Losari.
Jum'at, 03 Apr 2026 05:15
Makassar City
Legislator PKS-Hanura Makassar Dukung Pembangunan PSEL di Manggala
Sejumlah anggota DPRD Kota Makassar kembali menyuarakan dukungan terhadap pembangunan PSEL di Kecamatan Manggala, meski proyek tersebut menuai pro dan kontra.
Kamis, 02 Apr 2026 21:10
Makassar City
Pemkot Makassar dan Telkomsel Jajaki Kerja Sama Digitalisasi Sekolah
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membuka peluang kolaborasi dengan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) untuk mendorong percepatan digitalisasi manajemen pendidikan di sekolah.
Kamis, 02 Apr 2026 21:00
Makassar City
Wali Kota Makassar Pilih Tingkatkan PAD Ketimbang Pangkas PPPK
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan PAD) daripada mengurangi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
Kamis, 02 Apr 2026 13:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Petani Terancam Gagal Panen, DPRD Jeneponto Minta Pompengan Segera Bertindak
2
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
3
Kapolri Dijadwalkan Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Unhas
4
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
5
Orasi Pengukuhan Prof Gustia Tahir: Eco-Sufisme Solusi Etis Atasi Krisis Ekologi Global
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Petani Terancam Gagal Panen, DPRD Jeneponto Minta Pompengan Segera Bertindak
2
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
3
Kapolri Dijadwalkan Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Unhas
4
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
5
Orasi Pengukuhan Prof Gustia Tahir: Eco-Sufisme Solusi Etis Atasi Krisis Ekologi Global