Usai Pemilihan Ketua RT/RW, Walkot Munafri Serukan Persatuan dan Kerukunan
Kamis, 04 Des 2025 16:59
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat meninjau langsung proses pemilihan RT serentak baru-baru ini. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Setelah pemilihan Ketua RT/RW serentak pada Rabu (3/12/2025) kemarin, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak dan mengimbau untuk tetap bersatu serta menjaga kerukunan masyarakat.
"Pemilihan RT/RW tidak boleh dianggap sekadar memilih figur semata. Proses ini adalah memilih orang-orang yang benar-benar siap bekerja, siap hadir, dan siap mengabdi untuk kepentingan masyarakat.Untuk pertama kalinya, pemilihan RT dan RW digelar secara serentak sebagai pesta demokrasi warga di tingkat paling dekat dengan kehidupan sehari-hari," ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Ia menilai bahwa pemilu raya tingkat lokal ini menjadi sejarah penting bagi Kota Makassar, yang menapaki fase baru demokrasi lokal, demokrasi yang tumbuh dari bawah, dekat, dan menyentuh langsung kehidupan warga.
"Masyarakat sudah menentukan pilihan, menentukan pemimpin paling dekat dengan rumah mereka, sosok yang setiap hari mereka jumpai, sapa, dan percaya," kata Munafri.
Kata dia, dengan sistem terbuka dan partisipatif, setiap warga diberi ruang lebih luas untuk memilih figur yang mereka anggap mampu menjadi penghubung utama antara masyarakat dan pemerintah.
Munafri Arifuddin, terus memantau jalannya proses pasca pemilihan, ia menegaskan bahwa pemilihan RT/RW bukan sekadar seremonial pergantian pengurus.
"Proses memilih orang-orang yang benar-benar siap bekerja, siap hadir, dan siap melayani masyarakat dalam setiap dinamika sosial yang terjadi di lingkungan mereka. Ini bukan hanya soal memilih figur, tetapi memilih mereka yang benar-benar siap bekerja untuk masyarakat," tegas Munafri.
Dalam suasana hangat pasca pelaksanaan pemilihan RT serentak, Wali Kota Makassar, menyampaikan pesan damai yang menegaskan pentingnya persatuan di tingkat akar rumput.
Pria yang akrab disapa Appi itu juga menekankan bahwa tugas pertama seorang RT terpilih bukan hanya merayakan kemenangan, tetapi merangkul mereka yang belum terpilih.
"Serta menjaga harmoni, dan memastikan seluruh warga tetap berada dalam satu barisan kebersamaan," tutur Munafri.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa demokrasi di level paling dekat dengan masyarakat harus menghadirkan kedewasaan, menumbuhkan solidaritas, dan menjadi contoh bagi proses demokrasi di tingkat yang lebih besar.
Mantan CEO PSM Makassar itu berharap para pemimpin lingkungan dapat bekerja lebih inklusif, mengayomi semua warga tanpa kecuali, serta menjaga Makassar tetap aman, damai, dan saling menghargai.
"Menjaga soliditas, memperkuat pelayanan dan menghadirkan solusi yang cepat bagi kebutuhan masyarakat. Pemilihan RT adalah aspek terpenting dalam seluruh rangkaian pemilihan adalah menjaga keamanan dan ketertiban dan meminta seluruh pihak agar tidak menciptakan konflik maupun perpecahan akibat perbedaan pilihan," imbaunya.
Politisi Golkar itu menekankan pentingnya, melebur dan bersatu kembali selepas pemilihan demi pemerataan bantuan dan keberlanjutan pembangunan.
Wali Kota memberikan pesan penting kepada seluruh Ketua RT terpilih hasil pemilihan serentak di Kota Makassar.
"Para pemenang untuk tidak larut dalam euforia kemenangan, melainkan segera merangkul para kandidat yang belum terpilih demi menjaga persatuan warga di tingkat akar rumput, yang paling penting adalah menjaga keamanan dari seluruh pelaksanaan kegiatan ini. Yang menang, tolong dirangkul yang kalah. Yang kalah, konsolidasi ke yang menang," tukasnya.
Appi mengatakan bahwa pemilihan digelar untuk memastikan hadirnya sosok yang mampu menjadi koordinator dan jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah.
Menurutnya, RT dan RW adalah garda terdepan pelayanan masyarakat. Karena itu, harmoni dan kebersamaan adalah modal utama dalam memastikan pelayanan publik berjalan baik tanpa ada sekat politik di tengah warga.
"Pemilihan telah selesai. Tidak ada lagi kubu A atau kubu B. Yang ada sekarang adalah warga kita semua. Saya berharap para RT terpilih segera merangkul yang kalah, ajak bersama-sama membangun lingkungan,” ujar Wali Kota.
"Perbedaan pilihan itu biasa, tapi setelah pemilihan kita kembali pada satu tujuan, menjadikan lingkungan kita lebih baik. RT/RW harus menjadi figur pemersatu," tambahnya.
Wali Kota berharap tidak ada lagi aksi atau kelompok pascapemilu. Ia mengajak semua pihak untuk menatap ke depan, membangun solidaritas, serta menjaga stabilitas sosial di tingkat lingkungan.
"Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kota Makassar, dan pelayanan masyarakat di tingkat RT/RW dapat semakin cepat, responsif, bagi seluruh warga tanpa terkecuali," harapnya.
Dengan penyelenggaraan pemilihan serentak ini, Pemerintah Kota Makassar mendorong masyarakat untuk terlibat aktif menentukan figur pemimpin lingkungan mereka, sosok yang nantinya menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik di tingkat paling dasar.
"Pemilihan RT/RW tidak boleh dianggap sekadar memilih figur semata. Proses ini adalah memilih orang-orang yang benar-benar siap bekerja, siap hadir, dan siap mengabdi untuk kepentingan masyarakat.Untuk pertama kalinya, pemilihan RT dan RW digelar secara serentak sebagai pesta demokrasi warga di tingkat paling dekat dengan kehidupan sehari-hari," ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Ia menilai bahwa pemilu raya tingkat lokal ini menjadi sejarah penting bagi Kota Makassar, yang menapaki fase baru demokrasi lokal, demokrasi yang tumbuh dari bawah, dekat, dan menyentuh langsung kehidupan warga.
"Masyarakat sudah menentukan pilihan, menentukan pemimpin paling dekat dengan rumah mereka, sosok yang setiap hari mereka jumpai, sapa, dan percaya," kata Munafri.
Kata dia, dengan sistem terbuka dan partisipatif, setiap warga diberi ruang lebih luas untuk memilih figur yang mereka anggap mampu menjadi penghubung utama antara masyarakat dan pemerintah.
Munafri Arifuddin, terus memantau jalannya proses pasca pemilihan, ia menegaskan bahwa pemilihan RT/RW bukan sekadar seremonial pergantian pengurus.
"Proses memilih orang-orang yang benar-benar siap bekerja, siap hadir, dan siap melayani masyarakat dalam setiap dinamika sosial yang terjadi di lingkungan mereka. Ini bukan hanya soal memilih figur, tetapi memilih mereka yang benar-benar siap bekerja untuk masyarakat," tegas Munafri.
Dalam suasana hangat pasca pelaksanaan pemilihan RT serentak, Wali Kota Makassar, menyampaikan pesan damai yang menegaskan pentingnya persatuan di tingkat akar rumput.
Pria yang akrab disapa Appi itu juga menekankan bahwa tugas pertama seorang RT terpilih bukan hanya merayakan kemenangan, tetapi merangkul mereka yang belum terpilih.
"Serta menjaga harmoni, dan memastikan seluruh warga tetap berada dalam satu barisan kebersamaan," tutur Munafri.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa demokrasi di level paling dekat dengan masyarakat harus menghadirkan kedewasaan, menumbuhkan solidaritas, dan menjadi contoh bagi proses demokrasi di tingkat yang lebih besar.
Mantan CEO PSM Makassar itu berharap para pemimpin lingkungan dapat bekerja lebih inklusif, mengayomi semua warga tanpa kecuali, serta menjaga Makassar tetap aman, damai, dan saling menghargai.
"Menjaga soliditas, memperkuat pelayanan dan menghadirkan solusi yang cepat bagi kebutuhan masyarakat. Pemilihan RT adalah aspek terpenting dalam seluruh rangkaian pemilihan adalah menjaga keamanan dan ketertiban dan meminta seluruh pihak agar tidak menciptakan konflik maupun perpecahan akibat perbedaan pilihan," imbaunya.
Politisi Golkar itu menekankan pentingnya, melebur dan bersatu kembali selepas pemilihan demi pemerataan bantuan dan keberlanjutan pembangunan.
Wali Kota memberikan pesan penting kepada seluruh Ketua RT terpilih hasil pemilihan serentak di Kota Makassar.
"Para pemenang untuk tidak larut dalam euforia kemenangan, melainkan segera merangkul para kandidat yang belum terpilih demi menjaga persatuan warga di tingkat akar rumput, yang paling penting adalah menjaga keamanan dari seluruh pelaksanaan kegiatan ini. Yang menang, tolong dirangkul yang kalah. Yang kalah, konsolidasi ke yang menang," tukasnya.
Appi mengatakan bahwa pemilihan digelar untuk memastikan hadirnya sosok yang mampu menjadi koordinator dan jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah.
Menurutnya, RT dan RW adalah garda terdepan pelayanan masyarakat. Karena itu, harmoni dan kebersamaan adalah modal utama dalam memastikan pelayanan publik berjalan baik tanpa ada sekat politik di tengah warga.
"Pemilihan telah selesai. Tidak ada lagi kubu A atau kubu B. Yang ada sekarang adalah warga kita semua. Saya berharap para RT terpilih segera merangkul yang kalah, ajak bersama-sama membangun lingkungan,” ujar Wali Kota.
"Perbedaan pilihan itu biasa, tapi setelah pemilihan kita kembali pada satu tujuan, menjadikan lingkungan kita lebih baik. RT/RW harus menjadi figur pemersatu," tambahnya.
Wali Kota berharap tidak ada lagi aksi atau kelompok pascapemilu. Ia mengajak semua pihak untuk menatap ke depan, membangun solidaritas, serta menjaga stabilitas sosial di tingkat lingkungan.
"Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kota Makassar, dan pelayanan masyarakat di tingkat RT/RW dapat semakin cepat, responsif, bagi seluruh warga tanpa terkecuali," harapnya.
Dengan penyelenggaraan pemilihan serentak ini, Pemerintah Kota Makassar mendorong masyarakat untuk terlibat aktif menentukan figur pemimpin lingkungan mereka, sosok yang nantinya menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik di tingkat paling dasar.
(MAN)
Berita Terkait
News
Peringati HUT RI ke-81, Pemkot Makassar Luncurkan 3 Fitur Layanan Publik di Lontara+
Pemerintah Kota (Pemkot Makassar) melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan partisipatif kepada masyarakat.
Senin, 17 Agu 2026 13:13
Makassar City
Sudah 14 Kecamatan Dijelajahi, DLH Makassar Perkuat Gerakan Makassar Bebas Sampah
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, bersama Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar yang juga Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri Jelajah Sampah yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar di SMPN 30 Makassar, Kecamatan Tamalanrea, Jalan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Minggu (16/8/2026).
Senin, 17 Agu 2026 08:38
Makassar City
Gathering Pegawai HUT ke-102 Perumda Air Minum, Munafri Tekankan Profesionalitas
Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar Gathering Pegawai di Pantai Indah Bosowa Makassar, Sabtu (15/8/2026).
Minggu, 16 Agu 2026 11:58
Makassar City
70 Paskibraka Makassar Siap Kibarkan Merah Putih di Karebosi
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi mengukuhkan 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Makassar Tahun 2026 di Baruga Anging Mammiri, Sabtu (15/8/2026).
Minggu, 16 Agu 2026 07:10
Makassar City
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
Menghadapi status tanggap darurat kekeringan di Kota Makassar, PLN UIP Sulawesi memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar dan BPBD Makassar.
Sabtu, 15 Agu 2026 13:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa