Banjir Rendam Perumnas Antang, Appi Pastikan Seluruh Kebutuhan Pengungsi Terjamin
Rabu, 25 Feb 2026 10:36
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menemui warga korban banjir di Masjid Jabal Nur Blok 10, Kecamatan Manggala, pada Selasa (24/2/2026) tadi malam. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menemui langsung korban banjir warga Perumnas Antang, di lokasi pengungsian Masjid Jabal Nur Blok 10, Kecamatan Manggala, pada Selasa (24/2/2026) tadi malam.
Munafri melihat langsung belasan kepala keluarga mengungsi setelah rumah mereka terendam banjir akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Makassar seharian.
Kehadirannya bukan sekadar meninjau, tetapi memberikan motivasi dan memastikan langsung kondisi warga dalam keadaan aman dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Di lokasi pengungsian, Munafri atau yang akrab disapa Appi itu memeriksa kesiapan logistik, tempat istirahat, hingga ketersediaan konsumsi untuk buka puasa dan sahur.
Pada kesempatan ini, Munafri mengatakan, dirinya datang mengecek langsung situasi di lapangan agar penanganan berjalan maksimal, terutama di tengah bulan suci Ramadan.
"Ada 11 KK yang mengungsi. Tinggi air di dalam rumah sekitar di bawah lutut, khususnya di RT 2. Kita berharap pelayanan terhadap saudara-saudara kita yang mengungsi bisa dimaksimalkan, terutama untuk balita dan lansia," ujanrya.
Appi sapaannya menegaskan bahwa pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berkomitmen penuh memastikan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak.
"Kebutuhan dasar seperti makanan untuk buka puasa dan sahur, perlengkapan tidur, serta kebutuhan khusus menjadi prioritas utama," kata dia.
Munafri juga menginstruksikan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta seluruh elemen camat dan Lurah terkait untuk tetap siaga di lokasi.
"Saya minta teman-teman dari BPBD, Dinas Sosial, dan seluruh elemen untuk standby. Pada saat ada yang dibutuhkan, harus bisa merespons lebih cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat," imbuh Appi.
Selain memastikan penanganan darurat berjalan optimal, Munafri menyampaikan bahwa pemerintah kota juga akan mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut.
"Evaluasi sistem drainase dan langkah mitigasi akan menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terus berulang," jelas politisi partai Golkar itu.
Ia mengatakan bahwa hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Makassar sejak pagi menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik, termasuk di kawasan Perumnas Antang.
Meski ketinggian air di permukiman warga dilaporkan masih di bawah lutut, kondisi tersebut tetap membuat sebagian warga memilih mengungsi demi keamanan dan keselamatan keluarga mereka.
"Pemerintah Kota Makassar memastikan seluruh kebutuhan pengungsi terus dipantau dan dipenuhi hingga kondisi benar-benar aman dan air surut sepenuhnya," tutupnya.
Munafri melihat langsung belasan kepala keluarga mengungsi setelah rumah mereka terendam banjir akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Makassar seharian.
Kehadirannya bukan sekadar meninjau, tetapi memberikan motivasi dan memastikan langsung kondisi warga dalam keadaan aman dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Di lokasi pengungsian, Munafri atau yang akrab disapa Appi itu memeriksa kesiapan logistik, tempat istirahat, hingga ketersediaan konsumsi untuk buka puasa dan sahur.
Pada kesempatan ini, Munafri mengatakan, dirinya datang mengecek langsung situasi di lapangan agar penanganan berjalan maksimal, terutama di tengah bulan suci Ramadan.
"Ada 11 KK yang mengungsi. Tinggi air di dalam rumah sekitar di bawah lutut, khususnya di RT 2. Kita berharap pelayanan terhadap saudara-saudara kita yang mengungsi bisa dimaksimalkan, terutama untuk balita dan lansia," ujanrya.
Appi sapaannya menegaskan bahwa pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berkomitmen penuh memastikan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak.
"Kebutuhan dasar seperti makanan untuk buka puasa dan sahur, perlengkapan tidur, serta kebutuhan khusus menjadi prioritas utama," kata dia.
Munafri juga menginstruksikan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta seluruh elemen camat dan Lurah terkait untuk tetap siaga di lokasi.
"Saya minta teman-teman dari BPBD, Dinas Sosial, dan seluruh elemen untuk standby. Pada saat ada yang dibutuhkan, harus bisa merespons lebih cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat," imbuh Appi.
Selain memastikan penanganan darurat berjalan optimal, Munafri menyampaikan bahwa pemerintah kota juga akan mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut.
"Evaluasi sistem drainase dan langkah mitigasi akan menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terus berulang," jelas politisi partai Golkar itu.
Ia mengatakan bahwa hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Makassar sejak pagi menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik, termasuk di kawasan Perumnas Antang.
Meski ketinggian air di permukiman warga dilaporkan masih di bawah lutut, kondisi tersebut tetap membuat sebagian warga memilih mengungsi demi keamanan dan keselamatan keluarga mereka.
"Pemerintah Kota Makassar memastikan seluruh kebutuhan pengungsi terus dipantau dan dipenuhi hingga kondisi benar-benar aman dan air surut sepenuhnya," tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Percepat Pengangkatan Kepala Puskesmas Definitif
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mempercepat penetapan kepala Puskesmas definitif melalui proses seleksi terbuka yang kini memasuki tahap akhir.
Sabtu, 11 Apr 2026 10:44
Makassar City
Pemkot Makassar Target Juara Umum MTQ Sulsel
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menitipkan pesan penuh harapan dan semangat kepada seluruh kontingen kafilah Kota Makassar yang akan tampil pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros.
Jum'at, 10 Apr 2026 17:32
News
Pemkot Makassar Targetkan 1.000 Sertifikat Aset Rampung 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan sertifikasi 1.000 aset berupa lahan dan bangunan milik daerah dapat rampung pada 2026.
Jum'at, 10 Apr 2026 08:12
Makassar City
Proyek Riverside Makassar Dikebut, Pemkot Siap Kerja Fisik Usai Serah Lahan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendorong percepatan pembangunan jalan alternatif Dr. Leimena yang menghubungkan Kecamatan Manggala, Tamalanrea, dan Panakkukang.
Kamis, 09 Apr 2026 20:59
Makassar City
Penertiban 167 PKL di Biringkanaya Tanpa Ricuh, Pemkot Siapkan Lokasi Baru
Pemerintah Kecamatan Biringkanaya menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas fasilitas umum (fasum), seperti trotoar dan saluran drainase, Kamis (9/4/2026).
Kamis, 09 Apr 2026 19:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SIT Ar-Rahmah Gelar Quranic Parenting, Ajak Orang Tua Siswa Dekat dengan Al-Quran
2
Kemdiktisaintek Siapkan Transformasi Politeknik, Arahkan Setara Universitas
3
Pelatih PSIM Tak Percaya Timnya Kalah oleh PSM Makassar: Ini Keajaiban
4
Kabar Baik Datang di Tengah Pencalonan Andi Atssam sebagai Calon Dekan FIKK UNM
5
Pemkab Bone Hibahkan Lahan untuk Gudang Modern Bulog
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SIT Ar-Rahmah Gelar Quranic Parenting, Ajak Orang Tua Siswa Dekat dengan Al-Quran
2
Kemdiktisaintek Siapkan Transformasi Politeknik, Arahkan Setara Universitas
3
Pelatih PSIM Tak Percaya Timnya Kalah oleh PSM Makassar: Ini Keajaiban
4
Kabar Baik Datang di Tengah Pencalonan Andi Atssam sebagai Calon Dekan FIKK UNM
5
Pemkab Bone Hibahkan Lahan untuk Gudang Modern Bulog