Safari Ramadan di Rajawali, Wali Kota Makassar Ajak Warga Sambut Pasar Murah
Selasa, 10 Mar 2026 23:16
Walkot Makassar, Munafri Arifuddin bersama jajarannya melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Manararul Musyafir, Jalan Rajawali No. 62 Makassar, Selasa (10/3/2026) malam. Foto: IST
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah sebagai rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar di Masjid Manararul Musyafir, Jalan Rajawali No. 62 Makassar, Selasa (10/3/2026) malam.
Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Makassar untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Munafri mengatakan, Safari Ramadan bertujuan agar para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat hadir langsung di tengah masyarakat untuk melihat kondisi yang ada di setiap kecamatan di Kota Makassar.
"Safari Ramadan yang diselenggarakan pemerintah kota ini bertujuan supaya kita semua, para kepala SKPD, hadir di tengah-tengah masyarakat, melihat bagaimana kondisi dan keadaan masyarakat yang ada di semua kecamatan di Kota Makassar," ujar Munafri.
"Tujuannya tentu untuk membangun silaturahmi, memperkuat ukhuwah, dan tentu untuk saling membangun komunikasi," sambung dia.
Menurutnya, program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat. Sebaliknya, berbagai inisiatif masyarakat juga membutuhkan dukungan pemerintah agar dapat berjalan dengan baik.
Demikian pula sebaliknya, kalau hanya masyarakat yang merencanakan kegiatan tanpa disupport pemerintah, saya yakin hasilnya juga tidak akan maksimal.
"Maka dari itu dibutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Safari Ramadan dilakukan dengan berbagai rangkaian aktivitas yang mendekatkan pemerintah dengan masyarakat selama bulan suci.
"Kami berkeliling setiap subuh, lalu dilanjutkan dengan buka puasa, kalau ada undangan, kalau tidak ada ya kami buat sendiri. Kemudian dilanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih berjemaah," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Munafri mengingatkan bahwa saat ini umat Islam telah memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan yang memiliki banyak keutamaan.
Ia juga meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan bersama unsur TNI-Polri untuk memastikan suasana sepuluh malam terakhir Ramadan tetap kondusif, khususnya bagi masyarakat yang melaksanakan iktikaf di masjid.
Orang nomor satu Kota Makassar itu mengingatkan agar masyarakat menghindari aktivitas yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah seperti penggunaan petasan atau mercon.
"Banyak saudara-saudara kita yang akan melakukan iktikaf. Jangan sampai kegiatan ibadah mereka terganggu oleh bunyi mercon, petasan, atau kegiatan lain yang bisa mengganggu ketenangan," imbuh Appi.
Selain itu, Munafri juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengingat aktivitas masyarakat selama Ramadan meningkat dan berpotensi menambah volume sampah.
Dia meminta para camat dan lurah untuk memastikan pengaturan jadwal petugas kebersihan berjalan baik, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Selain itu, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan, terutama bagi warga yang akan mudik meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti fenomena permainan tembak-tembakan yang belakangan marak dilakukan anak-anak di jalanan.
Menurutnya, aktivitas tersebut berpotensi membahayakan keselamatan karena sering dilakukan sambil berkendara dengan kecepatan tinggi.
"Ini sangat berbahaya karena dilakukan sambil berkendara dengan kecepatan tinggi," ujarnya.
Di akhir sambutannya, Munafri mengumumkan bahwa Pemerintah Kota Makassar mulai menjalankan program pasar murah Ramadan untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri.
"Mulai besok pemerintah kota akan menjalankan program pasar murah di tengah masyarakat," terangnya.
Program pasar murah tersebut rencananya akan dilaksanakan di beberapa kelurahan selama sepuluh hari terakhir Ramadan.
"Mudah-mudahan kita bisa mengintervensi lonjakan harga yang terjadi di pasar sehingga masyarakat tetap memiliki daya beli untuk memenuhi kebutuhan hingga Hari Raya Idulfitri," pungkasnya.
Pada kesempatan ini, Pemerintah Kota lewat Bosowa Peduli menyerahkan paket bantuan pangan kepada masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Makassar untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Munafri mengatakan, Safari Ramadan bertujuan agar para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat hadir langsung di tengah masyarakat untuk melihat kondisi yang ada di setiap kecamatan di Kota Makassar.
"Safari Ramadan yang diselenggarakan pemerintah kota ini bertujuan supaya kita semua, para kepala SKPD, hadir di tengah-tengah masyarakat, melihat bagaimana kondisi dan keadaan masyarakat yang ada di semua kecamatan di Kota Makassar," ujar Munafri.
"Tujuannya tentu untuk membangun silaturahmi, memperkuat ukhuwah, dan tentu untuk saling membangun komunikasi," sambung dia.
Menurutnya, program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat. Sebaliknya, berbagai inisiatif masyarakat juga membutuhkan dukungan pemerintah agar dapat berjalan dengan baik.
Demikian pula sebaliknya, kalau hanya masyarakat yang merencanakan kegiatan tanpa disupport pemerintah, saya yakin hasilnya juga tidak akan maksimal.
"Maka dari itu dibutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Safari Ramadan dilakukan dengan berbagai rangkaian aktivitas yang mendekatkan pemerintah dengan masyarakat selama bulan suci.
"Kami berkeliling setiap subuh, lalu dilanjutkan dengan buka puasa, kalau ada undangan, kalau tidak ada ya kami buat sendiri. Kemudian dilanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih berjemaah," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Munafri mengingatkan bahwa saat ini umat Islam telah memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan yang memiliki banyak keutamaan.
Ia juga meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan bersama unsur TNI-Polri untuk memastikan suasana sepuluh malam terakhir Ramadan tetap kondusif, khususnya bagi masyarakat yang melaksanakan iktikaf di masjid.
Orang nomor satu Kota Makassar itu mengingatkan agar masyarakat menghindari aktivitas yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah seperti penggunaan petasan atau mercon.
"Banyak saudara-saudara kita yang akan melakukan iktikaf. Jangan sampai kegiatan ibadah mereka terganggu oleh bunyi mercon, petasan, atau kegiatan lain yang bisa mengganggu ketenangan," imbuh Appi.
Selain itu, Munafri juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengingat aktivitas masyarakat selama Ramadan meningkat dan berpotensi menambah volume sampah.
Dia meminta para camat dan lurah untuk memastikan pengaturan jadwal petugas kebersihan berjalan baik, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Selain itu, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan, terutama bagi warga yang akan mudik meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti fenomena permainan tembak-tembakan yang belakangan marak dilakukan anak-anak di jalanan.
Menurutnya, aktivitas tersebut berpotensi membahayakan keselamatan karena sering dilakukan sambil berkendara dengan kecepatan tinggi.
"Ini sangat berbahaya karena dilakukan sambil berkendara dengan kecepatan tinggi," ujarnya.
Di akhir sambutannya, Munafri mengumumkan bahwa Pemerintah Kota Makassar mulai menjalankan program pasar murah Ramadan untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri.
"Mulai besok pemerintah kota akan menjalankan program pasar murah di tengah masyarakat," terangnya.
Program pasar murah tersebut rencananya akan dilaksanakan di beberapa kelurahan selama sepuluh hari terakhir Ramadan.
"Mudah-mudahan kita bisa mengintervensi lonjakan harga yang terjadi di pasar sehingga masyarakat tetap memiliki daya beli untuk memenuhi kebutuhan hingga Hari Raya Idulfitri," pungkasnya.
Pada kesempatan ini, Pemerintah Kota lewat Bosowa Peduli menyerahkan paket bantuan pangan kepada masyarakat di wilayah tersebut.
(UMI)
Berita Terkait
Lifestyle
Warga Makassar Diimbau Batasi Konsumsi Ultra-Processed Food
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan pola konsumsi makanan, khususnya membatasi asupan makanan olahan berlebih (ultra-processed food) di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Kamis, 16 Apr 2026 05:53
Makassar City
DPRD dan Pemkot Makassar Sahkan Perda Pelestarian Cagar Budaya
DPRD Kota Makassar bersama Pemerintah Kota Makassar menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pelestarian Cagar Budaya menjadi peraturan daerah.
Kamis, 16 Apr 2026 05:32
News
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat kesiapan infrastruktur air bersih untuk mengantisipasi fenomena cuaca ekstrem yang disebut “Godzilla El Nino”.
Rabu, 15 Apr 2026 20:04
Makassar City
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak akan mengadakan kendaraan operasional maupun mobil dinas baru untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 2026.
Rabu, 15 Apr 2026 18:39
News
Pemerintah Tertibkan 27 Lapak PKL di Trotoar dan Drainase Jalan Sunu
Pemerintah Kecamatan Tallo menertibkan 27 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan saluran drainase, Rabu (15/4/2026).
Rabu, 15 Apr 2026 17:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
3
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
4
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
5
Problematika Danantara Dikupas Tuntas di Kota Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
3
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
4
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
5
Problematika Danantara Dikupas Tuntas di Kota Makassar