Apresiasi Solusi Pengelolaan Sampah, Andi Makmur: Warga Harus Jadi Garda Terdepan
Minggu, 29 Mar 2026 17:52
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyambut baik pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam solusi pengelolaan sampah. Foto: dok/istimewa
MAKASSAR - Upaya penanganan persoalan sampah di Kota Makassar, terus menjadi perhatian berbagai pihak menyusul sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terkait praktik open dumping di TPA Tamangapa.
Dalam rapat koordinasi yang digelar di Sekretariat Daerah Kota Makassar, pemerintah diberi waktu 30 hari untuk menyusun rencana penutupan open dumping dan 180 hari untuk menuntaskan perbaikan sistem pengelolaan sampah.
Sejumlah gagasan pun mengemuka, termasuk dorongan memperkuat pengolahan sampah dari tingkat rumah tangga, terutama sampah organik yang jumlahnya cukup dominan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyambut baik pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam solusi.
“Gagasan memperkuat pengelolaan sampah dari rumah tangga ini sangat relevan. Artinya, penanganan sampah memang harus dimulai dari hulu, dengan melibatkan masyarakat secara langsung,” ujar Andi Makmur Burhanuddin.
Ia menilai, masyarakat perlu ditempatkan sebagai garda terdepan dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, gerakan seperti ini akan lebih efektif jika tumbuh dari kesadaran warga, bukan semata-mata digerakkan secara administratif.
“Ini kan gerakan bersama. Jadi yang paling penting adalah bagaimana warga bisa terlibat aktif. Kalau terlalu banyak tahapan birokrasi, justru bisa memperlambat gerakan yang sebenarnya bisa berjalan lebih cepat di masyarakat,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa peran pemerintah tetap penting, terutama dalam memberikan dukungan berupa edukasi, fasilitas, dan pendampingan agar gerakan di tingkat warga bisa berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa pengelolaan sampah akan lebih berhasil jika masyarakat dilibatkan sejak awal, terutama dalam pemilahan dan pengolahan sampah dari rumah.
“Kalau masyarakat sudah terlibat dari awal, beban di hilir tentu akan jauh berkurang. Karena itu, pendekatan seperti ini perlu diperkuat dan dijalankan secara konsisten,” ujarnya.
Andi Makmur juga menekankan pentingnya keterpaduan antara pengelolaan di hulu, tengah, dan hilir. Selain peran rumah tangga, penguatan TPS3R, bank sampah, serta pembenahan sistem di TPA tetap menjadi bagian penting dalam satu kesatuan sistem.
Ia berharap, berbagai gagasan yang muncul tidak berhenti di tingkat wacana, tetapi bisa segera ditindaklanjuti menjadi langkah nyata dalam waktu yang telah ditentukan.
“Yang penting sekarang adalah bagaimana semua pihak bisa bergerak bersama. Pemerintah menyiapkan sistemnya, masyarakat ikut terlibat, sehingga perbaikan ini benar-benar bisa dirasakan,” tutupnya.
Dalam rapat koordinasi yang digelar di Sekretariat Daerah Kota Makassar, pemerintah diberi waktu 30 hari untuk menyusun rencana penutupan open dumping dan 180 hari untuk menuntaskan perbaikan sistem pengelolaan sampah.
Sejumlah gagasan pun mengemuka, termasuk dorongan memperkuat pengolahan sampah dari tingkat rumah tangga, terutama sampah organik yang jumlahnya cukup dominan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyambut baik pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam solusi.
“Gagasan memperkuat pengelolaan sampah dari rumah tangga ini sangat relevan. Artinya, penanganan sampah memang harus dimulai dari hulu, dengan melibatkan masyarakat secara langsung,” ujar Andi Makmur Burhanuddin.
Ia menilai, masyarakat perlu ditempatkan sebagai garda terdepan dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, gerakan seperti ini akan lebih efektif jika tumbuh dari kesadaran warga, bukan semata-mata digerakkan secara administratif.
“Ini kan gerakan bersama. Jadi yang paling penting adalah bagaimana warga bisa terlibat aktif. Kalau terlalu banyak tahapan birokrasi, justru bisa memperlambat gerakan yang sebenarnya bisa berjalan lebih cepat di masyarakat,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa peran pemerintah tetap penting, terutama dalam memberikan dukungan berupa edukasi, fasilitas, dan pendampingan agar gerakan di tingkat warga bisa berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa pengelolaan sampah akan lebih berhasil jika masyarakat dilibatkan sejak awal, terutama dalam pemilahan dan pengolahan sampah dari rumah.
“Kalau masyarakat sudah terlibat dari awal, beban di hilir tentu akan jauh berkurang. Karena itu, pendekatan seperti ini perlu diperkuat dan dijalankan secara konsisten,” ujarnya.
Andi Makmur juga menekankan pentingnya keterpaduan antara pengelolaan di hulu, tengah, dan hilir. Selain peran rumah tangga, penguatan TPS3R, bank sampah, serta pembenahan sistem di TPA tetap menjadi bagian penting dalam satu kesatuan sistem.
Ia berharap, berbagai gagasan yang muncul tidak berhenti di tingkat wacana, tetapi bisa segera ditindaklanjuti menjadi langkah nyata dalam waktu yang telah ditentukan.
“Yang penting sekarang adalah bagaimana semua pihak bisa bergerak bersama. Pemerintah menyiapkan sistemnya, masyarakat ikut terlibat, sehingga perbaikan ini benar-benar bisa dirasakan,” tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
DPRD Makassar Desak BPJS Kesehatan Lanjutkan Kerja Sama dengan RS Bahagia
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BPJS Kesehatan di Ruang Rapat Paripurna Kantor Sementara DPRD Kota Makassar, eks Kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Rabu (13/5/2026).
Rabu, 13 Mei 2026 19:52
News
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
Perwakilan warga pemilik unit di apartemen vida view bersitegang dengan pihak building manajemen (BM). Keributan sempat terjadi di ruang building manajemen lantai 1 apartemen vida view, Panakukang. Rabu (13/05/2026).
Rabu, 13 Mei 2026 18:23
Makassar City
Ketua DPRD Makassar Jempol Langkah Tegas Polisi terhadap Geng Motor
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, mengapresiasi langkah Polrestabes Makassar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam penanganan aksi geng motor yang meresahkan warga.
Rabu, 13 Mei 2026 06:14
News
Makassar Krisis Lahan Pemakaman, Muchlis Misba Ungkap Rencana TPU Baru di Maros
Ketersediaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Makassar mulai kritis. Sejumlah lokasi pemakaman dilaporkan telah mencapai kapasitas maksimal.
Rabu, 06 Mei 2026 08:27
Makassar City
Sekretariat DPRD Makassar Benahi Sistem Pemilahan Sampah Kantor
Sekretariat DPRD Kota Makassar mulai membenahi sistem pengelolaan sampah di lingkungan kantor, Selasa (5/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk merespons peningkatan volume sampah.
Selasa, 05 Mei 2026 14:29
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar