Pulau Lanjukang Jadi Pilot Project Wisata Bahari, Dermaga Wisata Disiapkan
Kamis, 02 Apr 2026 11:35
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Akhmad Hendra Hakamuddin, saat ditemui di Kantor Sementara DPRD Kota Makassar, Jalan Hertasning, Rabu (1/4/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menyiapkan Pulau Lanjukang sebagai proyek percontohan (pilot project) pengembangan pariwisata bahari.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Akhmad Hendra Hakamuddin, mengatakan pengembangan tersebut merupakan bagian dari visi-misi Pemkot Makassar dalam memajukan sektor pariwisata daerah.
Ia menjelaskan, pariwisata menjadi salah satu fokus utama pemerintah, khususnya pariwisata bahari yang dinilai memiliki potensi besar mengingat wilayah kepulauan Makassar yang luas.
"Kita sudah melakukan perencanaan untuk membangun pulau-pulau di Kota Makassar ini dalam konsep kepariwisataan. Untuk pilot project-nya, ini rencana akan kita laksanakan pembangunan di Pulau Lanjukang dengan segala potensi yang ada di sana," ungkapnya.
Sebagai langkah awal, Pemkot Makassar memprioritaskan pembangunan dermaga wisata di Pulau Lanjukang. Dermaga ini dirancang khusus untuk menunjang aktivitas wisata, bukan sebagai dermaga transportasi umum.
"Prioritas pertama kita adalah dermaga. Dermaga ini adalah dermaga wisata, bukan dermaga transportasi. Dari segi desain dan peruntukannya pun berbeda," ujarnya kepada wartawan.
Menurut Hendra, perencanaan pengembangan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup keseluruhan pengalaman wisatawan, mulai dari transportasi hingga aktivitas di lokasi.
"Kenapa saya sampaikan ini? Karena kita merencanakan dari A sampai Z (end-to-end); mulai dari transportasi, fasilitas yang didapatkan di sana, konten apa yang didapatkan, sampai mereka kembali lagi," jelas Hendra.
Ia menambahkan, proses lelang pengadaan sarana dan prasarana penunjang ditargetkan berlangsung pada pertengahan tahun ini.
"Targetnya tahun ini fasilitas dasarnya insyaallah terpenuhi. Fasilitas dasar itu seperti dermaga tadi sebagai yang utama. Dermaga ini kita rancang agar kapal Pinisi bisa bersandar. Jadi desainnya agak panjang, rencana sekitar 80 meter menjorok ke pantai," ucapnya dengan penuh rasa optimis.
Pemilihan Pulau Lanjukang sebagai proyek percontohan didasarkan pada potensi wisata bahari yang dinilai masih alami dan belum banyak tersentuh pembangunan.
"Kalau Samalona, kita lihat di sana sudah beberapa kali ada intervensi baik dari swasta maupun pemerintah. Lanjukang masih pure (murni). Di sana ada beberapa lokasi potensi wisata seperti snorkeling, diving, dan juga eco-tourism yang akan kita rencanakan seperti konservasi terumbu karang dan lain-lain," tuturnya.
Hendra menegaskan, konsep pengembangan Pulau Lanjukang akan mengedepankan kelestarian lingkungan dengan meminimalkan pembangunan fisik.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, material fasilitas penunjang seperti dermaga akan menggunakan bahan kayu agar tetap menjaga keaslian dan ekosistem alam.
"Anggaran khusus untuk dermaga sekitar Rp3 miliar. Secara keseluruhan, anggaran lainnya kecil-kecil, yang paling besar itu dulu (dermaga). Karena pembangunan di dalamnya kita minimalisir konstruksi untuk menjaga alamnya (nature) di sana. Anggaran ini masuk di tahun 2024," pungkasnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Akhmad Hendra Hakamuddin, mengatakan pengembangan tersebut merupakan bagian dari visi-misi Pemkot Makassar dalam memajukan sektor pariwisata daerah.
Ia menjelaskan, pariwisata menjadi salah satu fokus utama pemerintah, khususnya pariwisata bahari yang dinilai memiliki potensi besar mengingat wilayah kepulauan Makassar yang luas.
"Kita sudah melakukan perencanaan untuk membangun pulau-pulau di Kota Makassar ini dalam konsep kepariwisataan. Untuk pilot project-nya, ini rencana akan kita laksanakan pembangunan di Pulau Lanjukang dengan segala potensi yang ada di sana," ungkapnya.
Sebagai langkah awal, Pemkot Makassar memprioritaskan pembangunan dermaga wisata di Pulau Lanjukang. Dermaga ini dirancang khusus untuk menunjang aktivitas wisata, bukan sebagai dermaga transportasi umum.
"Prioritas pertama kita adalah dermaga. Dermaga ini adalah dermaga wisata, bukan dermaga transportasi. Dari segi desain dan peruntukannya pun berbeda," ujarnya kepada wartawan.
Menurut Hendra, perencanaan pengembangan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup keseluruhan pengalaman wisatawan, mulai dari transportasi hingga aktivitas di lokasi.
"Kenapa saya sampaikan ini? Karena kita merencanakan dari A sampai Z (end-to-end); mulai dari transportasi, fasilitas yang didapatkan di sana, konten apa yang didapatkan, sampai mereka kembali lagi," jelas Hendra.
Ia menambahkan, proses lelang pengadaan sarana dan prasarana penunjang ditargetkan berlangsung pada pertengahan tahun ini.
"Targetnya tahun ini fasilitas dasarnya insyaallah terpenuhi. Fasilitas dasar itu seperti dermaga tadi sebagai yang utama. Dermaga ini kita rancang agar kapal Pinisi bisa bersandar. Jadi desainnya agak panjang, rencana sekitar 80 meter menjorok ke pantai," ucapnya dengan penuh rasa optimis.
Pemilihan Pulau Lanjukang sebagai proyek percontohan didasarkan pada potensi wisata bahari yang dinilai masih alami dan belum banyak tersentuh pembangunan.
"Kalau Samalona, kita lihat di sana sudah beberapa kali ada intervensi baik dari swasta maupun pemerintah. Lanjukang masih pure (murni). Di sana ada beberapa lokasi potensi wisata seperti snorkeling, diving, dan juga eco-tourism yang akan kita rencanakan seperti konservasi terumbu karang dan lain-lain," tuturnya.
Hendra menegaskan, konsep pengembangan Pulau Lanjukang akan mengedepankan kelestarian lingkungan dengan meminimalkan pembangunan fisik.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, material fasilitas penunjang seperti dermaga akan menggunakan bahan kayu agar tetap menjaga keaslian dan ekosistem alam.
"Anggaran khusus untuk dermaga sekitar Rp3 miliar. Secara keseluruhan, anggaran lainnya kecil-kecil, yang paling besar itu dulu (dermaga). Karena pembangunan di dalamnya kita minimalisir konstruksi untuk menjaga alamnya (nature) di sana. Anggaran ini masuk di tahun 2024," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Terima 2 Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar meraih dua penghargaan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.
Sabtu, 19 Sep 2026 09:50
News
DPRD Makassar Rekomendasikan Pencabutan Izin RSIA Paramount
Komisi D DPRD Kota Makassar merampungkan rekomendasi penutupan operasional Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount.
Jum'at, 18 Sep 2026 19:45
Makassar City
Pemkot Makassar Kaji Pemekaran Kecamatan di Seberang Tol
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tengah mengkaji rencana pemekaran kecamatan baru di kawasan seberang jalan tol.
Jum'at, 18 Sep 2026 17:15
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Porsi Anggaran Sampah 3 Persen
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk mengejar porsi penganggaran sampah yang kini diatur sebesar 3 persen.
Jum'at, 18 Sep 2026 09:23
News
Pemkot Makassar Perkuat Pengolahan Air Lindi di TPA Tamangapa dengan Teknologi EcoTru
Wali Kota Makassar,
Munafri Arifuddin alias Appi, meninjau langsung proses pembenahan kolam Lindi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, yang berada di sisi utara kawasan TPA, Rabu (16/9/2026).
Rabu, 16 Sep 2026 19:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
2
Resmikan Showroom Baru, Hyundai Gowa Incar Kenaikan Penjualan Lewat Stargazer
3
Hyundai Stargazer Cartenz Bawa Fitur Modern untuk Mobilitas Keluarga
4
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
5
FSIKP UMI Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Bupati Bantaeng dan Akademisi Malaysia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
2
Resmikan Showroom Baru, Hyundai Gowa Incar Kenaikan Penjualan Lewat Stargazer
3
Hyundai Stargazer Cartenz Bawa Fitur Modern untuk Mobilitas Keluarga
4
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
5
FSIKP UMI Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Bupati Bantaeng dan Akademisi Malaysia