Wali Kota Minta ASN Makassar Punya Buku Karya Sendiri
Senin, 18 Mei 2026 15:43
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri talkshow literasi di Unhas, Senin (18/5/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong penguatan budaya literasi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar dengan mengajak aparatur sipil negara (ASN) menghasilkan karya tulis berupa buku.
Gagasan tersebut disampaikan Munafri saat menjadi pembicara utama dalam talkshow literasi Hari Buku Nasional 2026 yang digelar Perpustakaan Universitas Hasanuddin, Senin (18/5/2026). Kegiatan itu mengusung tema Penguatan Budaya Literasi Akademik di Era Transformasi Digital.
Munafri mengatakan penguatan budaya literasi perlu dimulai dari lingkungan internal pemerintahan. Ia menilai ASN, terutama pejabat eselon III seperti kepala bidang, kepala subbagian hingga kepala dinas, perlu memiliki karya tulis sebagai bentuk kontribusi pengetahuan.
"ASN harus punya karya. Minimal satu buku yang bisa menjadi pegangan, baik sebagai referensi maupun bentuk penguatan literasi personal dan institusional," ujarnya.
Menurut Appi, buku yang ditulis tidak harus bersifat akademik atau menggunakan bahasa yang rumit. Materinya dapat disusun dengan pendekatan sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari agar mudah dipahami pelajar.
Topik yang diangkat, kata dia, bisa berkaitan dengan pengelolaan sampah, kepedulian terhadap lingkungan, hingga pola hidup masyarakat di ruang terbatas.
Munafri memperkirakan jika setiap perangkat daerah menghasilkan satu buku setiap tahun, Pemerintah Kota Makassar dapat memproduksi sekitar 150 buku baru yang nantinya didistribusikan ke sekolah-sekolah.
"Jika setiap perangkat daerah mampu menghasilkan satu buku setiap tahun, maka akan ada sekitar 150 buku baru yang dapat diproduksi oleh Pemerintah Kota Makassar," katanya.
Selain mendorong budaya menulis, Munafri juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kampus, penerbit, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem literasi.
Menurutnya, perpustakaan saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan pertukaran gagasan.
"Di sisi lain, perpustakaan menampung buku sebagai jendela dunia menjadi ruang interaksi intelektual yang mempertemukan beragam gagasan. Karena Perpustakaan adalah ruang pertemuan berbagai segmen," jelasnya.
Ia juga menilai transformasi digital perlu dimanfaatkan untuk memperluas akses literasi tanpa menghilangkan peran buku fisik.
"Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara buku cetak dan platform digital dalam proses pembelajaran. Digitalisasi tidak menghilangkan buku teks, tetapi menjadi penghubung menuju akses yang lebih luas. Kita harus membangun kombinasi yang baik antara keduanya," ujarnya.
Munafri menambahkan Pemerintah Kota Makassar saat ini juga tengah berupaya menghadirkan perpustakaan daerah modern dan memperkuat berbagai program literasi melalui Dinas Perpustakaan.
"Saya juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan meningkatkan indeks literasi di Kota Makassar yang saat ini termasuk tinggi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Diharapkan kegiatan literasi yang dilaksanakan tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi mampu menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat," pungkasnya.
Gagasan tersebut disampaikan Munafri saat menjadi pembicara utama dalam talkshow literasi Hari Buku Nasional 2026 yang digelar Perpustakaan Universitas Hasanuddin, Senin (18/5/2026). Kegiatan itu mengusung tema Penguatan Budaya Literasi Akademik di Era Transformasi Digital.
Munafri mengatakan penguatan budaya literasi perlu dimulai dari lingkungan internal pemerintahan. Ia menilai ASN, terutama pejabat eselon III seperti kepala bidang, kepala subbagian hingga kepala dinas, perlu memiliki karya tulis sebagai bentuk kontribusi pengetahuan.
"ASN harus punya karya. Minimal satu buku yang bisa menjadi pegangan, baik sebagai referensi maupun bentuk penguatan literasi personal dan institusional," ujarnya.
Menurut Appi, buku yang ditulis tidak harus bersifat akademik atau menggunakan bahasa yang rumit. Materinya dapat disusun dengan pendekatan sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari agar mudah dipahami pelajar.
Topik yang diangkat, kata dia, bisa berkaitan dengan pengelolaan sampah, kepedulian terhadap lingkungan, hingga pola hidup masyarakat di ruang terbatas.
Munafri memperkirakan jika setiap perangkat daerah menghasilkan satu buku setiap tahun, Pemerintah Kota Makassar dapat memproduksi sekitar 150 buku baru yang nantinya didistribusikan ke sekolah-sekolah.
"Jika setiap perangkat daerah mampu menghasilkan satu buku setiap tahun, maka akan ada sekitar 150 buku baru yang dapat diproduksi oleh Pemerintah Kota Makassar," katanya.
Selain mendorong budaya menulis, Munafri juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kampus, penerbit, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem literasi.
Menurutnya, perpustakaan saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan pertukaran gagasan.
"Di sisi lain, perpustakaan menampung buku sebagai jendela dunia menjadi ruang interaksi intelektual yang mempertemukan beragam gagasan. Karena Perpustakaan adalah ruang pertemuan berbagai segmen," jelasnya.
Ia juga menilai transformasi digital perlu dimanfaatkan untuk memperluas akses literasi tanpa menghilangkan peran buku fisik.
"Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara buku cetak dan platform digital dalam proses pembelajaran. Digitalisasi tidak menghilangkan buku teks, tetapi menjadi penghubung menuju akses yang lebih luas. Kita harus membangun kombinasi yang baik antara keduanya," ujarnya.
Munafri menambahkan Pemerintah Kota Makassar saat ini juga tengah berupaya menghadirkan perpustakaan daerah modern dan memperkuat berbagai program literasi melalui Dinas Perpustakaan.
"Saya juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan meningkatkan indeks literasi di Kota Makassar yang saat ini termasuk tinggi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Diharapkan kegiatan literasi yang dilaksanakan tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi mampu menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei
Perumda Terminal Makassar Metro menyiapkan aplikasi digital Appilei untuk memudahkan masyarakat membeli tiket bus sekaligus meningkatkan transparansi transaksi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selasa, 06 Okt 2026 15:18
Makassar City
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas Indonesia yang dipusatkan di halaman Balai Kota Makassar, Senin malam (5/10/2026).
Senin, 05 Okt 2026 22:49
News
PDAM Makassar Bahas Penguatan Pengelolaan NRW Bersama Kawasaki City dan STS
Perumda Air Minum Kota Makassar menerima kunjungan delegasi Kawasaki City, Jepang, bersama STS di ruang rapat direksi Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Senin (5/10/2026).
Senin, 05 Okt 2026 20:24
News
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota
Kawasan TPA Bintang Lima Antang, Makassar, mulai diarahkan tidak sekadar menjadi tempat pengelolaan sampah, tapi diproyeksikan menjadi hutan kota.
Senin, 05 Okt 2026 12:30
Makassar City
Kemensos Jadikan Makassar Pilot Project Gerakan Nasional Peduli Tetangga
Kementerian Sosial (Kemensos) RI meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu.
Minggu, 04 Okt 2026 20:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Daftar Pilrek UNM Hari Jumat, Dorongan dan Aspirasi Internal Alasan Prof Hasmyati Kembali Maju
2
Pelayanan Makin Berkualitas, Dua Terminal Pelindo Regional 4 Raih P-TEC 2026
3
Menkum Lantik Sejumlah Pejabat, Kakanwil Kemenkum Sulsel Bergeser ke Sultra
4
Warga Diminta Tak Terprovokasi, Kapolres Lutra Pimpin Penyisiran di TKP Penikaman Tana Lili
5
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Daftar Pilrek UNM Hari Jumat, Dorongan dan Aspirasi Internal Alasan Prof Hasmyati Kembali Maju
2
Pelayanan Makin Berkualitas, Dua Terminal Pelindo Regional 4 Raih P-TEC 2026
3
Menkum Lantik Sejumlah Pejabat, Kakanwil Kemenkum Sulsel Bergeser ke Sultra
4
Warga Diminta Tak Terprovokasi, Kapolres Lutra Pimpin Penyisiran di TKP Penikaman Tana Lili
5
Jelang HUT Kota Makassar, Perumda Terminal Siapkan Aplikasi Appilei