Pelindo dan Pemkot Makassar Sepakat Tata Pelabuhan Lebih Baik
Rabu, 08 Apr 2026 16:14
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama Pemerintah Kota Makassar memperkuat sinergi dalam pengembangan kawasan pelabuhan dan kota, melalui dukungan pembangunan Taman Km 0 Makassar.
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama Pemerintah Kota Makassar memperkuat sinergi dalam pengembangan kawasan pelabuhan dan kota, melalui dukungan pembangunan Taman Km 0 Makassar serta penataan parkir truk di area pelabuhan.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Farid Padang bersama Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang berlangsung di ruang kerja Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (8/4/2026).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa pembangunan Taman Km 0 diharapkan menjadi ikon baru Kota Makassar sekaligus memperindah kawasan pesisir yang menjadi pintu gerbang utama aktivitas pelabuhan.
"Kami mengapresiasi dukungan Pelindo dalam pembangunan Taman Km 0 yang dirancang menjadi ruang publik representatif serta memperkuat wajah Kota Makassar, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan Pelabuhan Makassar," ujar Munafri.
Selain pembangunan taman, kedua pihak juga membahas kerja sama dalam penataan parkir truk di kawasan pelabuhan guna meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan mendukung efisiensi logistik di wilayah Kota Makassar.
Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, menegaskan bahwa Pelindo mendukung penuh program Pemerintah Kota Makassar yang selaras dengan upaya penataan kawasan pelabuhan yang lebih tertib dan modern.
"Pembangunan Taman Km 0 akan menjadi wajah Pelindo, khususnya Pelabuhan Makassar, ke depan. Selain itu, kami juga siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam penataan parkir truk di area pelabuhan agar operasional logistik semakin tertata dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat," kata Farid Padan.
Dia menambahkan bahwa sinergi antara Pelindo dan Pemerintah Kota Makassar diharapkan mampu menciptakan kawasan pelabuhan yang lebih tertata, mendukung kelancaran distribusi logistik, serta menghadirkan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan kawasan pesisir Makassar yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Makassar sebagai simpul logistik utama di Indonesia Timur.
Selain pembangunan Taman Km 0 dan penataan parkir truk, dalam pertemuan tersebut juga dibahas sejumlah rencana pengembangan kawasan di sekitar Makassar New Port (MNP) guna mendukung kelancaran operasional. Salah satunya adalah rencana penyediaan layanan PDAM di dalam kawasan MNP untuk mendukung kebutuhan operasional serta lingkungan kerja yang lebih tertata.
Pelindo juga mendorong optimalisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sekitar kawasan pelabuhan sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, kedua pihak turut membahas upaya konsolidasi buffer area di sekitar MNP yang diharapkan dapat membantu mengurai potensi kemacetan, khususnya pada jam-jam padat aktivitas logistik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penataan kawasan pelabuhan yang terintegrasi dengan sistem transportasi kota.
Dalam jangka panjang, Pelindo juga merencanakan pengembangan fungsi Pelabuhan Hatta sebagai terminal kendaraan (car terminal) dan terminal curah, guna meningkatkan efisiensi pelayanan logistik serta mendukung pertumbuhan aktivitas perdagangan di wilayah Makassar dan sekitarnya.
Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa, konsep terminal penumpang Pelabuhan Makassar ke depan akan dikembangkan sebagai etalase layanan yang mengadopsi standar kenyamanan dan tata kelola layanan modern, serupa dengan konsep pelayanan di bandara, sehingga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan representatif bagi masyarakat.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Farid Padang bersama Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang berlangsung di ruang kerja Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (8/4/2026).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa pembangunan Taman Km 0 diharapkan menjadi ikon baru Kota Makassar sekaligus memperindah kawasan pesisir yang menjadi pintu gerbang utama aktivitas pelabuhan.
"Kami mengapresiasi dukungan Pelindo dalam pembangunan Taman Km 0 yang dirancang menjadi ruang publik representatif serta memperkuat wajah Kota Makassar, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan Pelabuhan Makassar," ujar Munafri.
Selain pembangunan taman, kedua pihak juga membahas kerja sama dalam penataan parkir truk di kawasan pelabuhan guna meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan mendukung efisiensi logistik di wilayah Kota Makassar.
Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, menegaskan bahwa Pelindo mendukung penuh program Pemerintah Kota Makassar yang selaras dengan upaya penataan kawasan pelabuhan yang lebih tertib dan modern.
"Pembangunan Taman Km 0 akan menjadi wajah Pelindo, khususnya Pelabuhan Makassar, ke depan. Selain itu, kami juga siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam penataan parkir truk di area pelabuhan agar operasional logistik semakin tertata dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat," kata Farid Padan.
Dia menambahkan bahwa sinergi antara Pelindo dan Pemerintah Kota Makassar diharapkan mampu menciptakan kawasan pelabuhan yang lebih tertata, mendukung kelancaran distribusi logistik, serta menghadirkan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan kawasan pesisir Makassar yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Makassar sebagai simpul logistik utama di Indonesia Timur.
Selain pembangunan Taman Km 0 dan penataan parkir truk, dalam pertemuan tersebut juga dibahas sejumlah rencana pengembangan kawasan di sekitar Makassar New Port (MNP) guna mendukung kelancaran operasional. Salah satunya adalah rencana penyediaan layanan PDAM di dalam kawasan MNP untuk mendukung kebutuhan operasional serta lingkungan kerja yang lebih tertata.
Pelindo juga mendorong optimalisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sekitar kawasan pelabuhan sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, kedua pihak turut membahas upaya konsolidasi buffer area di sekitar MNP yang diharapkan dapat membantu mengurai potensi kemacetan, khususnya pada jam-jam padat aktivitas logistik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penataan kawasan pelabuhan yang terintegrasi dengan sistem transportasi kota.
Dalam jangka panjang, Pelindo juga merencanakan pengembangan fungsi Pelabuhan Hatta sebagai terminal kendaraan (car terminal) dan terminal curah, guna meningkatkan efisiensi pelayanan logistik serta mendukung pertumbuhan aktivitas perdagangan di wilayah Makassar dan sekitarnya.
Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa, konsep terminal penumpang Pelabuhan Makassar ke depan akan dikembangkan sebagai etalase layanan yang mengadopsi standar kenyamanan dan tata kelola layanan modern, serupa dengan konsep pelayanan di bandara, sehingga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan representatif bagi masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
Lifestyle
Warga Makassar Diimbau Batasi Konsumsi Ultra-Processed Food
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan pola konsumsi makanan, khususnya membatasi asupan makanan olahan berlebih (ultra-processed food) di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Kamis, 16 Apr 2026 05:53
Makassar City
DPRD dan Pemkot Makassar Sahkan Perda Pelestarian Cagar Budaya
DPRD Kota Makassar bersama Pemerintah Kota Makassar menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pelestarian Cagar Budaya menjadi peraturan daerah.
Kamis, 16 Apr 2026 05:32
News
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat kesiapan infrastruktur air bersih untuk mengantisipasi fenomena cuaca ekstrem yang disebut “Godzilla El Nino”.
Rabu, 15 Apr 2026 20:04
Makassar City
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak akan mengadakan kendaraan operasional maupun mobil dinas baru untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 2026.
Rabu, 15 Apr 2026 18:39
News
Pemerintah Tertibkan 27 Lapak PKL di Trotoar dan Drainase Jalan Sunu
Pemerintah Kecamatan Tallo menertibkan 27 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan saluran drainase, Rabu (15/4/2026).
Rabu, 15 Apr 2026 17:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
3
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
4
96 Mahasiswa Jurusan Bisnis Polipangkep Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi
5
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
2
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
3
Pemkot Makassar Siapkan Sumur Bor dan Dana BTT Antisipasi El Nino 2026
4
96 Mahasiswa Jurusan Bisnis Polipangkep Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi
5
UMI Ingatkan Konsekuensi Hukum bagi Pemelintir Narasi Terkait Jusuf Kalla