Pemkot Makassar Pasang 40 Lampu Jalan Tenaga Surya di Kepulauan Sangkarrang
Minggu, 19 Apr 2026 17:32
Pemasangan lampu jalan di Kepualauan Sangkarrang. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memasang 40 unit lampu jalan tenaga surya (solar cell) di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Minggu (19/4/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Muhammad Rheza, menegaskan langkah tersebut merupakan komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan pembangunan yang merata.
"Ini merupakan bagian dari komitmen Bapak Wali Kota dalam memastikan pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan," ujarnya.
Rheza menjelaskan, pemasangan dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Penerangan Jalan Umum (UPT-PJU) Dishub Makassar. Sebanyak 25 unit lampu dipasang di Pulau Barrang Lompo dan 15 unit di Pulau Lanjukang.
Menurutnya, penggunaan lampu tenaga surya menjadi solusi tepat untuk wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses listrik konvensional.
"Selain ramah lingkungan, lampu solar cell ini juga efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan penerangan jalan yang memadai, khususnya pada malam hari," jelasnya.
Ia menambahkan, program ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Kami ingin memastikan masyarakat di pulau juga mendapatkan fasilitas penerangan yang layak. Ini bukan hanya soal lampu, tetapi bagaimana menghadirkan rasa aman dan mendorong peningkatan kualitas hidup warga," terangnya.
Ke depan, Pemkot Makassar akan memperluas pemasangan lampu tenaga surya di wilayah lain yang masih membutuhkan.
"Sesuai visi pak Wali Kota, Pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi berkelanjutan, termasuk memperluas pemasangan lampu tenaga surya di titik-titik strategis lainnya," tutupnya.
Sementara itu, Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Makassar atas perhatian terhadap masyarakat kepulauan.
"Yang pasti, ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah kota terhadap masyarakat di wilayah kepulauan. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami. Pemasangan lampu jalan tersebut tersebar di sejumlah titik, di antaranya di Pulau Barrang Lompo, serta kawasan Barrang Caddi dan Pulau Lanjukang," tuturnya.
Ia menilai, keberadaan lampu jalan meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga saat beraktivitas pada malam hari.
"Bukan hanya program ini, masih banyak program lain yang juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kepulauan," imbuhnya.
Andi Asdhar juga menyoroti kemudahan layanan administrasi kependudukan yang kini bisa diakses di tingkat kelurahan.
"Kalau dulu masyarakat harus ke kantor camat atau ke Dukcapil untuk mengurus KTP, KK, atau akta kelahiran, sekarang sudah bisa dilakukan langsung di masing-masing kelurahan. Ini tentu sangat memudahkan," jelasnya.
Ia kembali menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kota.
"Sekali lagi, atas nama masyarakat kepulauan, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas perhatian dan segala bentuk bantuan yang diberikan kepada kami," tukasnya.
Selain program penerangan jalan, Pemkot Makassar juga menyiapkan layanan transportasi laut “pete-pete laut” yang direncanakan beroperasi pada Mei atau Juni 2026.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyebut pengembangan transportasi laut penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah kepulauan.
"Rencana pembukaan rute kapal antar pulau ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antara daratan Kota Makassar dan wilayah kepulauan di sekitarnya," tutur Munafri.
Program penerangan jalan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan saat Safari Ramadan pada akhir Maret lalu. Kurang dari satu bulan, pemasangan lampu langsung direalisasikan di sejumlah titik strategis.
Pemkot Makassar menilai penerangan jalan berperan penting dalam meningkatkan keamanan, aktivitas ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat pesisir.
Ke depan, pemerintah juga merencanakan pembangunan dermaga serta rumah singgah bagi warga kepulauan di daratan Kota Makassar. Selain itu, insentif bagi tenaga kesehatan dan guru yang bertugas di wilayah kepulauan juga telah ditingkatkan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Muhammad Rheza, menegaskan langkah tersebut merupakan komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan pembangunan yang merata.
"Ini merupakan bagian dari komitmen Bapak Wali Kota dalam memastikan pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan," ujarnya.
Rheza menjelaskan, pemasangan dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Penerangan Jalan Umum (UPT-PJU) Dishub Makassar. Sebanyak 25 unit lampu dipasang di Pulau Barrang Lompo dan 15 unit di Pulau Lanjukang.
Menurutnya, penggunaan lampu tenaga surya menjadi solusi tepat untuk wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses listrik konvensional.
"Selain ramah lingkungan, lampu solar cell ini juga efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan penerangan jalan yang memadai, khususnya pada malam hari," jelasnya.
Ia menambahkan, program ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Kami ingin memastikan masyarakat di pulau juga mendapatkan fasilitas penerangan yang layak. Ini bukan hanya soal lampu, tetapi bagaimana menghadirkan rasa aman dan mendorong peningkatan kualitas hidup warga," terangnya.
Ke depan, Pemkot Makassar akan memperluas pemasangan lampu tenaga surya di wilayah lain yang masih membutuhkan.
"Sesuai visi pak Wali Kota, Pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi berkelanjutan, termasuk memperluas pemasangan lampu tenaga surya di titik-titik strategis lainnya," tutupnya.
Sementara itu, Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Makassar atas perhatian terhadap masyarakat kepulauan.
"Yang pasti, ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah kota terhadap masyarakat di wilayah kepulauan. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami. Pemasangan lampu jalan tersebut tersebar di sejumlah titik, di antaranya di Pulau Barrang Lompo, serta kawasan Barrang Caddi dan Pulau Lanjukang," tuturnya.
Ia menilai, keberadaan lampu jalan meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga saat beraktivitas pada malam hari.
"Bukan hanya program ini, masih banyak program lain yang juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kepulauan," imbuhnya.
Andi Asdhar juga menyoroti kemudahan layanan administrasi kependudukan yang kini bisa diakses di tingkat kelurahan.
"Kalau dulu masyarakat harus ke kantor camat atau ke Dukcapil untuk mengurus KTP, KK, atau akta kelahiran, sekarang sudah bisa dilakukan langsung di masing-masing kelurahan. Ini tentu sangat memudahkan," jelasnya.
Ia kembali menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kota.
"Sekali lagi, atas nama masyarakat kepulauan, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas perhatian dan segala bentuk bantuan yang diberikan kepada kami," tukasnya.
Selain program penerangan jalan, Pemkot Makassar juga menyiapkan layanan transportasi laut “pete-pete laut” yang direncanakan beroperasi pada Mei atau Juni 2026.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyebut pengembangan transportasi laut penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah kepulauan.
"Rencana pembukaan rute kapal antar pulau ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antara daratan Kota Makassar dan wilayah kepulauan di sekitarnya," tutur Munafri.
Program penerangan jalan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan saat Safari Ramadan pada akhir Maret lalu. Kurang dari satu bulan, pemasangan lampu langsung direalisasikan di sejumlah titik strategis.
Pemkot Makassar menilai penerangan jalan berperan penting dalam meningkatkan keamanan, aktivitas ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat pesisir.
Ke depan, pemerintah juga merencanakan pembangunan dermaga serta rumah singgah bagi warga kepulauan di daratan Kota Makassar. Selain itu, insentif bagi tenaga kesehatan dan guru yang bertugas di wilayah kepulauan juga telah ditingkatkan.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Data Benahi Penyaluran Bansos
Pemerintah Kota Makassar mulai menyiapkan digitalisasi data bantuan sosial (bansos) melalui penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan program Sekolah Rakyat.
Sabtu, 18 Apr 2026 22:38
News
Hati-hati! Penipu Mengaku Wawali Makassar Minta Uang Sumbangan Masjid
Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi penipuan yang mencatut namanya.
Sabtu, 18 Apr 2026 21:20
News
DLH Makassar Dikejar Target 180 Hari Benahi Sistem Persampahan
Pemerintah Kota Makassar memiliki waktu 180 hari untuk membenahi sistem pengelolaan persampahan, termasuk perbaikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar kembali beroperasi dengan sistem sanitary landfill.
Sabtu, 18 Apr 2026 17:17
Makassar City
Wali Kota Munafri Tinjau Kebersihan Kota Sambil Bersepeda
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau kebersihan lingkungan di tiga kecamatan, Jumat (17/4/2026).
Jum'at, 17 Apr 2026 21:34
Makassar City
68 Orang Daftar Jadi Komisioner Baznas Makassar
Pemerintah Kota Makassar mencatat sebanyak 68 orang mendaftar sebagai calon komisioner Baznas Kota Makassar untuk periode mendatang. Proses seleksi kini memasuki tahap administrasi.
Jum'at, 17 Apr 2026 21:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
300 Peserta Ramaikan Fun Run Dation 3 SIT Darul Fikri Makassar
2
626 Calon Jemaah Haji Maros Dilepas di Lapangan Pallantikang
3
Kumpulkan 560 Poin, Maros Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel
4
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
5
Hati-hati! Penipu Mengaku Wawali Makassar Minta Uang Sumbangan Masjid
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
300 Peserta Ramaikan Fun Run Dation 3 SIT Darul Fikri Makassar
2
626 Calon Jemaah Haji Maros Dilepas di Lapangan Pallantikang
3
Kumpulkan 560 Poin, Maros Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel
4
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
5
Hati-hati! Penipu Mengaku Wawali Makassar Minta Uang Sumbangan Masjid