Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Data Benahi Penyaluran Bansos
Sabtu, 18 Apr 2026 22:38
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI, di kantor Gubernur Sulsel, Sabtu (18/4/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mulai menyiapkan digitalisasi data bantuan sosial (bansos) melalui penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan program Sekolah Rakyat.
Langkah ini dibahas dalam kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI bersama pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, yang digelar di Kantor Gubernur Sulsel, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Munafri turut didampingi Kepala Dinas Sosial Makassar Andi Bukti Jufri.
Kepala Dinas Sosial Makassar, Andi Bukti Jufri, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar program berjalan sesuai ketentuan.
"Poin-poin yang disampaikan Pak Mensos tadi meliputi penguatan data DTSEN, program Sekolah Rakyat, serta upaya percepatan penurunan angka kemiskinan," ujarnya.
Ia menjelaskan, DTSEN menjadi instrumen utama dalam menyediakan data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar penyaluran bansos.
"DTSEN ini penting supaya kita memiliki data yang benar-benar akurat. Saat ini, kami juga sementara mempersiapkan piloting digitalisasi data bantuan sosial," jelasnya.
Sebagai tahap awal, Pemkot Makassar menyiapkan agen pendata yang akan diperkuat melalui bimbingan teknis (bimtek).
"Setelah proses bimtek rampung, kita akan langsung bergerak melakukan pendataan di lapangan," tambahnya.
Ia berharap, langkah ini dapat meningkatkan validitas data penerima bansos di Kota Makassar sehingga penyaluran bantuan menjadi tepat sasaran.
Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf memaparkan sejumlah program strategis Kementerian Sosial, mulai dari Sekolah Rakyat, penyaluran bansos, hingga penguatan sistem data terpadu melalui DTSEN.
Ia menjelaskan, pengelolaan data bansos saat ini dilakukan secara terpusat dengan melibatkan berbagai instansi, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), serta terus diperbarui untuk menjaga akurasi.
"Dengan sistem ini, kita ingin meminimalkan kesalahan penyaluran, seperti bantuan," jelasnya.
Gus Ipul juga menekankan pentingnya percepatan pemutakhiran data oleh pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat dalam pengawasan.
"Mekanisme usul sanggah, kata dia, menjadi bagian dari sistem pengawasan terbuka yang disiapkan pemerintah," tuturnya.
Langkah ini dibahas dalam kegiatan silaturahmi Kementerian Sosial RI bersama pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, yang digelar di Kantor Gubernur Sulsel, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Munafri turut didampingi Kepala Dinas Sosial Makassar Andi Bukti Jufri.
Kepala Dinas Sosial Makassar, Andi Bukti Jufri, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar program berjalan sesuai ketentuan.
"Poin-poin yang disampaikan Pak Mensos tadi meliputi penguatan data DTSEN, program Sekolah Rakyat, serta upaya percepatan penurunan angka kemiskinan," ujarnya.
Ia menjelaskan, DTSEN menjadi instrumen utama dalam menyediakan data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar penyaluran bansos.
"DTSEN ini penting supaya kita memiliki data yang benar-benar akurat. Saat ini, kami juga sementara mempersiapkan piloting digitalisasi data bantuan sosial," jelasnya.
Sebagai tahap awal, Pemkot Makassar menyiapkan agen pendata yang akan diperkuat melalui bimbingan teknis (bimtek).
"Setelah proses bimtek rampung, kita akan langsung bergerak melakukan pendataan di lapangan," tambahnya.
Ia berharap, langkah ini dapat meningkatkan validitas data penerima bansos di Kota Makassar sehingga penyaluran bantuan menjadi tepat sasaran.
Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf memaparkan sejumlah program strategis Kementerian Sosial, mulai dari Sekolah Rakyat, penyaluran bansos, hingga penguatan sistem data terpadu melalui DTSEN.
Ia menjelaskan, pengelolaan data bansos saat ini dilakukan secara terpusat dengan melibatkan berbagai instansi, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), serta terus diperbarui untuk menjaga akurasi.
"Dengan sistem ini, kita ingin meminimalkan kesalahan penyaluran, seperti bantuan," jelasnya.
Gus Ipul juga menekankan pentingnya percepatan pemutakhiran data oleh pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat dalam pengawasan.
"Mekanisme usul sanggah, kata dia, menjadi bagian dari sistem pengawasan terbuka yang disiapkan pemerintah," tuturnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 22:13
Makassar City
Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Bahas Penanganan Pohon
Keberadaan pohon eksisting menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani dalam proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin, Kota Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 00:52
News
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Upaya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong transformasi digitalisasi layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan transaksi keuangan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 24 Sep 2026 23:02
News
Petani Rumput Laut Sulsel Didorong Naik Kelas Lewat Platform e-Seaweed
Melalui platform e-Seaweed, aktivitas budidaya, transaksi hingga data petani dicatat secara digital sehingga dapat menjadi rekam jejak usaha yang lebih kredibel bagi lembaga keuangan.
Kamis, 24 Sep 2026 20:06
Sulsel
SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kamis, 24 Sep 2026 06:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan