626 Calon Jemaah Haji Maros Dilepas di Lapangan Pallantikang

Sabtu, 18 Apr 2026 20:38
626 Calon Jemaah Haji Maros Dilepas di Lapangan Pallantikang
Sebanyak 626 calon jemaah haji asal Kabupaten Maros resmi dilepas oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, di Lapangan Pallantikang, Sabtu malam (18/4/2026). Foto: Najmi S Limonu
Comment
Share
MAROS - Sebanyak 626 calon jemaah haji asal Kabupaten Maros resmi dilepas oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, di Lapangan Pallantikang, Sabtu malam (18/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maros AS Chaidir Syam, mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah selama menjalankan ibadah haji.

Dia mengatakan, tahun ini, jumlah calon jemaah haji mengalami kenaikan jumlah. "Alhamdulillah, hari ini kita melepas jemaah haji Kabupaten Maros sebanyak 626 orang. Ini peningkatan yang hampir 100 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya kepada awak media, saat ditemui di sela-sela pelepasan calon jemaah haji di lapangan Pallangtikang.

Dia menjelaskan, dari total tersebut, terdapat satu kelompok terbang (kloter) penuh sebanyak 387 jemaah yang tergabung dalam kloter 14.

"Sementara sisanya tersebar di sejumlah kloter lain. Totalnya terbagi di sekitar 10 kloter. Untuk kloter penuh itu ada di kloter 14," jelasnya.

Menariknya, mayoritas jemaah haji Maros tahun ini didominasi oleh kelompok lanjut usia (lansia). Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 75 persen jemaah merupakan lansia.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia).

"Untuk lansia, memang sudah ada mitigasi awal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Maros. Semua jemaah lansia mendapatkan perhatian khusus, baik dari sisi kesehatan maupun pendampingan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah," ujarnya.

Dia menambahkan, para jemaah akan diberangkatkan secara bertahap sesuai dengan kelompok terbang (kloter) yang telah ditetapkan.

Jadwal keberangkatan juga telah disusun dengan mempertimbangkan kesiapan jemaah dan teknis penerbangan.

Selain itu, Ahmad Ihyadin mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kebersihan dan ketertiban, baik di asrama haji maupun selama berada di Tanah Suci.

Dia juga mengingatkan agar jemaah tidak membawa barang berlebihan dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

"Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengimbau seluruh jemaah untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Ini bagian dari mencerminkan akhlak yang baik selama berhaji," tambahnya.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru