Hasil Reses DPRD Makassar: Warga Minta Benahi Drainase, Jalan, dan Sekolah
Selasa, 21 Apr 2026 06:08
Suasana Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Kedua terkait penyampaian hasil reses di Ruang Sipakatau, Lantai 2 Kantor Balai Kota Makassar, Senin (20/4). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan Kedua terkait penyampaian hasil reses tahun sidang 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sipakatau, Lantai 2 Kantor Balai Kota Makassar, Senin (20/4/2026).
Juru Bicara Dapil I, dr. Fahrizal Arrahman Husain, memaparkan sejumlah aspirasi warga yang dinilai krusial. Aspirasi tersebut mencakup perbaikan infrastruktur jalan, pengadaan lampu jalan dan lorong, pemasangan CCTV, perbaikan drainase, penyediaan air bersih, hingga persoalan persampahan.
"Kami harapkan Pemerintah Kota Makassar agar memberikan hasil kerja berkualitas dan lebih meningkatkan produktivitas dalam memberikan kepuasan kepada masyarakat terkait aspirasi dan permasalahan yang dikeluhkan warga Dapil Makassar I," paparnya.
Ia menekankan pentingnya perhatian serius dari Pemerintah Kota Makassar terhadap seluruh hasil reses. Menurutnya, setiap aspirasi perlu dianalisis secara mendalam agar dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan yang efektif.
"Usulan-usulan ini agar menjadi prioritas Pemerintah Kota Makassar untuk fokus terhadap hal-hal yang perlu ditindaklanjuti ataupun mendesak dan lebih perhatian terhadap hal-hal yang sampai saat ini belum terealisasi," tambahnya.
Sementara itu, Juru Bicara Dapil V, Andi Tenri Uji Idris, menyerahkan laporan hasil reses yang mencakup berbagai persoalan dari tiga kecamatan di wilayahnya.
"Meminta kepada Pemerintah Kota Makassar untuk memperhatikan warga Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, untuk diadakannya pasar tradisional untuk warga sekitar Barombong dan sekitarnya," terangnya.
Ia juga meminta penertiban izin usaha kafe, khususnya yang berada di kawasan permukiman, agar tidak mengganggu kenyamanan warga.
Selain itu, ia menyoroti kebutuhan fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah.
"Pemkot Makassar memberikan atau menambah fasilitas pendidikan terkhusus di wilayah-wilayah yang masih kurang fasilitas pendidikan, seperti di Kecamatan Mariso dan Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate. Seperti, lantor Lurah Bontoduri untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat karena selama ini kantor Lurah Bontoduri sering berpindah-pindah," pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
"Lewat forum yang terhormat ini, kita yakini bahwa hasil reses merupakan pijakan strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih responsif dan inklusif bagi seluruh warga Kota Makassar," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa reses memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.
"Reses merupakan sarana strategis bagi anggota DPRD untuk menjaring aspirasi dan memperkuat fungsi representasi. Apa yang disampaikan masyarakat tentu menjadi bahan penting dalam perumusan kebijakan pembangunan," tambahnya.
Munafri menyatakan bahwa hasil reses akan menjadi salah satu rujukan utama dalam penyusunan program pemerintah daerah.
"Kami Pemerintah Kota, berkomitmen untuk mengkaji dan menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan, dengan tetap mempertimbangkan aspek prioritas dan kapasitas fiskal daerah," tegasnya.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah menjadikan hasil reses sebagai acuan dalam menyusun program kerja, sekaligus memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif.
"Sinergi, komunikasi, dan koordinasi yang telah terbangun dengan baik harus terus kita perkuat demi kemajuan Kota Makassar," imbuhnya.
Munafri turut mengapresiasi pelaksanaan reses DPRD yang dinilai berjalan dengan baik.
"Hasil Reses akan kami tindak. Lanjuti, karena dapat memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar," tutupnya.
Juru Bicara Dapil I, dr. Fahrizal Arrahman Husain, memaparkan sejumlah aspirasi warga yang dinilai krusial. Aspirasi tersebut mencakup perbaikan infrastruktur jalan, pengadaan lampu jalan dan lorong, pemasangan CCTV, perbaikan drainase, penyediaan air bersih, hingga persoalan persampahan.
"Kami harapkan Pemerintah Kota Makassar agar memberikan hasil kerja berkualitas dan lebih meningkatkan produktivitas dalam memberikan kepuasan kepada masyarakat terkait aspirasi dan permasalahan yang dikeluhkan warga Dapil Makassar I," paparnya.
Ia menekankan pentingnya perhatian serius dari Pemerintah Kota Makassar terhadap seluruh hasil reses. Menurutnya, setiap aspirasi perlu dianalisis secara mendalam agar dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan yang efektif.
"Usulan-usulan ini agar menjadi prioritas Pemerintah Kota Makassar untuk fokus terhadap hal-hal yang perlu ditindaklanjuti ataupun mendesak dan lebih perhatian terhadap hal-hal yang sampai saat ini belum terealisasi," tambahnya.
Sementara itu, Juru Bicara Dapil V, Andi Tenri Uji Idris, menyerahkan laporan hasil reses yang mencakup berbagai persoalan dari tiga kecamatan di wilayahnya.
"Meminta kepada Pemerintah Kota Makassar untuk memperhatikan warga Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, untuk diadakannya pasar tradisional untuk warga sekitar Barombong dan sekitarnya," terangnya.
Ia juga meminta penertiban izin usaha kafe, khususnya yang berada di kawasan permukiman, agar tidak mengganggu kenyamanan warga.
Selain itu, ia menyoroti kebutuhan fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah.
"Pemkot Makassar memberikan atau menambah fasilitas pendidikan terkhusus di wilayah-wilayah yang masih kurang fasilitas pendidikan, seperti di Kecamatan Mariso dan Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate. Seperti, lantor Lurah Bontoduri untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat karena selama ini kantor Lurah Bontoduri sering berpindah-pindah," pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
"Lewat forum yang terhormat ini, kita yakini bahwa hasil reses merupakan pijakan strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih responsif dan inklusif bagi seluruh warga Kota Makassar," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa reses memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.
"Reses merupakan sarana strategis bagi anggota DPRD untuk menjaring aspirasi dan memperkuat fungsi representasi. Apa yang disampaikan masyarakat tentu menjadi bahan penting dalam perumusan kebijakan pembangunan," tambahnya.
Munafri menyatakan bahwa hasil reses akan menjadi salah satu rujukan utama dalam penyusunan program pemerintah daerah.
"Kami Pemerintah Kota, berkomitmen untuk mengkaji dan menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan, dengan tetap mempertimbangkan aspek prioritas dan kapasitas fiskal daerah," tegasnya.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah menjadikan hasil reses sebagai acuan dalam menyusun program kerja, sekaligus memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif.
"Sinergi, komunikasi, dan koordinasi yang telah terbangun dengan baik harus terus kita perkuat demi kemajuan Kota Makassar," imbuhnya.
Munafri turut mengapresiasi pelaksanaan reses DPRD yang dinilai berjalan dengan baik.
"Hasil Reses akan kami tindak. Lanjuti, karena dapat memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Komisi A DPRD Makassar Siapkan Tiga Langkah Kawal Kelurahan Sadar HAM
Komisi A DPRD Kota Makassar menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengawal program Kelurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selasa, 11 Agu 2026 07:31
Makassar City
Andi Makmur Apresiasi Langkah Pemkot Benahi TPA Tamangapa
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa
Minggu, 09 Agu 2026 06:43
Makassar City
Dua Bidang DPRD Makassar Mulai Pindah ke Gedung Baru di Jalan AP Pettarani
Dua bidang di Sekretariat DPRD Kota Makassar mulai memindahkan aktivitas operasionalnya ke gedung sayap baru DPRD Makassar di Jalan AP Pettarani, Kamis (30/7/2026).
Jum'at, 31 Jul 2026 19:24
News
Legislator DPRD Makassar Desak PT GMTD Tbk Segera Bangun Masjid di Green River View
PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk kembali mendapat sorotan dari DPRD Kota Makassar. Hal tersebut disebabkan karena pihak GMTD sangat lambat menyerahkan fasum dan fasos.
Jum'at, 31 Jul 2026 14:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
4
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
5
Sambut Kemerdekaan RI, SELMA Tebar Promo Diskon hingga 60 Persen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
4
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
5
Sambut Kemerdekaan RI, SELMA Tebar Promo Diskon hingga 60 Persen