Terima Aspirasi Warga, Andi Suharmika Dorong Optimalisasi Alkes RS Daya
Senin, 25 Mei 2026 16:02
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, saat ditemui di Kantor Sementara DPRD Kota Makassar, Jalan Hertasning, Senin (25/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
MAKASSAR - Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, memaparkan sejumlah poin penting hasil serapan aspirasi warga dalam agenda Reses Ketiga Masa Sidang Terakhir.
Berdasarkan temuan di lapangan, persoalan infrastruktur dan optimalisasi layanan kesehatan masih menjadi fokus utama masyarakat, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea.
Ia mengungkapkan bahwa keluhan mengenai infrastruktur yang belum memadai masih mendominasi jalan reses.
"Kemarin ini kita turun reses ke-3, itu hasil temuan kami di lapangan itu hampir kurang lebih hampir masih sama. Kondisi di wilayah Dapil 3 khususnya Kecamatan Biringkanaya-Tamalanrea, banyak yang mempermasalahkan infrastruktur yang sampai hari ini belum terbangun di wilayah yang kami tempati reses," paparnya, Senin (25/5/2026).
Meski demikian, ia meminta masyarakat memahami kondisi finansial daerah yang memiliki keterbatasan jika harus menuntaskan seluruh perbaikan dalam waktu bersamaan.
"Kita memberikan masukan-masukan itu kami input dan kami catat agar nantinya ini menjadi laporan reses kami yang akan kita sampaikan kepada Pemerintah Kota Makassar," lanjut Suharmika.
Mika sapaan karibnya itu menilai keterbatasan anggaran Kota Makassar saat ini menjadi kendala penyelesaian seluruh perbaikan infrastruktur secara tuntas dalam satu tahun anggaran yang sama.
"Dan memang ini butuh step tahapan yang harus kita lakukan agar mungkin dari tahun ke tahun ini mungkin solusi terkait perbaikan infrastruktur ini bisa terselesaikan satu per satu," jelasnya kepada wartawan.
Meski menyoroti masalah infrastruktur, lanjut dia, warga tetap memberikan apresiasi terhadap berbagai program kerja yang telah dijalankan Pemkot Makassar.
"Kami mendapatkan banyak apresiasi terkait kinerja pemerintah kota terkait penanganan kesehatan di Kota Makassar, yang hari ini pemerintah kota sangat care (peduli) masalah sangat peduli terkait permasalahan-permasalahan kesehatan," ucap Mika sapaan karibnya itu.
Di sektor kesehatan, Suharmika menjelaskan bahwa masyarakat Kota Makassar yang tidak mempunyai kartu KIS maupun BPJS tetap bisa mendapatkan pelayanan medis gratis dengan langsung mendatangi Rumah Sakit Daya.
"Karena kita memang sudah bersepakat pada pembahasan kemarin sudah mengalokasikan anggaran untuk biaya kesehatan gratis untuk warga Kota Makassar dengan kategori warga kurang mampu," jelasnya saat ditemui di lantai 2 Kantor Sementara DPRD Kota Makassar (Ex Kantor Perumnas Regional VIl), Jalan Hertasning.
Selain mendapat respons positif dan apresiasi dari masyarakat, program pelayanan juga diharapkan dapat terus ditingkatkan kualitasnya oleh pemerintah kota.
"Mungkin harapan besar juga warga Kota Makassar agar fasilitas-fasilitas kesehatan ini bisa lebih dioptimalkan lagi sehingga tidak perlu lagi Rumah Sakit Daerah Kota Makassar ini, kalau diberikan rujukan karena tidak ada alat dan lain sebagainya," sambungnya.
DPRD Kota Makassar pun mendorong pemerintah kota untuk segera melengkapi seluruh fasilitas alat kesehatan (alkes) di RSUD Daya guna mengoptimalkan pelayanan medis kepada masyarakat.
"Itu mungkin perlu mungkin kita sikapi untuk bagaimana nanti kita sampaikan juga ke Pemerintah Kota Makassar untuk semua alat kesehatan di Rumah Sakit Daya itu sudah lengkap, penyakit-penyakit tertentu ya, jantung apa, iya sudah lengkap," tutup politisi partai Golkar itu.
Berdasarkan temuan di lapangan, persoalan infrastruktur dan optimalisasi layanan kesehatan masih menjadi fokus utama masyarakat, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea.
Ia mengungkapkan bahwa keluhan mengenai infrastruktur yang belum memadai masih mendominasi jalan reses.
"Kemarin ini kita turun reses ke-3, itu hasil temuan kami di lapangan itu hampir kurang lebih hampir masih sama. Kondisi di wilayah Dapil 3 khususnya Kecamatan Biringkanaya-Tamalanrea, banyak yang mempermasalahkan infrastruktur yang sampai hari ini belum terbangun di wilayah yang kami tempati reses," paparnya, Senin (25/5/2026).
Meski demikian, ia meminta masyarakat memahami kondisi finansial daerah yang memiliki keterbatasan jika harus menuntaskan seluruh perbaikan dalam waktu bersamaan.
"Kita memberikan masukan-masukan itu kami input dan kami catat agar nantinya ini menjadi laporan reses kami yang akan kita sampaikan kepada Pemerintah Kota Makassar," lanjut Suharmika.
Mika sapaan karibnya itu menilai keterbatasan anggaran Kota Makassar saat ini menjadi kendala penyelesaian seluruh perbaikan infrastruktur secara tuntas dalam satu tahun anggaran yang sama.
"Dan memang ini butuh step tahapan yang harus kita lakukan agar mungkin dari tahun ke tahun ini mungkin solusi terkait perbaikan infrastruktur ini bisa terselesaikan satu per satu," jelasnya kepada wartawan.
Meski menyoroti masalah infrastruktur, lanjut dia, warga tetap memberikan apresiasi terhadap berbagai program kerja yang telah dijalankan Pemkot Makassar.
"Kami mendapatkan banyak apresiasi terkait kinerja pemerintah kota terkait penanganan kesehatan di Kota Makassar, yang hari ini pemerintah kota sangat care (peduli) masalah sangat peduli terkait permasalahan-permasalahan kesehatan," ucap Mika sapaan karibnya itu.
Di sektor kesehatan, Suharmika menjelaskan bahwa masyarakat Kota Makassar yang tidak mempunyai kartu KIS maupun BPJS tetap bisa mendapatkan pelayanan medis gratis dengan langsung mendatangi Rumah Sakit Daya.
"Karena kita memang sudah bersepakat pada pembahasan kemarin sudah mengalokasikan anggaran untuk biaya kesehatan gratis untuk warga Kota Makassar dengan kategori warga kurang mampu," jelasnya saat ditemui di lantai 2 Kantor Sementara DPRD Kota Makassar (Ex Kantor Perumnas Regional VIl), Jalan Hertasning.
Selain mendapat respons positif dan apresiasi dari masyarakat, program pelayanan juga diharapkan dapat terus ditingkatkan kualitasnya oleh pemerintah kota.
"Mungkin harapan besar juga warga Kota Makassar agar fasilitas-fasilitas kesehatan ini bisa lebih dioptimalkan lagi sehingga tidak perlu lagi Rumah Sakit Daerah Kota Makassar ini, kalau diberikan rujukan karena tidak ada alat dan lain sebagainya," sambungnya.
DPRD Kota Makassar pun mendorong pemerintah kota untuk segera melengkapi seluruh fasilitas alat kesehatan (alkes) di RSUD Daya guna mengoptimalkan pelayanan medis kepada masyarakat.
"Itu mungkin perlu mungkin kita sikapi untuk bagaimana nanti kita sampaikan juga ke Pemerintah Kota Makassar untuk semua alat kesehatan di Rumah Sakit Daya itu sudah lengkap, penyakit-penyakit tertentu ya, jantung apa, iya sudah lengkap," tutup politisi partai Golkar itu.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ada Lurah Sering Nongkrong di Warkop, Legislator Makassar: Perlu Dievaluasi
Pimpinan DPRD Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota Makassar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lurah, menyusul sorotan terhadap pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Minggu, 30 Agu 2026 18:43
Makassar City
Serapan Anggaran Baru 35%, Legislator Makassar Desak Pelaksanaan Program Strategis
DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam monitoring dan evaluasi (monev) triwulan II 2026.
Jum'at, 21 Agu 2026 23:42
Makassar City
DPRD Makassar Soroti Kematian Bayi di RSIA Paramount, Minta Hasil Audit Segera Rampung
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount di Jalan AP Pettarani, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kamis (20/8/2026).
Jum'at, 21 Agu 2026 07:12
Sulsel
Jaga Kebugaran dan Kekompakan, DPRD Makassar Gelar Pertandingan Mini Soccer
DPRD Kota Makassar menghelat kegiatan olahraga bersama dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rabu, 19 Agu 2026 10:06
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
3
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
4
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
5
PT Vale dan Mitra Pulihkan Ekosistem Pesisir Luwu Timur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
3
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
4
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
5
PT Vale dan Mitra Pulihkan Ekosistem Pesisir Luwu Timur