Wali Kota Dorong ASN Muda Makassar Miliki Visi Karier Sejak Awal
Rabu, 03 Jun 2026 17:08
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyerahkan SK pengangkatan kepada salah seorang perwakilan CPNS. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil sumpah dan janji 167 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Rabu (3/6/2026).
Prosesi pengambilan sumpah dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS secara simbolis kepada perwakilan peserta yang resmi menyandang status sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa pengambilan sumpah bukan menjadi akhir dari perjuangan para ASN baru, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengemban tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Ini akan menjadi tonggak dari perjalanan karier kalian ke depannya. Di dalam perjalanan karier ini, memang sangat penting untuk memastikan apa yang menjadi tujuan, apa yang menjadi dasar-dasar kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian sebagai seorang ASN," katanya.
Munafri menekankan bahwa menjadi ASN bukan sekadar memperoleh pekerjaan yang aman dan nyaman. Menurutnya, ASN harus memiliki komitmen kuat untuk melayani masyarakat sekaligus terus meningkatkan kapasitas diri di tengah perubahan yang berlangsung cepat.
"Kalau berpikir menjadi ASN untuk santai-santai, saya pikir bukan di sini tempatnya. Di sini tempatnya orang melakukan berbagai macam kegiatan untuk memastikan bahwa proses yang kita jalankan ini benar-benar punya dampak kepada masyarakat," tegasnya.
Ia juga mengajak para PNS muda untuk mulai merancang perjalanan karier sejak dini. Menurutnya, setiap ASN perlu memiliki visi yang jelas terkait kompetensi dan pencapaian yang ingin diraih di masa depan.
Karena itu, Munafri mendorong para PNS untuk terus mengembangkan kemampuan diri, termasuk mempelajari bahasa asing dan memanfaatkan berbagai peluang pendidikan lanjutan, baik di dalam maupun luar negeri.
Selain peningkatan kompetensi, ia juga menekankan pentingnya inovasi, adaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta penguasaan keterampilan baru untuk menjawab tantangan birokrasi modern.
"Semua punya kesempatan yang sama. Tinggal siapa yang lebih siap, lebih serius, dan lebih fokus. Itulah yang nantinya akan mampu bersaing dan berkembang dalam dunia birokrasi," ujarnya.
Munafri mengingatkan bahwa para pejabat yang saat ini menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Makassar pada waktunya akan memasuki masa pensiun. Karena itu, estafet kepemimpinan birokrasi akan berada di tangan generasi ASN yang baru memulai karier.
"Yang akan menggantikan mereka kalian. Semua dimulai dari posisi paling bawah, lalu berproses, terseleksi, hingga akhirnya akan menghasilkan pola penjenjangan yang teratur dan stabil untuk menempatkan the right man on the right place," katanya.
Di akhir arahannya, Munafri meminta seluruh PNS yang baru diangkat untuk memegang teguh sumpah jabatan yang telah diucapkan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan pengabdian kepada bangsa serta masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam bekerja, yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
"Saya berharap amanah yang diberikan hari ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan menjadi ladang pengabdian yang bernilai ibadah," tutupnya.
Prosesi pengambilan sumpah dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS secara simbolis kepada perwakilan peserta yang resmi menyandang status sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa pengambilan sumpah bukan menjadi akhir dari perjuangan para ASN baru, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengemban tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Ini akan menjadi tonggak dari perjalanan karier kalian ke depannya. Di dalam perjalanan karier ini, memang sangat penting untuk memastikan apa yang menjadi tujuan, apa yang menjadi dasar-dasar kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian sebagai seorang ASN," katanya.
Munafri menekankan bahwa menjadi ASN bukan sekadar memperoleh pekerjaan yang aman dan nyaman. Menurutnya, ASN harus memiliki komitmen kuat untuk melayani masyarakat sekaligus terus meningkatkan kapasitas diri di tengah perubahan yang berlangsung cepat.
"Kalau berpikir menjadi ASN untuk santai-santai, saya pikir bukan di sini tempatnya. Di sini tempatnya orang melakukan berbagai macam kegiatan untuk memastikan bahwa proses yang kita jalankan ini benar-benar punya dampak kepada masyarakat," tegasnya.
Ia juga mengajak para PNS muda untuk mulai merancang perjalanan karier sejak dini. Menurutnya, setiap ASN perlu memiliki visi yang jelas terkait kompetensi dan pencapaian yang ingin diraih di masa depan.
Karena itu, Munafri mendorong para PNS untuk terus mengembangkan kemampuan diri, termasuk mempelajari bahasa asing dan memanfaatkan berbagai peluang pendidikan lanjutan, baik di dalam maupun luar negeri.
Selain peningkatan kompetensi, ia juga menekankan pentingnya inovasi, adaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta penguasaan keterampilan baru untuk menjawab tantangan birokrasi modern.
"Semua punya kesempatan yang sama. Tinggal siapa yang lebih siap, lebih serius, dan lebih fokus. Itulah yang nantinya akan mampu bersaing dan berkembang dalam dunia birokrasi," ujarnya.
Munafri mengingatkan bahwa para pejabat yang saat ini menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Makassar pada waktunya akan memasuki masa pensiun. Karena itu, estafet kepemimpinan birokrasi akan berada di tangan generasi ASN yang baru memulai karier.
"Yang akan menggantikan mereka kalian. Semua dimulai dari posisi paling bawah, lalu berproses, terseleksi, hingga akhirnya akan menghasilkan pola penjenjangan yang teratur dan stabil untuk menempatkan the right man on the right place," katanya.
Di akhir arahannya, Munafri meminta seluruh PNS yang baru diangkat untuk memegang teguh sumpah jabatan yang telah diucapkan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan pengabdian kepada bangsa serta masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman dalam bekerja, yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
"Saya berharap amanah yang diberikan hari ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan menjadi ladang pengabdian yang bernilai ibadah," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Jamin Seleksi Paskibraka 2026 Objektif dan Transparan
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk menjaga profesionalisme dalam proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.
Rabu, 03 Jun 2026 07:05
Makassar City
Wali Kota Makassar Ajak Warga Jadikan Pancasila Pedoman Kehidupan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Tribun Lapangan Karebosi, Senin (1/6/2026).
Senin, 01 Jun 2026 13:53
Makassar City
DPRD Makassar Minta Wali Kota Segera Tetapkan Direksi Definitif PDAM
Tiga fraksi di DPRD Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera menetapkan direksi definitif Perumda Air Minum (PDAM) Makassar.
Senin, 01 Jun 2026 13:28
News
Pemkot Makassar Sabet Penghargaan Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 M
Pemkot Makassar meraih penghargaan Terbaik I Kategori Creative Financing Regional Sulawesi Tahun 2026 pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kemendagri.
Sabtu, 30 Mei 2026 09:46
News
Tarif Parkir MHM 2026 Dipatok Flat, Motor Rp3.000 dan Mobil Rp5.000
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya menyatakan kesiapan mengawal pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026. Sejumlah personel akan disiagakan di titik-titik strategis untuk memastikan pengelolaan parkir berjalan tertib selama acara berlangsung.
Jum'at, 29 Mei 2026 19:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FSIKP UMI dan Balai Bahasa Sulsel Perkuat Kerja Sama Pengembangan Literasi
2
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
3
Pertamina Apresiasi Polda Sulsel Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
4
PNM Dorong Kepedulian Lingkungan dengan Penanaman 29.000 Pohon
5
Pemkab Bantaeng Raih Opini WTP ke-11 Kali Berturut-turut dari BPK RI
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FSIKP UMI dan Balai Bahasa Sulsel Perkuat Kerja Sama Pengembangan Literasi
2
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
3
Pertamina Apresiasi Polda Sulsel Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
4
PNM Dorong Kepedulian Lingkungan dengan Penanaman 29.000 Pohon
5
Pemkab Bantaeng Raih Opini WTP ke-11 Kali Berturut-turut dari BPK RI