Ada Lurah Sering Nongkrong di Warkop, Legislator Makassar: Perlu Dievaluasi
Minggu, 30 Agu 2026 18:43
Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika. Foto: SINDO Makassar/Dok
MAKASSAR - Pimpinan DPRD Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota Makassar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lurah, menyusul sorotan terhadap pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, mengatakan, DPRD sejalan dengan perhatian dan instruksi Wali Kota Makassar terkait kinerja aparatur di tingkat kelurahan.
"Tentunya kita dari DPRD Kota Makassar menyikapi atau penyampaian dari beberapa pekan dari Pak Wali terkait kinerja kelurahan, ini memang betul," ungkapnya.
Menurut Andi Suharmika, lurah harus menjalankan tugas sesuai fungsi dan mengikuti kebijakan Pemerintah Kota Makassar. Ia mendorong terciptanya lingkungan kerja di tingkat kelurahan yang mendukung kebutuhan pelayanan masyarakat.
"Kita juga terus mendorong apa menjadi harapan daripada kebutuhan kota itu, menciptakan suasana di tingkat kelurahan ini semua bekerja mengikuti instruksi daripada pemerintah kota dan menjalankan tugas-tugas sesuai dengan sebagaimana fungsinya," katanya kepada awak media.
Politikus yang akrab disapa Mika itu meminta lurah yang dinilai tidak menjalankan tugas dengan baik segera dievaluasi.
"Tentunya kita meminta evaluasi secara total untuk lurah-lurah yang tidak bekerja dengan baik, apalagi lebih memilih nongkrong dibanding untuk mengurusi kerjanya," ucapnya saat ditemui di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani.
Ia mengatakan evaluasi perlu mencakup kinerja dan kualitas pelayanan di setiap kelurahan.
"Tentunya ini perlu menjadi catatan penting dan kami berharap untuk dilakukan evaluasi secara menyeluruh terkait kinerja, terkait bagaimana pelayanannya di kelurahan dan lain sebagainya," tambahnya.
Menurut Mika, hasil evaluasi dapat menjadi bahan bagi Pemkot Makassar untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik sekaligus mencegah persoalan serupa kembali terjadi.
"Tentunya kan ini menjadi bahan evaluasi. Tentunya evaluasi-evaluasi inilah yang akan menjadi catatan-catatan yang pemerintah kota mungkin dapatkan," jelasnya kepada awak media.
DPRD Makassar juga menyatakan akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap kinerja aparatur kelurahan. DPRD berencana menyampaikan hasil pengawasannya kepada Wali Kota Makassar, termasuk mengenai lurah yang dinilai belum maksimal menjalankan tugas dan fungsi pelayanan.
"Bagi kami DPRD, tentu kita juga melakukan pengawasan juga secara menyeluruh dan akan kami sampaikan juga kepada Bapak Wali Kota Makassar terkait yang mana-mana saja yang menurut pandangan kami di DPRD hari ini yang bekerja tidak maksimal menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lurah terkait pelayanan di masyarakat," sambungnya.
Mika kembali menyoroti laporan mengenai aktivitas sejumlah lurah yang disebut lebih banyak menghabiskan waktu di warung kopi atau mengurus bisnis dibanding menjalankan tugas pelayanan.
"Apa menjadi penyampaian Bapak Wali Kota Makassar kemarin yang ada lebih banyak aktivitasnya di warung kopi dari dan bisnis dibanding kerjanya. Tentu itu yang perlu menjadi catatan penting dan perlu dievaluasi secara menyeluruh," pungkasnya.
Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, mengatakan, DPRD sejalan dengan perhatian dan instruksi Wali Kota Makassar terkait kinerja aparatur di tingkat kelurahan.
"Tentunya kita dari DPRD Kota Makassar menyikapi atau penyampaian dari beberapa pekan dari Pak Wali terkait kinerja kelurahan, ini memang betul," ungkapnya.
Menurut Andi Suharmika, lurah harus menjalankan tugas sesuai fungsi dan mengikuti kebijakan Pemerintah Kota Makassar. Ia mendorong terciptanya lingkungan kerja di tingkat kelurahan yang mendukung kebutuhan pelayanan masyarakat.
"Kita juga terus mendorong apa menjadi harapan daripada kebutuhan kota itu, menciptakan suasana di tingkat kelurahan ini semua bekerja mengikuti instruksi daripada pemerintah kota dan menjalankan tugas-tugas sesuai dengan sebagaimana fungsinya," katanya kepada awak media.
Politikus yang akrab disapa Mika itu meminta lurah yang dinilai tidak menjalankan tugas dengan baik segera dievaluasi.
"Tentunya kita meminta evaluasi secara total untuk lurah-lurah yang tidak bekerja dengan baik, apalagi lebih memilih nongkrong dibanding untuk mengurusi kerjanya," ucapnya saat ditemui di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani.
Ia mengatakan evaluasi perlu mencakup kinerja dan kualitas pelayanan di setiap kelurahan.
"Tentunya ini perlu menjadi catatan penting dan kami berharap untuk dilakukan evaluasi secara menyeluruh terkait kinerja, terkait bagaimana pelayanannya di kelurahan dan lain sebagainya," tambahnya.
Menurut Mika, hasil evaluasi dapat menjadi bahan bagi Pemkot Makassar untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik sekaligus mencegah persoalan serupa kembali terjadi.
"Tentunya kan ini menjadi bahan evaluasi. Tentunya evaluasi-evaluasi inilah yang akan menjadi catatan-catatan yang pemerintah kota mungkin dapatkan," jelasnya kepada awak media.
DPRD Makassar juga menyatakan akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap kinerja aparatur kelurahan. DPRD berencana menyampaikan hasil pengawasannya kepada Wali Kota Makassar, termasuk mengenai lurah yang dinilai belum maksimal menjalankan tugas dan fungsi pelayanan.
"Bagi kami DPRD, tentu kita juga melakukan pengawasan juga secara menyeluruh dan akan kami sampaikan juga kepada Bapak Wali Kota Makassar terkait yang mana-mana saja yang menurut pandangan kami di DPRD hari ini yang bekerja tidak maksimal menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lurah terkait pelayanan di masyarakat," sambungnya.
Mika kembali menyoroti laporan mengenai aktivitas sejumlah lurah yang disebut lebih banyak menghabiskan waktu di warung kopi atau mengurus bisnis dibanding menjalankan tugas pelayanan.
"Apa menjadi penyampaian Bapak Wali Kota Makassar kemarin yang ada lebih banyak aktivitasnya di warung kopi dari dan bisnis dibanding kerjanya. Tentu itu yang perlu menjadi catatan penting dan perlu dievaluasi secara menyeluruh," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkot Makassar Percepat Penyerahan PSU Perumahan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mempercepat penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan untuk menghindari kerugian jangka panjang yang dapat dirasakan masyarakat.
Selasa, 08 Sep 2026 18:48
Makassar City
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mendukung langkah Pemkot Makassar dengan memastikan penyaluran LPG 3 kg kepada pangkalan berjalan sesuai ketentuan.
Selasa, 08 Sep 2026 16:27
News
Bukit Baruga Kembangkan Urban Farming Terintegrasi, Berpotensi Jadi Percontohan di Makassar
Pengembangan urban farming di kawasan Bukit Baruga, Makassar berpeluang dikembangkan sebagai percontohan pertanian perkotaan yang terintegrasi dengan pengelolaan lingkungan.
Selasa, 08 Sep 2026 16:09
News
Warga Karuwisi Apresiasi Mobil Pickup PDAM, Bisa Jangkau Lorong Sempit
Warga Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, mengapresiasi langkah Perumda Air Minum Kota Makassar menghadirkan mobil pickup yang dilengkapi tandon air untuk mendukung penyaluran bantuan air bersih.
Selasa, 08 Sep 2026 15:31
News
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
Pemerintah Kota (Penkot) Makassar mulai mencari lahan baru untuk mengantisipasi keterbatasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah kota.
Selasa, 08 Sep 2026 08:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros