PNM dan Unilever Luncurkan Bu Karsa di Makassar, Edukasi Masyarakat Jalankan PHBS
Jum'at, 08 Sep 2023 23:23
Peluncuran program Bu Karsa kolaborasi PNM dan Unilever di Taman Pakui Sayang, Kota Makassar, Jumat (8/9/2023). Foto: Istimewa
MAKASSAR - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berkolaborasi Unilever Indonesia meluncurkan program Ibu Sehat Keluarga Sejahtera (Bu Karsa) di Taman Pakui Sayang, Kota Makassar, Jumat (8/9/2023).
Melalui program Bu Karsa, nasabah PNM Mekaar diberikan edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tahun ini, program Bu Karsa secara serentak dilaksanakan di 12 Kota/Kabupaten di 6 provinsi.
Bagi PNM, inisiatif ini merupakan bentuk pemberian modal intelektual kepada nasabah binaan. Setidaknya, ada tiga modal utama yang diberikan kepada pelaku usaha ultramikro, yaitu finansial, intelektual dan sosial.
Bagi Unilever, program ini merupakan salah satu perwujudan komitmen perusahaan untuk sama-sama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menjelaskan, nasabah PNM Mekaar seluruhnya merupakan perempuan prasejahtera yang bereperan besar dalam mengurus keluarga sekaligus membantu ekonomi. Sehingga pendampingan untuk mencerdaskan mereka perlu terus dioptimalkan.
“Ibu-ibu ini yang paling berperan untuk mengatur hal-hal dasar di dalam keluarga mulai dari kebersihan, kesehatan, sampai nutrisi dari makanan. Untuk itu, edukasi ini akan kita maksimalkan agar mudah diterapkan,” papar Arief.
Selain edukasi, pihak PNM juga berharap keberlanjutan program dapat menjadi kebiasaan sehari-hari nasabah.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Nurdiana Darus mengamini hal tersebut. Menurutnya, peran perempuan terutama ibu sangat penting meningkatkan kesadaran anggota keluarga untuk menerapkan PHBS.
Melalui program Bu Karsa, 600.000 nasabah PNM Mekaar bisa mulai menerapkannya secara mudah melalui materi sosialisasi yang disampaikan saat Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).
“Program Bu Karsa ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Unilever Indonesia dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat” tegas Nurdiana.
Sebagai informasi, pada 2021 dan 2022, program ini sudah menjangkau lebih dari 1 juta perempuan yang nasabah PNM Mekaar. Program ini dikemas dalam 4 pesan edukasi utama yaitu pencegahan penyakit menular, kebersihan diri, keluarga dandan lingkungan, pemilahan dan pengolahan sampah, dan isi piringku sesuai panduan resep Nutrimenu.
“Program ini juga bentuk konsen PNM dalam tiga pilar pembangunan yakni ekonomi, sosial dan lingkungan yang menjadi isu pembangunan global dalam membantu mencapai 17 indikator pada tujuan pembangunan berkelanjutan/sustainable Development Goals (SDGs),” tutup Arief.
Melalui program Bu Karsa, nasabah PNM Mekaar diberikan edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tahun ini, program Bu Karsa secara serentak dilaksanakan di 12 Kota/Kabupaten di 6 provinsi.
Bagi PNM, inisiatif ini merupakan bentuk pemberian modal intelektual kepada nasabah binaan. Setidaknya, ada tiga modal utama yang diberikan kepada pelaku usaha ultramikro, yaitu finansial, intelektual dan sosial.
Bagi Unilever, program ini merupakan salah satu perwujudan komitmen perusahaan untuk sama-sama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menjelaskan, nasabah PNM Mekaar seluruhnya merupakan perempuan prasejahtera yang bereperan besar dalam mengurus keluarga sekaligus membantu ekonomi. Sehingga pendampingan untuk mencerdaskan mereka perlu terus dioptimalkan.
“Ibu-ibu ini yang paling berperan untuk mengatur hal-hal dasar di dalam keluarga mulai dari kebersihan, kesehatan, sampai nutrisi dari makanan. Untuk itu, edukasi ini akan kita maksimalkan agar mudah diterapkan,” papar Arief.
Selain edukasi, pihak PNM juga berharap keberlanjutan program dapat menjadi kebiasaan sehari-hari nasabah.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Nurdiana Darus mengamini hal tersebut. Menurutnya, peran perempuan terutama ibu sangat penting meningkatkan kesadaran anggota keluarga untuk menerapkan PHBS.
Melalui program Bu Karsa, 600.000 nasabah PNM Mekaar bisa mulai menerapkannya secara mudah melalui materi sosialisasi yang disampaikan saat Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).
“Program Bu Karsa ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Unilever Indonesia dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat” tegas Nurdiana.
Sebagai informasi, pada 2021 dan 2022, program ini sudah menjangkau lebih dari 1 juta perempuan yang nasabah PNM Mekaar. Program ini dikemas dalam 4 pesan edukasi utama yaitu pencegahan penyakit menular, kebersihan diri, keluarga dandan lingkungan, pemilahan dan pengolahan sampah, dan isi piringku sesuai panduan resep Nutrimenu.
“Program ini juga bentuk konsen PNM dalam tiga pilar pembangunan yakni ekonomi, sosial dan lingkungan yang menjadi isu pembangunan global dalam membantu mencapai 17 indikator pada tujuan pembangunan berkelanjutan/sustainable Development Goals (SDGs),” tutup Arief.
(MAN)
Berita Terkait
News
PNM Dorong Kepedulian Lingkungan dengan Penanaman 29.000 Pohon
Pohon berperan menjaga keseimbangan lingkungan, mulai dari menahan erosi tanah, membantu memperbaiki kualitas udara, hingga menjadi peneduh bagi masyarakat.
Selasa, 02 Jun 2026 19:09
News
PNM Serentak Potong Sapi Kurban di 18 Cabang, Warga Makassar Ikut Rasakan Manfaatnya
Iduladha menjadi momentum untuk kembali memaknai arti keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.
Jum'at, 29 Mei 2026 11:10
News
RE3 FOR-E PNM Hadirkan Manfaat Ganda bagi Lingkungan dan Nasabah
Kesadaran terhadap lingkungan kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam cara masyarakat memandang pakaian yang tidak lagi digunakan.
Senin, 25 Mei 2026 17:12
News
PNM Edukasi 2.700 Siswa SMK se-Indonesia tentang Kewirausahaan dan Dunia Kerja
Siswa/i SMK memiliki posisi yang unik dalam dunia pendidikan. Mereka dipersiapkan untuk lebih cepat mengenal dunia kerja, beradaptasi dengan industri, hingga memiliki keterampilan yang aplikatif.
Minggu, 24 Mei 2026 10:01
Sulsel
Perkuat Pemberdayaan Perempuan, Nasabah PNM Mekaar Dibekali Literasi Keuangan dan Digital
Upaya mendorong pemberdayaan usaha ultra mikro terus dilakukan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Termasuk ke daerah penyangga perkotaan, khususnya di Kabupaten Gowa.
Senin, 12 Jan 2026 19:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026 ke Tingkat Sulsel
2
PAN Maros Ditarget Raih 24 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
3
Maros Bidik Lima Besar Porprov, Jumlah Cabor Lolos Meningkat Jadi 34
4
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
5
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026 ke Tingkat Sulsel
2
PAN Maros Ditarget Raih 24 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
3
Maros Bidik Lima Besar Porprov, Jumlah Cabor Lolos Meningkat Jadi 34
4
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
5
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat