Peresmian Kantor, Konsulat Kroasia di Makassar Mulai Buka Penjajakan Kerjasama
Jum'at, 07 Jun 2024 23:34
Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar, Munafri Arifuddin menggelar acara simbolis peresmian kantor perwakilannya di Hotel Novotel pada Jumat (07/06) malam. Foto: Muhaimin
MAKASSAR - Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar, Munafri Arifuddin menggelar acara simbolis peresmian kantor perwakilannya di Hotel Novotel pada Jumat (07/06/2024) malam.
Acara ini dihadiri Duta Besar (Dubes) Kroasia untuk Indonesia Nebosja Koharovic, Direktur Jenderal (Dirjen) Politik Kementerian Luar Negeri dan Eropa Republik Kroasia Petar Mihatov, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari dan undangan lainnya.
Munafri mengatakan kantornya sementara proses pembuatan yang akan disiapkan di Menara Bosowa. Terpenting saat ini, pihaknya sudah resmi menjadi perwakilan Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar.
"Sehingga ketika ada hubungan yang menyangkut bisnis, bilateral, pertukaran pelajar dan sebagainya, maka kita akan fasilitasi dengan lembaga, perusahaan yang ada di Kroasia," kata Munafri saat ditemui usai acara.
Appi sapaannya menuturkan, selama seharian ini pihaknya langsung melakukan penjajakan. Mulai dari bertemu Pj Gubernur Prof Zudan, Walikota yang diwakili Pj Sekda Firman Pagarra, hingga ke Universitas Hasanuddin (Unhas).
"Sehingga dari pertemuan-pertemuan ini, kita sudah bisa mulai satu atau dua hal yang bisa kita lakukan. Kalau dari Unhas ya, namanya pertukaran mahasiswa mereka sangat mau, dari gubernur ingin membuka jalur bisnis, dari walikota juga begitu," ujarnya.
"Kita akan membuat sister city Makassar dengan kota di sana. Mungkin sektor pariwisata, karena mereka kan incomenya dari pariwisata. Bayangkan penduduknya cuma 4 juta, tapi punya wisatawan lebih 20 juta setiap tahun, besar sekali," sambungnya.
Sementara itu, Nebosja Koharovic mengungkapkan pihaknya sedang konsentrasi untuk menciptakan sister city. Serta membangun kapastias manusia dengan manusia, untuk sama-sama mengembangkan sumber dayanya.
"Mereka melirik kerjasama dagang melalui port to port. Karena dulu beberapa tahun lalu sempat ada di Surabaya langsung direct port ke sana, dan kita akan lakukan penjajakan lagi," ungkapnya.
Nebosja Koharovic menjelaskan alasannya memilih Makassar menempatkan Konsul Kehormatan Republik Kroasia. Salah satu alasannya karena kota ini merupakan salah satu kota terbesar dan menjadi pintu gerbang Indonesia bagian Timur.
"Infrastktur yang ada di sini lebih baik dibanding daerah di Indonesia bagian Timur lainnya, sehingga ini akan memudahkan jika ada Kerjasama yang ada," ungkapnya.
"Kedua Makassar adalah daerah yang punya pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi. Kita sudah lihat sehingga dari Makassar ini (pihak yang mau bekerjasama) bisa datang ke Makassar untuk bisa berhubungan dengan kroasia," kuncinya.
Acara ini dihadiri Duta Besar (Dubes) Kroasia untuk Indonesia Nebosja Koharovic, Direktur Jenderal (Dirjen) Politik Kementerian Luar Negeri dan Eropa Republik Kroasia Petar Mihatov, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari dan undangan lainnya.
Munafri mengatakan kantornya sementara proses pembuatan yang akan disiapkan di Menara Bosowa. Terpenting saat ini, pihaknya sudah resmi menjadi perwakilan Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar.
"Sehingga ketika ada hubungan yang menyangkut bisnis, bilateral, pertukaran pelajar dan sebagainya, maka kita akan fasilitasi dengan lembaga, perusahaan yang ada di Kroasia," kata Munafri saat ditemui usai acara.
Appi sapaannya menuturkan, selama seharian ini pihaknya langsung melakukan penjajakan. Mulai dari bertemu Pj Gubernur Prof Zudan, Walikota yang diwakili Pj Sekda Firman Pagarra, hingga ke Universitas Hasanuddin (Unhas).
"Sehingga dari pertemuan-pertemuan ini, kita sudah bisa mulai satu atau dua hal yang bisa kita lakukan. Kalau dari Unhas ya, namanya pertukaran mahasiswa mereka sangat mau, dari gubernur ingin membuka jalur bisnis, dari walikota juga begitu," ujarnya.
"Kita akan membuat sister city Makassar dengan kota di sana. Mungkin sektor pariwisata, karena mereka kan incomenya dari pariwisata. Bayangkan penduduknya cuma 4 juta, tapi punya wisatawan lebih 20 juta setiap tahun, besar sekali," sambungnya.
Sementara itu, Nebosja Koharovic mengungkapkan pihaknya sedang konsentrasi untuk menciptakan sister city. Serta membangun kapastias manusia dengan manusia, untuk sama-sama mengembangkan sumber dayanya.
"Mereka melirik kerjasama dagang melalui port to port. Karena dulu beberapa tahun lalu sempat ada di Surabaya langsung direct port ke sana, dan kita akan lakukan penjajakan lagi," ungkapnya.
Nebosja Koharovic menjelaskan alasannya memilih Makassar menempatkan Konsul Kehormatan Republik Kroasia. Salah satu alasannya karena kota ini merupakan salah satu kota terbesar dan menjadi pintu gerbang Indonesia bagian Timur.
"Infrastktur yang ada di sini lebih baik dibanding daerah di Indonesia bagian Timur lainnya, sehingga ini akan memudahkan jika ada Kerjasama yang ada," ungkapnya.
"Kedua Makassar adalah daerah yang punya pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi. Kita sudah lihat sehingga dari Makassar ini (pihak yang mau bekerjasama) bisa datang ke Makassar untuk bisa berhubungan dengan kroasia," kuncinya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Di Forum City to City Learning, Wali Kota Appi Bagikan Strategi Tangani Krisis Sampah
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan strategi komprehensif Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam mengatasi persoalan persampahan pada kegiatan City-to-City Learning and Innovation Lab: Waste Management Practices.
Rabu, 29 Jul 2026 09:22
Makassar City
Wali Kota Siapkan Sanksi dan Penghargaan bagi OPD Berdasarkan Serapan Anggaran
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya percepatan eksekusi anggaran pada awal tahun untuk menghindari keterlambatan program yang kerap berulang.
Sabtu, 25 Jul 2026 22:14
Makassar City
Wali Kota Dorong ASN Muda Makassar Miliki Visi Karier Sejak Awal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil sumpah dan janji 167 PNS formasi tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sipakatau, pagi tadi.
Rabu, 03 Jun 2026 17:08
Makassar City
Wali Kota Munafri Tinjau Kebersihan Kota Sambil Bersepeda
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau kebersihan lingkungan di tiga kecamatan, Jumat (17/4/2026).
Jum'at, 17 Apr 2026 21:34
Makassar City
Tak Mau Beli Randis Baru, Wali Kota Makassar Pilih Pakai Mobil Bekas
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak akan mengadakan kendaraan operasional maupun mobil dinas baru untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 2026.
Rabu, 15 Apr 2026 18:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
2
16 Atlet Bulutangkis Peraih Super Tiket Lanjutkan Asa ke Tahap Karantina
3
Lantik BPC Perhumas Makassar, Glory Oyong Tekankan Komunikasi Proaktif dan Empati Krisis
4
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
5
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
2
16 Atlet Bulutangkis Peraih Super Tiket Lanjutkan Asa ke Tahap Karantina
3
Lantik BPC Perhumas Makassar, Glory Oyong Tekankan Komunikasi Proaktif dan Empati Krisis
4
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
5
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi