Prabowo Subianto Komitmen Lanjutkan Pembangunan IKN
Senin, 12 Agu 2024 12:55
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan Ibu Kota Nusantara. Foto: Setkab
KALIMANTAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Senin, (12/08/2024).
Mengawali kegiatan keduanya berjalan bersama-sama melihat sejumlah infrastruktur yang sedang dibangun dan berhenti sejenak di area Grande, untuk mendapatkan gambaran lebih jelas tentang perkembangan proyek tersebut.
Dari area tersebut, keduanya tampak meninjau pembangunan Istana Negara, area sumbu kebangsaan, hingga gedung sejumlah kementerian koordinator. Presiden Jokowi pun memberikan tanggapan positif mengenai progres pembangunan IKN dan menyatakan bahwa proyek tersebut berjalan sesuai dengan harapan.
“Ya udara sejuk, udara bersih sesuai yang kita impikan bahwa kita ingin sebuah ibu kota yang green, baik energinya, baik kendaraan listriknya, baik lingkungannya, udaranya, semuanya, sudah bagus,” ujarnya dalam keterangannya usai peninjauan.
Senada, Menhan Prabowo juga merasakan hal serupa. Prabowo menyebut suasana di IKN sangat baik dan optimistis pembangunan IKN akan berjalan dengan lancar.
“Saya kira kita semua merasakan ya suasana yang begini baik, baik tadi malam, jadi ya memang pembangunan ini berjalan dan harus terus kalau bisa kita percepat ya kalau bisa tapi tentunya nanti pakar-pakar semua dikerahkan, semua kemampuan kita. Kalau saya optimistis saya lihat ya saya kira bagus sekali,” ucap Menhan Prabowo.
Terkait keberlanjutan pembangunan IKN, Menhan Prabowo juga menyatakan bahwa pemerintahannya akan berkomitmen melanjutkan pembangunan IKN. Meski membutuhkan waktu, Prabowo yakin pembangunan IKN akan selesai tepat waktu.
“Kita juga tidak boleh memaksakan tapi kalau saya optimis ya dalam 4-5 tahun saya kira sudah berfungsi dengan sangat baik. Saya bukan ahli teknik, tapi saya lihat potensinya, saya yakin 5-6 tahun akan bagus, selesai,” ungkap Prabowo.
Mengawali kegiatan keduanya berjalan bersama-sama melihat sejumlah infrastruktur yang sedang dibangun dan berhenti sejenak di area Grande, untuk mendapatkan gambaran lebih jelas tentang perkembangan proyek tersebut.
Dari area tersebut, keduanya tampak meninjau pembangunan Istana Negara, area sumbu kebangsaan, hingga gedung sejumlah kementerian koordinator. Presiden Jokowi pun memberikan tanggapan positif mengenai progres pembangunan IKN dan menyatakan bahwa proyek tersebut berjalan sesuai dengan harapan.
“Ya udara sejuk, udara bersih sesuai yang kita impikan bahwa kita ingin sebuah ibu kota yang green, baik energinya, baik kendaraan listriknya, baik lingkungannya, udaranya, semuanya, sudah bagus,” ujarnya dalam keterangannya usai peninjauan.
Senada, Menhan Prabowo juga merasakan hal serupa. Prabowo menyebut suasana di IKN sangat baik dan optimistis pembangunan IKN akan berjalan dengan lancar.
“Saya kira kita semua merasakan ya suasana yang begini baik, baik tadi malam, jadi ya memang pembangunan ini berjalan dan harus terus kalau bisa kita percepat ya kalau bisa tapi tentunya nanti pakar-pakar semua dikerahkan, semua kemampuan kita. Kalau saya optimistis saya lihat ya saya kira bagus sekali,” ucap Menhan Prabowo.
Terkait keberlanjutan pembangunan IKN, Menhan Prabowo juga menyatakan bahwa pemerintahannya akan berkomitmen melanjutkan pembangunan IKN. Meski membutuhkan waktu, Prabowo yakin pembangunan IKN akan selesai tepat waktu.
“Kita juga tidak boleh memaksakan tapi kalau saya optimis ya dalam 4-5 tahun saya kira sudah berfungsi dengan sangat baik. Saya bukan ahli teknik, tapi saya lihat potensinya, saya yakin 5-6 tahun akan bagus, selesai,” ungkap Prabowo.
(GUS)
Berita Terkait
News
Idrus Marham Nilai Pidato Presiden Prabowo di Hadapan MPR Realistik dan Berbasis Kinerja
Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Idrus Marham menilai pidato Presiden di depan MPR, hari ini 14 Agustus 2026, sangat mengesankan. Pidato Presiden Prabowo realistik, karena berbasis data dan proyektif berbasis kinerja.
Jum'at, 14 Agu 2026 20:04
Ekbis
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
HNSI Sulsel mengapresiasi kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang telah menetapkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) khusus bagi nelayan.
Selasa, 14 Jul 2026 14:23
News
Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
Dr Muhsin Palinrungi resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) periode 2026–2031.
Minggu, 31 Mei 2026 18:51
News
Batas Potongan Platform 8% Dinilai Berisiko bagi Ekosistem Mobilitas Digital
MODANTARA menyoroti rencana pembatasan potongan platform menjadi maksimal 8% yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak luas terhadap keberlanjutan industri.
Minggu, 03 Mei 2026 18:34
Sports
Klub Bola Presiden Prabowo Subianto Garudayaksa FC Promosi ke Liga 1
Garudayaksa FC memastikan tiket promosi otomatis ke Liga 1 setelah menutup fase Grup A Liga 2 Pegadaian Championship 2025–2026 sebagai juara.
Sabtu, 02 Mei 2026 22:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
2
Hyundai Stargazer Cartenz Bawa Fitur Modern untuk Mobilitas Keluarga
3
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
4
Resmikan Showroom Baru, Hyundai Gowa Incar Kenaikan Penjualan Lewat Stargazer
5
Rehabilitasi 364 Hektare Lada Luwu Timur Jalan, Persoalan Pascapanen Belum Tuntas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
2
Hyundai Stargazer Cartenz Bawa Fitur Modern untuk Mobilitas Keluarga
3
Darije Kalezic Tegaskan PSM Siap Hadapi Persita Tangerang di GBH Parepare
4
Resmikan Showroom Baru, Hyundai Gowa Incar Kenaikan Penjualan Lewat Stargazer
5
Rehabilitasi 364 Hektare Lada Luwu Timur Jalan, Persoalan Pascapanen Belum Tuntas