TelkomGroup Tegaskan Komitmen Anti Korupsi Jelang Hakordia 2024
Jum'at, 15 Nov 2024 19:44
Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, bersama jajaran direksi dan Senior Leader TelkomGroup, melaksanakan Deklarasi Komitmen Anti Korupsi. Foto/Dok Telkom
JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), BUMN telekomunikasi digital yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX) dan New York Stock Exchange (NYSE), kembali menegaskan komitmennya untuk menerapkan praktik bisnis yang bersih dan mematuhi peraturan yang berlaku.
Dalam rangka mendukung terwujudnya BUMN yang bebas dari korupsi, Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, bersama jajaran direksi dan Senior Leader TelkomGroup, melaksanakan Deklarasi Komitmen Anti Korupsi dalam Rapat Pimpinan TelkomGroup di Jakarta pada 14 November 2024. Deklarasi ini akan diikuti oleh seluruh anak perusahaan TelkomGroup sebagai bentuk keseriusan dalam mencegah korupsi di lingkungan kerja.
Ririek Adriansyah mengungkapkan Telkom telah mengimplementasikan standar ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan sejak tahun 2020 dan diikuti oleh anak perusahaan. Untuk memastikan praktik bisnis yang sesuai dan bersih, Telkom mulai menerapkan Panduan Pencegahan Korupsi (PANCEK) dari Komisi Pencegahan Korupsi, sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen perusahaan terhadap praktik anti korupsi.
"Deklarasi ini merupakan langkah awal yang serius yang akan disampaikan dan dijalankan oleh seluruh karyawan TelkomGroup, termasuk anak perusahaan,” jelas Ririek.
Deklarasi Komitmen Anti Korupsi ini juga mencerminkan implementasi core values AKHLAK, terutama nilai Amanah, yang bertujuan menciptakan budaya anti korupsi di TelkomGroup. Dalam deklarasi tersebut, manajemen dan karyawan TelkomGroup berkomitmen pada tiga hal utama.
Pertama, menjunjung tinggi integritas dengan berpedoman pada kode etik dan pakta integritas, serta prinsip zero tolerance terhadap korupsi. Kedua, melakukan tindakan preventif terhadap korupsi melalui penilaian dan pengendalian risiko, serta sanksi bagi pelanggar sesuai ketentuan yang berlaku. Ketiga, melakukan evaluasi berkala untuk meningkatkan proses bisnis agar sesuai dengan nilai integritas.
Komitmen ini juga sejalan dengan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) pada pilar Governance, di mana TelkomGroup bertekad untuk mengelola perusahaan secara transparan, akuntabel, dan beretika. Dengan prinsip tata kelola yang baik ini, Telkom berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang amanah dan berkelanjutan, serta mendukung pertumbuhan perusahaan yang sehat dan berdampak positif bagi semua pemangku kepentingan.
“Semoga dengan Komitmen Anti Korupsi ini, tekad kita semakin kuat untuk menjadikan Telkom sebagai BUMN yang bebas korupsi dan menciptakan budaya anti korupsi sebagai pondasi kemajuan perusahaan,” tutup Ririek.
Deklarasi ini juga menjadi bagian dari dukungan TelkomGroup menjelang peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang akan diperingati setiap 9 Desember.
Dalam rangka mendukung terwujudnya BUMN yang bebas dari korupsi, Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, bersama jajaran direksi dan Senior Leader TelkomGroup, melaksanakan Deklarasi Komitmen Anti Korupsi dalam Rapat Pimpinan TelkomGroup di Jakarta pada 14 November 2024. Deklarasi ini akan diikuti oleh seluruh anak perusahaan TelkomGroup sebagai bentuk keseriusan dalam mencegah korupsi di lingkungan kerja.
Ririek Adriansyah mengungkapkan Telkom telah mengimplementasikan standar ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan sejak tahun 2020 dan diikuti oleh anak perusahaan. Untuk memastikan praktik bisnis yang sesuai dan bersih, Telkom mulai menerapkan Panduan Pencegahan Korupsi (PANCEK) dari Komisi Pencegahan Korupsi, sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen perusahaan terhadap praktik anti korupsi.
"Deklarasi ini merupakan langkah awal yang serius yang akan disampaikan dan dijalankan oleh seluruh karyawan TelkomGroup, termasuk anak perusahaan,” jelas Ririek.
Deklarasi Komitmen Anti Korupsi ini juga mencerminkan implementasi core values AKHLAK, terutama nilai Amanah, yang bertujuan menciptakan budaya anti korupsi di TelkomGroup. Dalam deklarasi tersebut, manajemen dan karyawan TelkomGroup berkomitmen pada tiga hal utama.
Pertama, menjunjung tinggi integritas dengan berpedoman pada kode etik dan pakta integritas, serta prinsip zero tolerance terhadap korupsi. Kedua, melakukan tindakan preventif terhadap korupsi melalui penilaian dan pengendalian risiko, serta sanksi bagi pelanggar sesuai ketentuan yang berlaku. Ketiga, melakukan evaluasi berkala untuk meningkatkan proses bisnis agar sesuai dengan nilai integritas.
Komitmen ini juga sejalan dengan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) pada pilar Governance, di mana TelkomGroup bertekad untuk mengelola perusahaan secara transparan, akuntabel, dan beretika. Dengan prinsip tata kelola yang baik ini, Telkom berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang amanah dan berkelanjutan, serta mendukung pertumbuhan perusahaan yang sehat dan berdampak positif bagi semua pemangku kepentingan.
“Semoga dengan Komitmen Anti Korupsi ini, tekad kita semakin kuat untuk menjadikan Telkom sebagai BUMN yang bebas korupsi dan menciptakan budaya anti korupsi sebagai pondasi kemajuan perusahaan,” tutup Ririek.
Deklarasi ini juga menjadi bagian dari dukungan TelkomGroup menjelang peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang akan diperingati setiap 9 Desember.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Telkom Bukukan Pendapatan Rp146,7 Triliun, Perkuat Fondasi Bisnis Digital
Sepanjang 2025, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp146,7 triliun. Dari angka tersebut, perseroan mencatat net income Rp17,8 triliun.
Selasa, 12 Mei 2026 12:01
News
Community Gateway Wamena Hadir, TelkomGroup Dorong Akses Digital Papua Pegunungan
Community Gateway Wamena berfungsi sebagai pusat distribusi utama konektivitas satelit di wilayah Papua Pegunungan.
Senin, 11 Mei 2026 17:12
News
TelkomGroup Buka Koridor Digital Baru Indonesia–Papua Nugini Lewat Kabel Laut Pukpuk
Peresmian proyek kabel laut menjadi langkah penting dalam pengembangan infrastruktur digital di kawasan timur Indonesia sekaligus mempererat kerja sama Indonesia dan Papua Nugini di sektor telekomunikasi lintas negara.
Sabtu, 09 Mei 2026 12:53
Ekbis
Kartini BISA Fest: Langkah Nyata Telkom Perkuat UMKM Perempuan di Era Digital
Melalui gelaran Kartini BISA Fest, perusahaan menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM perempuan.
Kamis, 30 Apr 2026 18:31
News
TelkomGroup Dukung Menkomdigi Wujudkan Ruang Digital Aman bagi Generasi Muda
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya literasi digital, etika teknologi, serta sinergi lintas sektor untuk mendukung implementasi PP TUNAS.
Selasa, 28 Apr 2026 19:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
4
Athirah Sport League Jadi Ajang Sportivitas dan Kebersamaan Siswa
5
Rayakan HUT ke-40, MRM Perkuat Posisi di Industri Otomotif Indonesia Timur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Anggaran Makan Minum Reses DPRD Wajo Tahun 2023 Bakal Diselidiki Polisi
4
Athirah Sport League Jadi Ajang Sportivitas dan Kebersamaan Siswa
5
Rayakan HUT ke-40, MRM Perkuat Posisi di Industri Otomotif Indonesia Timur