Community Gateway Wamena Hadir, TelkomGroup Dorong Akses Digital Papua Pegunungan
Senin, 11 Mei 2026 17:12
Telkom bersama Telkomsat kini menghadirkan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Foto/Istimewa
JAYAWIJAYA - Pemerataan akses digital di kawasan timur Indonesia terus diperkuat. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) kini menghadirkan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Infrastruktur ini menjadi langkah strategis TelkomGroup untuk memperkuat konektivitas di wilayah dengan tantangan geografis yang tinggi sekaligus mendukung ketahanan jaringan nasional melalui teknologi satelit.
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan pada Jumat (8/5) oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo, didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini serta Plt. CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Acara ini juga disaksikan Direktur Wholesale and International Service Budi Satria Dharma Purba.
Adapun sejumlah pejabat lain mengikuti secara virtual dari Wamena, di antaranya Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr. Velix Wanggai, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, dan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan Community Gateway di Wamena merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk menghadirkan infrastruktur digital yang inklusif hingga wilayah paling timur Indonesia.
“Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis, mengubah wilayah untuk siap tumbuh dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional. Kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menguatkan fondasi masa depan Indonesia yang benar-benar terhubung, dari Sabang sampai Merauke. Tugas berikutnya adalah memastikan infrastruktur ini benar-benar hidup dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, terutama di wilayah Papua Pegunungan,” jelasnya.
Community Gateway Wamena berfungsi sebagai pusat distribusi utama konektivitas satelit di wilayah Papua Pegunungan. Kehadirannya menjadi solusi atas keterbatasan jaringan terestrial dengan menghadirkan kapasitas layanan yang lebih besar dan kualitas konektivitas yang lebih baik. Infrastruktur ini juga diharapkan menjadi fondasi penting bagi pengembangan ekonomi digital dan layanan publik di kawasan tersebut.
Fasilitas di Wamena merupakan Community Gateway kedua yang dibangun TelkomGroup melalui Telkomsat setelah sebelumnya menghadirkan infrastruktur serupa di Merauke. Namun, keduanya memiliki fungsi berbeda. Community Gateway Merauke difungsikan sebagai backup link guna menjaga layanan tetap berjalan saat terjadi gangguan jaringan terestrial.
Sementara itu, Community Gateway Wamena hadir sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di Papua Pegunungan. Pendekatan ini menunjukkan langkah TelkomGroup yang kini tidak hanya fokus pada mitigasi gangguan, tetapi juga pada penguatan kapasitas inti dan peningkatan kualitas layanan digital.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan bahwa Wamena memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan.
“Bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital. Namun di sisi lain, wilayah ini juga menghadapi tantangan besar dalam hal konektivitas, baik karena keterbatasan jaringan terestrial maupun kondisi geografis yang tidak mudah. Menjawab tantangan tersebut, TelkomGroup menghadirkan Community Gateway Wamena sebagai solusi strategis,” ungkap Dian.
Pemanfaatan teknologi satelit dalam proyek ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan, tetapi juga memperkuat ketahanan konektivitas nasional melalui jalur komunikasi yang lebih andal dan adaptif. Sebagai bagian dari peran TelkomGroup sebagai agent of development, penguatan infrastruktur ini diharapkan mampu membuka akses digital yang lebih merata, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempercepat pembangunan wilayah timur Indonesia secara berkelanjutan.
Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai, menilai kehadiran Community Gateway Wamena menjadi tonggak penting pembangunan di kawasan pegunungan Papua. Menurutnya, langkah Telkom dan Telkomsat melalui solusi konektivitas satelit menjadi upaya nyata untuk menghadirkan kemajuan dan membuka masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Papua Pegunungan.
Saat ini kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang sudah tinggi. Melalui Community Gateway Wamena, kapasitas tersebut dapat ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps. Peningkatan ini diharapkan menghadirkan konektivitas yang lebih stabil, latensi yang lebih terkendali, serta mampu mendukung kebutuhan trafik data yang terus meningkat.
Tidak hanya itu, Community Gateway Wamena juga dirancang sebagai open access platform. Artinya, infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh TelkomGroup, tetapi juga operator lain, ISP lokal, hingga berbagai institusi lain guna menciptakan ekosistem konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, TelkomGroup kembali menegaskan perannya sebagai penyedia konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure yang berfokus pada kapasitas, kontrol, keandalan, dan ketahanan jaringan nasional.
“Kami percaya bahwa kehadiran Community Gateway Wamena sebagai main link akan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan komunikasi di wilayah Papua Pegunungan sehingga dapat membuka akses ekonomi digital bagi masyarakat, mendukung layanan publik, pendidikan, dan kesehatan, serta memperkuat fondasi transformasi digital Indonesia secara menyeluruh,” tutup Dian.
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan pada Jumat (8/5) oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo, didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini serta Plt. CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Acara ini juga disaksikan Direktur Wholesale and International Service Budi Satria Dharma Purba.
Adapun sejumlah pejabat lain mengikuti secara virtual dari Wamena, di antaranya Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr. Velix Wanggai, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, dan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Angga Raka Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan Community Gateway di Wamena merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk menghadirkan infrastruktur digital yang inklusif hingga wilayah paling timur Indonesia.
“Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis, mengubah wilayah untuk siap tumbuh dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional. Kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menguatkan fondasi masa depan Indonesia yang benar-benar terhubung, dari Sabang sampai Merauke. Tugas berikutnya adalah memastikan infrastruktur ini benar-benar hidup dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, terutama di wilayah Papua Pegunungan,” jelasnya.
Community Gateway Wamena berfungsi sebagai pusat distribusi utama konektivitas satelit di wilayah Papua Pegunungan. Kehadirannya menjadi solusi atas keterbatasan jaringan terestrial dengan menghadirkan kapasitas layanan yang lebih besar dan kualitas konektivitas yang lebih baik. Infrastruktur ini juga diharapkan menjadi fondasi penting bagi pengembangan ekonomi digital dan layanan publik di kawasan tersebut.
Fasilitas di Wamena merupakan Community Gateway kedua yang dibangun TelkomGroup melalui Telkomsat setelah sebelumnya menghadirkan infrastruktur serupa di Merauke. Namun, keduanya memiliki fungsi berbeda. Community Gateway Merauke difungsikan sebagai backup link guna menjaga layanan tetap berjalan saat terjadi gangguan jaringan terestrial.
Sementara itu, Community Gateway Wamena hadir sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di Papua Pegunungan. Pendekatan ini menunjukkan langkah TelkomGroup yang kini tidak hanya fokus pada mitigasi gangguan, tetapi juga pada penguatan kapasitas inti dan peningkatan kualitas layanan digital.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan bahwa Wamena memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan.
“Bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital. Namun di sisi lain, wilayah ini juga menghadapi tantangan besar dalam hal konektivitas, baik karena keterbatasan jaringan terestrial maupun kondisi geografis yang tidak mudah. Menjawab tantangan tersebut, TelkomGroup menghadirkan Community Gateway Wamena sebagai solusi strategis,” ungkap Dian.
Pemanfaatan teknologi satelit dalam proyek ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan, tetapi juga memperkuat ketahanan konektivitas nasional melalui jalur komunikasi yang lebih andal dan adaptif. Sebagai bagian dari peran TelkomGroup sebagai agent of development, penguatan infrastruktur ini diharapkan mampu membuka akses digital yang lebih merata, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempercepat pembangunan wilayah timur Indonesia secara berkelanjutan.
Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai, menilai kehadiran Community Gateway Wamena menjadi tonggak penting pembangunan di kawasan pegunungan Papua. Menurutnya, langkah Telkom dan Telkomsat melalui solusi konektivitas satelit menjadi upaya nyata untuk menghadirkan kemajuan dan membuka masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Papua Pegunungan.
Saat ini kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang sudah tinggi. Melalui Community Gateway Wamena, kapasitas tersebut dapat ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps. Peningkatan ini diharapkan menghadirkan konektivitas yang lebih stabil, latensi yang lebih terkendali, serta mampu mendukung kebutuhan trafik data yang terus meningkat.
Tidak hanya itu, Community Gateway Wamena juga dirancang sebagai open access platform. Artinya, infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh TelkomGroup, tetapi juga operator lain, ISP lokal, hingga berbagai institusi lain guna menciptakan ekosistem konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, TelkomGroup kembali menegaskan perannya sebagai penyedia konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure yang berfokus pada kapasitas, kontrol, keandalan, dan ketahanan jaringan nasional.
“Kami percaya bahwa kehadiran Community Gateway Wamena sebagai main link akan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan komunikasi di wilayah Papua Pegunungan sehingga dapat membuka akses ekonomi digital bagi masyarakat, mendukung layanan publik, pendidikan, dan kesehatan, serta memperkuat fondasi transformasi digital Indonesia secara menyeluruh,” tutup Dian.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Transformasi TelkomGroup Berbuah Positif, InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp7,7 Triliun
PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja solid pada semester I 2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun.
Rabu, 05 Agu 2026 16:53
Ekbis
Pendapatan Telkom Naik Jadi Rp75,9 Triliun, Laba Bersih Ikut Menguat
Telkom berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun atau tumbuh 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih juga Menguat.
Sabtu, 01 Agu 2026 17:25
Ekbis
Telkom Raih Lestari Award 2026 Lewat Strategi Pengembangan Talenta Berkelanjutan
Lestari Award merupakan ajang apresiasi bagi perusahaan dan organisasi yang menjalankan praktik keberlanjutan serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Selasa, 28 Jul 2026 19:30
Ekbis
Dapat Tambahan Spektrum, XLSMART Siap Dorong Pemerataan Konektivitas Digital
Tambahan spektrum tersebut akan dimanfaatkan XLSMART untuk memperluas jangkauan serta meningkatkan kualitas layanan 4G dan 5G.
Rabu, 22 Jul 2026 20:30
Ekbis
Telkomsel Siap Optimalkan Spektrum 700 MHz & 2,6 GHz, Komitmen Perluas Jaringan 5G
Telkomsel memperoleh total alokasi spektrum sebesar 100 MHz dalam Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).
Rabu, 22 Jul 2026 19:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
2
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
3
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
4
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
5
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
2
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
3
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
4
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
5
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio