Kado HUT ke-67 Pertamina: Peresmian Jetty Kapal Industri & Penyaluran Perdana Biosolar B35 di Kendari
Jum'at, 13 Des 2024 13:02
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meresmikan fasilitas jetty kapal industri di Integrated Terminal Kendari, sebagai bagian dari perayaan HUT ke-67 PT Pertamina (Persero). Foto/Istimewa
KENDARI - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meresmikan fasilitas jetty kapal industri di Integrated Terminal Kendari, sebagai bagian dari perayaan HUT ke-67 PT Pertamina (Persero).
Fasilitas ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Biosolar B35 bagi sektor industri di Sulawesi Tenggara. Bersamaan dengan peresmian, dilakukan penyaluran perdana Biosolar B35 kepada konsumen industri melalui fasilitas baru tersebut.
Peresmian jetty kapal industri ini merupakan wujud komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan infrastruktur energi yang andal. Fasilitas ini dirancang untuk melayani kebutuhan bahan bakar industri secara efisien dan aman, sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perusahaan-perusahaan di wilayah ini.
Dalam sambutannya, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, menyampaikan peresmian jetty kapal industri di Integrated Terminal Kendari adalah langkah strategis dalam memastikan ketersediaan dan distribusi energi yang lebih baik di Sulawesi Tenggara.
"Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga berperan penting dalam mendukung sektor industri yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah," ungkap dia.
Fanda menambahkan, fasilitas backloading kapal industri ini merupakan bentuk nyata dukungan Pertamina. “Ini adalah wujud nyata upaya kami dalam mendukung kebutuhan energi sektor industri yang terus berkembang. Dengan keberadaan fasilitas ini, kami dapat melayani pelanggan industri dengan lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran, sehingga dapat mendukung keberlangsungan bisnis mereka secara optimal," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Region Manager Corporate Sales PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Ferry Pasalini menambahkan pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat dan pelaku industri.
"Penyaluran perdana ini menjadi tonggak baru dalam memastikan kebutuhan energi industri terpenuhi secara tepat waktu dan tepat kualitas. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat yang signifikan, khususnya bagi konsumen industri," tuturnya.
Ferry juga menyampaikan bahwa Pertamina memiliki platform untuk memudahkan transaksi BBM industri dan produk petrokimia melalui program Pertamina One Solution. “Platform ini menyediakan berbagai produk dan layanan berkualitas untuk konsumen B2B di sektor industri, aviasi, perkapalan, pelumas, dan petrokimia,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan pihaknya sangat bangga dapat meresmikan fasilitas jetty kapal industri ini sebagai bagian dari kado ulang tahun ke-67 PT Pertamina (Persero).
"Fasilitas ini bukan hanya akan mendukung sektor industri, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Tenggara dengan memastikan pasokan energi yang stabil dan berkualitas. Dengan adanya backloading kapal industri ini, Pertamina Patra Niaga optimis dapat mendukung pertumbuhan industri di Sulawesi Tenggara, meningkatkan daya saing regional, dan memperkuat kehadiran Pertamina sebagai penyedia energi terpercaya di Indonesia," katanya.
Fasilitas ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Biosolar B35 bagi sektor industri di Sulawesi Tenggara. Bersamaan dengan peresmian, dilakukan penyaluran perdana Biosolar B35 kepada konsumen industri melalui fasilitas baru tersebut.
Peresmian jetty kapal industri ini merupakan wujud komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan infrastruktur energi yang andal. Fasilitas ini dirancang untuk melayani kebutuhan bahan bakar industri secara efisien dan aman, sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perusahaan-perusahaan di wilayah ini.
Dalam sambutannya, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, menyampaikan peresmian jetty kapal industri di Integrated Terminal Kendari adalah langkah strategis dalam memastikan ketersediaan dan distribusi energi yang lebih baik di Sulawesi Tenggara.
"Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga berperan penting dalam mendukung sektor industri yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah," ungkap dia.
Fanda menambahkan, fasilitas backloading kapal industri ini merupakan bentuk nyata dukungan Pertamina. “Ini adalah wujud nyata upaya kami dalam mendukung kebutuhan energi sektor industri yang terus berkembang. Dengan keberadaan fasilitas ini, kami dapat melayani pelanggan industri dengan lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran, sehingga dapat mendukung keberlangsungan bisnis mereka secara optimal," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Region Manager Corporate Sales PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Ferry Pasalini menambahkan pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat dan pelaku industri.
"Penyaluran perdana ini menjadi tonggak baru dalam memastikan kebutuhan energi industri terpenuhi secara tepat waktu dan tepat kualitas. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat yang signifikan, khususnya bagi konsumen industri," tuturnya.
Ferry juga menyampaikan bahwa Pertamina memiliki platform untuk memudahkan transaksi BBM industri dan produk petrokimia melalui program Pertamina One Solution. “Platform ini menyediakan berbagai produk dan layanan berkualitas untuk konsumen B2B di sektor industri, aviasi, perkapalan, pelumas, dan petrokimia,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan pihaknya sangat bangga dapat meresmikan fasilitas jetty kapal industri ini sebagai bagian dari kado ulang tahun ke-67 PT Pertamina (Persero).
"Fasilitas ini bukan hanya akan mendukung sektor industri, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Tenggara dengan memastikan pasokan energi yang stabil dan berkualitas. Dengan adanya backloading kapal industri ini, Pertamina Patra Niaga optimis dapat mendukung pertumbuhan industri di Sulawesi Tenggara, meningkatkan daya saing regional, dan memperkuat kehadiran Pertamina sebagai penyedia energi terpercaya di Indonesia," katanya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Uji Coba Clusterisasi Layanan Biosolar di Makassar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menguji skema clusterisasi layanan Biosolar di sejumlah SPBU di Kota Makassar untuk menata pola pengisian bahan bakar kendaraan, terutama bus dan truk.
Senin, 12 Okt 2026 17:18
News
Sinergi Pertamina - Kejati Sulsel Jaga Kelancaran Layanan Energi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memperkuat koordinasi kelembagaan untuk mendukung kelancaran operasional dan pelayanan energi kepada masyarakat.
Kamis, 08 Okt 2026 20:47
Ekbis
Pertamina Buka Jalan Wastra Sulsel Menuju Pasar Global
Brand fashion dan kerajinan tangan asal Makassar itu membawa karya berbasis wastra Sulawesi Selatan ke ajang INACRAFT 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC), Jakarta.
Kamis, 08 Okt 2026 12:34
News
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tebar 2.000 Paket Sembako untuk Warga Prasejahtera
Sebanyak 2.000 paket sembako disalurkan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kepada masyarakat prasejahtera di sejumlah wilayah kerja perusahaan.
Rabu, 07 Okt 2026 20:08
News
Pertamina dan UPT Kebun Raya Pucak Eksplorasi Flora Lokal di Bone
Enam jenis flora ditemukan dalam eksplorasi tanaman yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama UPT Kebun Raya Pucak di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Jum'at, 02 Okt 2026 14:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
2
FIFGROUP Maros Edukasi Pelajar tentang Literasi Keuangan dan Jamsos
3
Penerbangan Kuala Lumpur-Madinah Dibatalkan, 53 Jemaah Umrah Terdampak
4
Serap Langsung Aspirasi, Wabup Gowa Ingin Safari Subuh Forkopimda Rutin Digelar
5
Kalla 10K 2026 Diikuti 4.500 Pelari, Robi Syianturi Raih Podium
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bakal Calon Ketua Perebutkan 27 Suara di Musda Demokrat Sulsel 2026
2
FIFGROUP Maros Edukasi Pelajar tentang Literasi Keuangan dan Jamsos
3
Penerbangan Kuala Lumpur-Madinah Dibatalkan, 53 Jemaah Umrah Terdampak
4
Serap Langsung Aspirasi, Wabup Gowa Ingin Safari Subuh Forkopimda Rutin Digelar
5
Kalla 10K 2026 Diikuti 4.500 Pelari, Robi Syianturi Raih Podium