Pj Gubernur Ingatkan ASN Berhenti Main Judi Online
Senin, 16 Des 2024 21:30

Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk segera berhenti bermain judi online sebelum diberikan sanksi tegas, bahkan sampai pidana.
Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk segera berhenti bermain judi online sebelum diberikan sanksi tegas, bahkan sampai pidana.
Hal tersebut disampaikan Prof Zudan di sela Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025, di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, (16/12/2024).
Prof Zudan menyampaikan, berdasarkan data yang dimiliki Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun data perbankan, banyak ASN yang terkoneksi dengan situs judi online. Karena itu, Prof Zudan menyampaikan warning kepada seluruh ASN yang masih bermain judi online untuk segera berhenti.
Pasalnya, nanti akan dikenakan sanksi administratif maupun pidana kepada ASN yang masih bermain judi online. Hal ini berdasarkan imbauan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dan tentunya pihak terkait lainnya.
"Saat dicek, ada nggak dosen dan guru yang main judi online? Iya ada. Ada nggak ASN yang main judi online? Ada. Seluruh dosen, guru dan ASN segera berhenti main judi online sebelum diberikan sanksi. Segera taubat, sebelum terlambat," tegas Prof Zudan.
Lewat kesempatan tersebut, Prof Zudan juga mengingatkan agar penggunaan anggaran baik di lingkup Pemprov Sulsel maupun lembaga terkait agar digunakan sesuai kebutuhan. "Titip Bapak dan Ibu agar uang ini dapat beredar berdasarkan kebutuhan," pesan Prof Zudan.
Khusus Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel, Prof Zudan meminta dilakukan percepatan pelayanan terhadap masyarakat, khususnya investor. Menurut Prof Zudan, percepatan pelayanan dan perizinan adalah kunci untuk memanjakan para calon investor agar mau berinvestasi di Sulsel.
"Perizinan dibuat lebih cepat lagi agar iklim investasinya lebih baik lagi, dan dari berbagai negara memiliki minat yang besar untuk berinvestasi di Sulsel," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Perbendaharaan Kemenkeu Wilayah Sulawesi, Supendi, mengaku sangat bangga dengan Provinsi Sulsel yang masih konsisten dengan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional.
"Patut disyukuri ekonomi kita masih bisa tumbuh, bahkan ekonomi Sulsel tumbuh lebih tinggi dari nasional yakni 5,6 persen," ungkap Supendi.
Hal tersebut disampaikan Prof Zudan di sela Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025, di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, (16/12/2024).
Prof Zudan menyampaikan, berdasarkan data yang dimiliki Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun data perbankan, banyak ASN yang terkoneksi dengan situs judi online. Karena itu, Prof Zudan menyampaikan warning kepada seluruh ASN yang masih bermain judi online untuk segera berhenti.
Pasalnya, nanti akan dikenakan sanksi administratif maupun pidana kepada ASN yang masih bermain judi online. Hal ini berdasarkan imbauan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dan tentunya pihak terkait lainnya.
"Saat dicek, ada nggak dosen dan guru yang main judi online? Iya ada. Ada nggak ASN yang main judi online? Ada. Seluruh dosen, guru dan ASN segera berhenti main judi online sebelum diberikan sanksi. Segera taubat, sebelum terlambat," tegas Prof Zudan.
Lewat kesempatan tersebut, Prof Zudan juga mengingatkan agar penggunaan anggaran baik di lingkup Pemprov Sulsel maupun lembaga terkait agar digunakan sesuai kebutuhan. "Titip Bapak dan Ibu agar uang ini dapat beredar berdasarkan kebutuhan," pesan Prof Zudan.
Khusus Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel, Prof Zudan meminta dilakukan percepatan pelayanan terhadap masyarakat, khususnya investor. Menurut Prof Zudan, percepatan pelayanan dan perizinan adalah kunci untuk memanjakan para calon investor agar mau berinvestasi di Sulsel.
"Perizinan dibuat lebih cepat lagi agar iklim investasinya lebih baik lagi, dan dari berbagai negara memiliki minat yang besar untuk berinvestasi di Sulsel," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Perbendaharaan Kemenkeu Wilayah Sulawesi, Supendi, mengaku sangat bangga dengan Provinsi Sulsel yang masih konsisten dengan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional.
"Patut disyukuri ekonomi kita masih bisa tumbuh, bahkan ekonomi Sulsel tumbuh lebih tinggi dari nasional yakni 5,6 persen," ungkap Supendi.
(GUS)
Berita Terkait

News
Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyambut langsung kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin di Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros
Jum'at, 04 Apr 2025 13:35

News
Waspada! Modus Penipuan Bantuan Donasi Catut Nama Gubernur Andi Sudirman
Beredar informasi di media sosial terkait donasi bantuan dana kepada sebuah rumah tahfiz Quran yang mengatasnamakan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Rabu, 02 Apr 2025 22:09

News
Mampu Jaga Stabilitas Harga, Gerakan Pangan Murah Sulsel Jadi Rujukan Nasional
Inisiatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan dalam menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan pangan kembali mendapat apresiasi.
Minggu, 30 Mar 2025 09:18

News
Gubernur Sulsel: Tidak Ada Open House, Silakan Silaturahmi dengan Keluarga Masing-masing
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang tidak akan mengadakan acara open house di rumah jabatan Gubernur Sulsel.
Rabu, 26 Mar 2025 11:57

Sulsel
Program 1 Sekolah 1 Programmer Andalan Dorong Sulsel jadi Pusat Inovasi Digital
Pemprov Sulsel resmi meluncurkan Collaborative Digital Class melalui program "1 Sekolah 1 Programmer Andalan dan Pelatihan Talenta Digital" dalam sebuah acara Kick-Off yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.
Sabtu, 22 Mar 2025 21:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler