Pemprov Sulsel Catatkan Capaian Positif, SAKIP 2025 Berhasil Naik Kategori
Kamis, 12 Feb 2026 20:42
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan capaian positif dalam tata kelola pemerintahan. Foto: Istimewa
JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan capaian positif dalam tata kelola pemerintahan. Pemprov Sulsel meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2025 setelah berhasil meningkatkan nilai kinerjanya dari kategori B (Baik) menjadi BB (Sangat Baik).
Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman diserahkan dalam ajang SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Awards 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Rabu, (11/02/2026). Kegiatan ini mengusung tema Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Pemprov Sulsel Jayady, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil peningkatan kualitas akuntabilitas kinerja pemerintah daerah yang dinilai secara ketat oleh Kementerian PANRB.
“Penghargaan yang kita peroleh ini adalah bentuk pengakuan atas peningkatan capaian nilai SAKIP Pemprov Sulsel, di mana kita berhasil naik kategori dari B menjadi BB,” ujar Jayady.
Ia menjelaskan, SAKIP merupakan perwujudan pertanggungjawaban kinerja instansi pemerintah yang tidak hanya menilai capaian keberhasilan program, tetapi juga mengurai faktor pendukung, kendala, serta target yang belum tercapai.
“Penilaian SAKIP sangat ketat. Di dalamnya ada penilaian terhadap perencanaan, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, hingga evaluasi internal. Semua itu menggambarkan sejauh mana kinerja pemerintah daerah benar-benar berdampak,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, SAKIP di lingkup Pemprov Sulsel dikoordinasikan secara terpadu. Bappeda berperan pada aspek perencanaan dan pengukuran kinerja, Biro Ortala bertanggung jawab pada pelaporan kinerja, sementara Inspektorat melakukan evaluasi internal.
Jayady menegaskan, keberhasilan peningkatan nilai SAKIP tidak terlepas dari kontribusi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulsel.
“Ini adalah prestasi bersama. Semua OPD berkontribusi terhadap implementasi SAKIP. Kenaikan nilai ini mencerminkan kerja kolektif jajaran Pemprov Sulsel,” ujarnya.
Secara kuantitatif, nilai SAKIP Pemprov Sulsel tahun ini mencapai 70,26 poin, meningkat dari sebelumnya 69,02 poin.
Jayady juga menyampaikan harapan Gubernur Sulsel agar capaian ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan.
“Harapan Bapak Gubernur, seluruh OPD terus mendukung penerapan SAKIP secara konsisten agar kualitas kinerja semakin baik dan nilai SAKIP Pemprov Sulsel dapat terus meningkat. Karena pada akhirnya, SAKIP mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Jayady.
Adapun Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan, SAKIP dan pembangunan Zona Integritas merupakan instrumen penting untuk memastikan kebijakan dan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, penguatan akuntabilitas dan integritas birokrasi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Selain Gubernur Sulsel, acara tersebut turut dihadiri Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh, Kepala Lembaga Administrasi Negara Muhammad Taufiq, Kepala Arsip Nasional RI Mego Pinandito, serta para pejabat pimpinan tinggi kementerian/lembaga dan perwakilan pemerintah daerah penerima penghargaan.
Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman diserahkan dalam ajang SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Awards 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Rabu, (11/02/2026). Kegiatan ini mengusung tema Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Pemprov Sulsel Jayady, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil peningkatan kualitas akuntabilitas kinerja pemerintah daerah yang dinilai secara ketat oleh Kementerian PANRB.
“Penghargaan yang kita peroleh ini adalah bentuk pengakuan atas peningkatan capaian nilai SAKIP Pemprov Sulsel, di mana kita berhasil naik kategori dari B menjadi BB,” ujar Jayady.
Ia menjelaskan, SAKIP merupakan perwujudan pertanggungjawaban kinerja instansi pemerintah yang tidak hanya menilai capaian keberhasilan program, tetapi juga mengurai faktor pendukung, kendala, serta target yang belum tercapai.
“Penilaian SAKIP sangat ketat. Di dalamnya ada penilaian terhadap perencanaan, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, hingga evaluasi internal. Semua itu menggambarkan sejauh mana kinerja pemerintah daerah benar-benar berdampak,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, SAKIP di lingkup Pemprov Sulsel dikoordinasikan secara terpadu. Bappeda berperan pada aspek perencanaan dan pengukuran kinerja, Biro Ortala bertanggung jawab pada pelaporan kinerja, sementara Inspektorat melakukan evaluasi internal.
Jayady menegaskan, keberhasilan peningkatan nilai SAKIP tidak terlepas dari kontribusi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulsel.
“Ini adalah prestasi bersama. Semua OPD berkontribusi terhadap implementasi SAKIP. Kenaikan nilai ini mencerminkan kerja kolektif jajaran Pemprov Sulsel,” ujarnya.
Secara kuantitatif, nilai SAKIP Pemprov Sulsel tahun ini mencapai 70,26 poin, meningkat dari sebelumnya 69,02 poin.
Jayady juga menyampaikan harapan Gubernur Sulsel agar capaian ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan.
“Harapan Bapak Gubernur, seluruh OPD terus mendukung penerapan SAKIP secara konsisten agar kualitas kinerja semakin baik dan nilai SAKIP Pemprov Sulsel dapat terus meningkat. Karena pada akhirnya, SAKIP mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Jayady.
Adapun Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan, SAKIP dan pembangunan Zona Integritas merupakan instrumen penting untuk memastikan kebijakan dan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, penguatan akuntabilitas dan integritas birokrasi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Selain Gubernur Sulsel, acara tersebut turut dihadiri Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh, Kepala Lembaga Administrasi Negara Muhammad Taufiq, Kepala Arsip Nasional RI Mego Pinandito, serta para pejabat pimpinan tinggi kementerian/lembaga dan perwakilan pemerintah daerah penerima penghargaan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Groundbreaking Paket Jalan Selatan Dimulai, Gowa Dapat Porsi 52 Km
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai pengerjaan preservasi jalan Paket 2 yang mencakup wilayah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, hingga Jeneponto.
Rabu, 11 Feb 2026 10:54
News
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman terus mendorong budaya hidup sehat dan peduli lingkungan melalui Anti Malas Gerak (Anti Mager) dan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)
Minggu, 08 Feb 2026 19:00
News
Kemiskinan di Sulsel Turun Enam Tahun Terakhir, Ekonom: Program Pemerintah Tepat Sasaran
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, tingkat kemiskinan di Sulsel juga menunjukkan tren penurunan yang konsisten selama enam tahun terakhir.
Sabtu, 07 Feb 2026 22:01
News
Tindaklanjuti Arahan Presiden, Gubernur Sulsel Galakkan Gerakan ASRI Libatkan Pelajar
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan mengimplementasikan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)
Rabu, 04 Feb 2026 14:18
Sulsel
Progres MYC Paket 5 Ruas Ujung Lamuru–Palattae Capai 95 Persen
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan melalui skema Multiyears Project (MYC). Untuk MYC Paket 5, pengerjaan jalan kewenangan provinsi
Selasa, 03 Feb 2026 10:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bone Teken MoU SPAM Air Bersih, Nilai Investasi Tembus Rp200 Miliar
2
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
3
Mardiono Tegaskan Mukernas PPP Tetap Sah, Meski Sekjen Taj Yasin Tidak Hadir
4
UPRI Wisuda 488 Lulusan, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berdaya Saing
5
PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemdes dan Kecamatan Area Morowali
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bone Teken MoU SPAM Air Bersih, Nilai Investasi Tembus Rp200 Miliar
2
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
3
Mardiono Tegaskan Mukernas PPP Tetap Sah, Meski Sekjen Taj Yasin Tidak Hadir
4
UPRI Wisuda 488 Lulusan, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berdaya Saing
5
PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemdes dan Kecamatan Area Morowali