Jadi Tersangka Kasus Uang Palsu, ASS Mendadak Jatuh Sakit
Minggu, 29 Des 2024 14:06
Kapolres Kabupaten Gowa, AKBP Reonald Simajuntak. Foto: Dewan
GOWA - Salah satu diduga tersangka utama kasus uang palsu yakni Annar Salahuddin Sampetoding (ASS) saat ini tiba-tiba jatuh sakit, Minggu (29/12/2024).
ASS dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, diketahui ASS mengalami penurunan kesehatan sejak ditetapkannya sebagai tersangka oleh Polres Gowa.
Kapolres Kabupaten Gowa, AKBP Reonald Simajuntak mengatakan bahwa ASS telah memenuhi pemanggilan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Gowa dan saat ini statusnya sudah ditingkatkan menjadi tersangka.
Kemudian, mantan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar itu menambahkan, kondisi kesehatan ASS telah menurun dan memiliki riwayat sakit jantung.
"Pada saat kita (Polri) mau melakukan penahanan ternyata kesehatan yang bersangkutan (ASS) drop dan memang ada riwayat jantungnya, ada juga riwayat prostatnya," terangnya kepada awak media.
Sambungnya, lulusan Akpol tahun 2002 menambahkan bahwa Polres Gowa akan terus memantau dengan kondisi ASS serta melakukan pengawalan ketat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
"Jadi untuk tersangka dengan inisial ASS sampai beberapa hari ke depan, kita lihat kondisi yang bersangkutan," tambahnya.
Sebelumnya, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono pada sesi konferensi pers mengungkapkan bahwa operasi kasus pembuatan uang palsu di UIN beroperasi sejak 2010 silam.
ASS dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, diketahui ASS mengalami penurunan kesehatan sejak ditetapkannya sebagai tersangka oleh Polres Gowa.
Kapolres Kabupaten Gowa, AKBP Reonald Simajuntak mengatakan bahwa ASS telah memenuhi pemanggilan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Gowa dan saat ini statusnya sudah ditingkatkan menjadi tersangka.
Kemudian, mantan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar itu menambahkan, kondisi kesehatan ASS telah menurun dan memiliki riwayat sakit jantung.
"Pada saat kita (Polri) mau melakukan penahanan ternyata kesehatan yang bersangkutan (ASS) drop dan memang ada riwayat jantungnya, ada juga riwayat prostatnya," terangnya kepada awak media.
Sambungnya, lulusan Akpol tahun 2002 menambahkan bahwa Polres Gowa akan terus memantau dengan kondisi ASS serta melakukan pengawalan ketat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
"Jadi untuk tersangka dengan inisial ASS sampai beberapa hari ke depan, kita lihat kondisi yang bersangkutan," tambahnya.
Sebelumnya, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono pada sesi konferensi pers mengungkapkan bahwa operasi kasus pembuatan uang palsu di UIN beroperasi sejak 2010 silam.
(GUS)
Berita Terkait
News
Polisi Kembangkan Kasus PBG, Ketua Kadin Gowa Ikut Diperiksa
Kasus dugaan pungutan liar dan gratifikasi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus bergulir.
Senin, 22 Jun 2026 22:58
Sulsel
Polres Gowa Tetapkan Kadis Perkimtan Jadi Tersangka Korupsi, Langsung Ditahan
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung menjalani penahanan terkait kasus dugaan korupsi penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung
Kamis, 18 Jun 2026 07:16
News
Pascakebakaran, RSUD Syekh Yusuf dan Polisi Lakukan Pendataan Kerugian
Manajemen RSUD Syekh Yusuf memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang terjadi di lingkungan rumah sakit tersebut, Jumat (29/5/2026).
Jum'at, 29 Mei 2026 18:44
News
Tanamkan Budaya #Cari_Aman, Asmo Sulsel Gandeng Polres Gowa Edukasi Pelajar
Asmo Sulsel menggandeng Polres Gowa mengadakan edukasi safety riding bagi siswa SMAN 20 Gowa, Selasa, 19 Mei 2026.
Rabu, 20 Mei 2026 14:19
News
Putrinya Ditabrak, Ayah Justru Jadi Terlapor: Penabrak Disebut Anak Polisi
Seorang ayah anak korban bernama Ari (46) diperiksa polisi atas dugaan tindak pidana yang dilaporkan pelapor perempuan inisial ITR dengan menuduhnya melakukan ancaman kekerasan terhadap anak, padahal anaknya menabrak anak korban di Jalanan Desa Berutallassa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Rabu, 26 Nov 2025 22:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
2
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
3
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
4
Usia 23 Tahun, Deraya Andhara Sukses Bangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta
5
Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Wajibkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Cukup Gunakan Dua Ember
2
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
3
DPRD dan Pemkab Bantaeng Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
4
Usia 23 Tahun, Deraya Andhara Sukses Bangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta
5
Kalla Translog Integrasikan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja