Mendagri Puji Program Kegiatan “Anti Mager” Andalan di Sulsel
Senin, 20 Jan 2025 19:37
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi dan program pemeriksaan kesehatan gratis untuk seluruh kepala daerah. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi dan program pemeriksaan kesehatan gratis untuk seluruh kepala daerah se Indonesia plus unsur Forkopimda-nya secara virtual, Senin (20/1/2025).
Di Sulsel, Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry mengikuti rapat koordinasi tersebut didampingi Forkopimda Sulsel dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Sulsel.
Sebelum membahas lebih jauh soal pengendalian inflasi, Tito mempersilakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi S untuk memberikan penjelasan soal Asta Cita dalam sektor kesehatan. Dalam pemaparannya, Menkes menyajikan bahwa program atau misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto adalah bagaimana meningkatkan SDM masyarakat di Indonesia. Salah satunya adalah peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“Masalahnya di sini adalah, banyak masyarakat yang meninggal karena tidak tahu eksisting kesehatannya. Ada yang hypertensi tapi tidak tahu penyakitnya. Tidak pernah mengukur tekanan darahnya. Makanya kami hadir akan memberikan screening kesehatan gratis,” jelas Menkes Budi.
Menanggapi hal tersebut, Tito Karnavian mengusulkan kepada seluruh Kepala Daerah Gubernur dan Walikota/Bupati untuk membuat sebuah inovasi agar masyarakatnya bisa terhindar dari serangan jantung, stroke dan lainnya.
“Pengecekan kesehatan gratis oke, ya. Seluruh kepala daerah gubernur bupati silakan berinovasi meningkatkan kesehatan masyarakatnya. Ajakan olahraga jalan sehat kepada masyarakat saya salut itu. Ada di Sulsel itu namanya Jalan Sehat Anti Mager. Ah itu keren kami apresiasi itu,” ujar Tito Karnavian.
Sekadar diketahui, kegiatan jalan Sehat Anti Mager adalah kegiatan yang digagas dan diinisiasi oleh Andi Sudirman Sulaiman sejak dirinya menjabat sebagai Gubernur Sulsel (2021-2023).
Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kabupaten kota se Sulsel dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Jalan sehat Anti Mager ini adalah upaya Andi Sudirman Sulaiman (Andi Sudirman sulaiman) untuk mendorong masyarakat berjalan minimal 10.000 langkah dalam sehari.
“Kegiatan Anti Mager ini bagus. Harus kreatif seperti ini kepala daerahnya. Saya juga tantang kepala daerah yang mampu membuat ruang terbuka hijau tempat olahraga bagi masyarakat. Saya dan Pak Menkes siap resmikan jika sudah siap. Silakan berlombalomba berinovasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Tito.
Di Sulsel, Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry mengikuti rapat koordinasi tersebut didampingi Forkopimda Sulsel dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Sulsel.
Sebelum membahas lebih jauh soal pengendalian inflasi, Tito mempersilakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi S untuk memberikan penjelasan soal Asta Cita dalam sektor kesehatan. Dalam pemaparannya, Menkes menyajikan bahwa program atau misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto adalah bagaimana meningkatkan SDM masyarakat di Indonesia. Salah satunya adalah peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“Masalahnya di sini adalah, banyak masyarakat yang meninggal karena tidak tahu eksisting kesehatannya. Ada yang hypertensi tapi tidak tahu penyakitnya. Tidak pernah mengukur tekanan darahnya. Makanya kami hadir akan memberikan screening kesehatan gratis,” jelas Menkes Budi.
Menanggapi hal tersebut, Tito Karnavian mengusulkan kepada seluruh Kepala Daerah Gubernur dan Walikota/Bupati untuk membuat sebuah inovasi agar masyarakatnya bisa terhindar dari serangan jantung, stroke dan lainnya.
“Pengecekan kesehatan gratis oke, ya. Seluruh kepala daerah gubernur bupati silakan berinovasi meningkatkan kesehatan masyarakatnya. Ajakan olahraga jalan sehat kepada masyarakat saya salut itu. Ada di Sulsel itu namanya Jalan Sehat Anti Mager. Ah itu keren kami apresiasi itu,” ujar Tito Karnavian.
Sekadar diketahui, kegiatan jalan Sehat Anti Mager adalah kegiatan yang digagas dan diinisiasi oleh Andi Sudirman Sulaiman sejak dirinya menjabat sebagai Gubernur Sulsel (2021-2023).
Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kabupaten kota se Sulsel dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Jalan sehat Anti Mager ini adalah upaya Andi Sudirman Sulaiman (Andi Sudirman sulaiman) untuk mendorong masyarakat berjalan minimal 10.000 langkah dalam sehari.
“Kegiatan Anti Mager ini bagus. Harus kreatif seperti ini kepala daerahnya. Saya juga tantang kepala daerah yang mampu membuat ruang terbuka hijau tempat olahraga bagi masyarakat. Saya dan Pak Menkes siap resmikan jika sudah siap. Silakan berlombalomba berinovasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Tito.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Jalan Kabupaten Pinrang–Sidrap Diperbaiki, Pemprov Sulsel Kebut MYP Paket 3
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan melalui penanganan preservasi jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 3 yang merupakan bagian dari Program Multi Years Project (MYP) menyasar sejumlah ruas strategis
Selasa, 07 Apr 2026 17:28
Sulsel
Gubernur Sulsel Paparkan Proyek Jalan Rp3,7 Triliun di Puncak HJB Bone ke-696
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi menghadiri puncak peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 yang dirangkaikan dengan tradisi Mattompang Arajang.
Senin, 06 Apr 2026 21:35
News
Pemprov Sulsel Terima Anggaran Rp3 Triliun untuk Pembangunan PSEL
Pemerintah Pusat menggelontorkan anggaran sekitar Rp3 Triliun untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di wilayah Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Sabtu, 04 Apr 2026 16:24
Sulsel
Sejumlah Ruas Jalan di Sulsel Mulai Diaspal, Program MYP Dikebut Bertahap
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai memasuki tahap pengaspalan pada sejumlah ruas jalan dalam program Multi Years Project (MYP).
Sabtu, 04 Apr 2026 06:35
Sulsel
DPRD Sulsel Perjuangkan Nasib 2.825 PPPK yang Kontraknya Segera Berakhir
Komisi A DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat kerja membahas nasib ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang masa kontraknya akan berakhir di kantor sementara dewan, Makassar pada Selasa (31/03/2026).
Selasa, 31 Mar 2026 16:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Atasi Overload TPA Antang, Kelurahan Kapasa Gencarkan Pemilahan Sampah dari Sumber
2
HMI Jeneponto Desak Kejati Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pasar Lassang
3
Pertamina Apresiasi Ketegasan Operator SPBU Jalankan Subsidi Tepat
4
UMI dan Bank Syariah Kolaborasi, Fokus Pendidikan hingga Kesejahteraan Dosen
5
Tatap Pemilu 2029, PKS Makassar Mulai Pemetaan Kekuatan dan Rekrut Caleg Baru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Atasi Overload TPA Antang, Kelurahan Kapasa Gencarkan Pemilahan Sampah dari Sumber
2
HMI Jeneponto Desak Kejati Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pasar Lassang
3
Pertamina Apresiasi Ketegasan Operator SPBU Jalankan Subsidi Tepat
4
UMI dan Bank Syariah Kolaborasi, Fokus Pendidikan hingga Kesejahteraan Dosen
5
Tatap Pemilu 2029, PKS Makassar Mulai Pemetaan Kekuatan dan Rekrut Caleg Baru