Pertamina Sulawesi Pastikan Distribusi LPG 3 Kg Tepat Sasaran Lewat Pangkalan Resmi
Minggu, 26 Jan 2025 09:20
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk memastikan distribusi LPG 3 Kg bersubsidi sampai kepada masyarakat yang berhak. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk memastikan distribusi LPG 3 Kg bersubsidi sampai kepada masyarakat yang berhak. Salah satu langkah utama adalah memperkuat peran pangkalan resmi sebagai saluran distribusi terverifikasi guna memastikan LPG tersedia dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan kualitas terjamin.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa pangkalan LPG 3 Kg merupakan mitra resmi Pertamina dalam menyalurkan LPG bersubsidi langsung kepada konsumen akhir, baik rumah tangga kurang mampu maupun usaha mikro yang berhak menerima subsidi.
“Pangkalan LPG 3 Kg adalah bagian dari rantai distribusi resmi yang memastikan LPG bersubsidi dapat diterima masyarakat dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Dengan membeli LPG di pangkalan resmi, masyarakat tidak hanya mendapatkan harga yang sesuai HET tetapi juga produk berkualitas yang terjamin keamanannya,” ujar Fahrougi.
Keunggulan pangkalan resmi Pertamina adalah harga LPG 3 Kg yang dijual sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah daerah, sehingga lebih terjangkau dan terhindar dari lonjakan harga yang tak terkendali.
Pangkalan resmi mudah dikenali karena memiliki papan nama hijau yang mencantumkan informasi seperti nama pangkalan, nomor registrasi, HET, nama agen penyuplai, serta nomor layanan pengaduan Pertamina, Ditjen Migas, dan pemerintah daerah setempat.
Pangkalan resmi memperoleh pasokan langsung dari agen resmi Pertamina, sehingga stok LPG lebih terjamin dan masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan.
Kualitas dan keamanan produk juga terjamin, karena setiap tabung LPG yang dijual telah melalui proses pengisian sesuai standar keselamatan dan mutu. Selain itu, pangkalan diwajibkan memiliki timbangan untuk memastikan berat LPG sesuai ketentuan.
“Tabung LPG 3 Kg yang penuh seharusnya memiliki bobot sekitar 8 Kg, termasuk berat tabung kosong sekitar 5 Kg. Jika konsumen menemukan LPG dengan berat di bawah standar, mereka berhak meminta penggantian,” jelas Fahrougi.
Dengan penerapan sistem pencatatan digital berbasis web (MAP), distribusi LPG 3 Kg semakin transparan dan tepat sasaran, menjangkau rumah tangga kurang mampu, usaha mikro, petani, dan nelayan sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengimbau masyarakat untuk selalu membeli LPG 3 Kg hanya di pangkalan resmi guna mendapatkan harga yang sesuai serta memastikan LPG subsidi sampai kepada yang berhak.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa pangkalan LPG 3 Kg merupakan mitra resmi Pertamina dalam menyalurkan LPG bersubsidi langsung kepada konsumen akhir, baik rumah tangga kurang mampu maupun usaha mikro yang berhak menerima subsidi.
“Pangkalan LPG 3 Kg adalah bagian dari rantai distribusi resmi yang memastikan LPG bersubsidi dapat diterima masyarakat dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Dengan membeli LPG di pangkalan resmi, masyarakat tidak hanya mendapatkan harga yang sesuai HET tetapi juga produk berkualitas yang terjamin keamanannya,” ujar Fahrougi.
Keunggulan pangkalan resmi Pertamina adalah harga LPG 3 Kg yang dijual sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah daerah, sehingga lebih terjangkau dan terhindar dari lonjakan harga yang tak terkendali.
Pangkalan resmi mudah dikenali karena memiliki papan nama hijau yang mencantumkan informasi seperti nama pangkalan, nomor registrasi, HET, nama agen penyuplai, serta nomor layanan pengaduan Pertamina, Ditjen Migas, dan pemerintah daerah setempat.
Pangkalan resmi memperoleh pasokan langsung dari agen resmi Pertamina, sehingga stok LPG lebih terjamin dan masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan.
Kualitas dan keamanan produk juga terjamin, karena setiap tabung LPG yang dijual telah melalui proses pengisian sesuai standar keselamatan dan mutu. Selain itu, pangkalan diwajibkan memiliki timbangan untuk memastikan berat LPG sesuai ketentuan.
“Tabung LPG 3 Kg yang penuh seharusnya memiliki bobot sekitar 8 Kg, termasuk berat tabung kosong sekitar 5 Kg. Jika konsumen menemukan LPG dengan berat di bawah standar, mereka berhak meminta penggantian,” jelas Fahrougi.
Dengan penerapan sistem pencatatan digital berbasis web (MAP), distribusi LPG 3 Kg semakin transparan dan tepat sasaran, menjangkau rumah tangga kurang mampu, usaha mikro, petani, dan nelayan sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengimbau masyarakat untuk selalu membeli LPG 3 Kg hanya di pangkalan resmi guna mendapatkan harga yang sesuai serta memastikan LPG subsidi sampai kepada yang berhak.
(TRI)
Berita Terkait
Sulbar
Operator SPBU Jadi Garda Terdepan Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi
Di tengah meningkatnya kebutuhan energi, kedisiplinan dalam menjalankan prosedur menjadi kunci untuk mencegah penyalahgunaan.
Kamis, 09 Apr 2026 20:01
News
Kinerja Lingkungan Moncer, Pertamina Sulawesi Raih 6 PROPER Hijau
Dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berhasil meraih enam penghargaan PROPER Hijau.
Kamis, 09 Apr 2026 06:31
Ekbis
Pertamina Apresiasi Ketegasan Operator SPBU Jalankan Subsidi Tepat
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan apresiasi terhadap profesionalisme operator SPBU Belang-Belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang menjalankan prosedur penyaluran BBM subsidi secara disiplin dan sesuai ketentuan.
Selasa, 07 Apr 2026 20:39
Sulsel
Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Maros Aman, Penyaluran di SPBU Moncongloe Kembali Normal
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Maros dalam kondisi aman dan distribusi berjalan berkelanjutan
Sabtu, 04 Apr 2026 09:58
News
Pertamina Pastikan Operasional Fasilitas Energi Aman Usai Gempa Sulut–Malut
Setelah gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan seluruh fasilitas operasional tetap dalam kondisi aman.
Kamis, 02 Apr 2026 17:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perputaran Uang di MTQ Sulsel XXXIV di Maros Ditarget Tembus Rp50 Miliar
2
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros
3
Pemkab Maros Usul 25 Formasi CPNS 2026, Utamakan Nakes dan Tenaga Teknis
4
Bumi Karsa dan LAZ Hadji Kalla Salurkan Bantuan Pendidikan di Gowa
5
Hadiri HUT ke-66 Parepare, Bupati Gowa Dorong Penguatan Sinergi Antar Daerah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Perputaran Uang di MTQ Sulsel XXXIV di Maros Ditarget Tembus Rp50 Miliar
2
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros
3
Pemkab Maros Usul 25 Formasi CPNS 2026, Utamakan Nakes dan Tenaga Teknis
4
Bumi Karsa dan LAZ Hadji Kalla Salurkan Bantuan Pendidikan di Gowa
5
Hadiri HUT ke-66 Parepare, Bupati Gowa Dorong Penguatan Sinergi Antar Daerah