Tindak Tegas, Penyaluran Biosolar SPBU Wasuponda Dihentikan Sementara
Rabu, 06 Mei 2026 14:43
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menuntaskan investigasi atas video viral terkait dugaan pengisian BBM subsidi di SPBU Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur.
MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menuntaskan investigasi atas video viral terkait dugaan pengisian BBM subsidi di SPBU Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur.
Hasil pengecekan bersama dengan pihak SPBU dan kepolisian memastikan bahwa informasi pengisian hingga Rp5 juta tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Data transaksi menunjukkan nilai pengisian berada di kisaran Rp500 ribuan.
Selain itu, pihak yang merekam dan menyebarkan video tersebut juga telah melakukan klarifikasi dan menyampaikan bahwa informasi awal yang beredar tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Meski demikian, penelusuran lanjutan terhadap data transaksi menemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan. Terdapat indikasi penggunaan barcode yang tidak semestinya serta pelanggaran SOP dalam penyaluran BBM di SPBU.
Atas temuan tersebut, Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU berupa surat peringatan, pembinaan operasional, serta penghentian sementara penyaluran produk JBT Biosolar selama 1 (satu) minggu.
Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel, Mohammad Yoga Prabowo, menegaskan bahwa setiap pelanggaran dalam distribusi BBM subsidi akan ditindak secara konsisten.
“Setiap penyimpangan, baik dalam mekanisme transaksi maupun penggunaan barcode, menjadi perhatian serius. Sanksi diberikan sebagai langkah korektif sekaligus penguatan disiplin operasional agar penyaluran tetap sesuai peruntukan,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.
“Setiap temuan di lapangan langsung ditindaklanjuti melalui verifikasi data dan pengecekan operasional. Ketika ada indikasi pelanggaran, langkah penindakan dijalankan secara tegas. Ini bagian dari upaya menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” ujar Lilik.
Pertamina memastikan distribusi BBM di wilayah Sulawesi Selatan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi melalui pengaturan suplai yang terjaga.
Situasi ini juga menjadi pengingat bahwa pengawasan distribusi energi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Informasi dari masyarakat di lapangan menjadi bagian penting dalam mendeteksi potensi penyimpangan lebih dini. Laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 dan akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi serta evaluasi operasional.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menempatkan kepatuhan sebagai fondasi utama dalam penyaluran energi. Setiap temuan di lapangan akan ditindaklanjuti dengan langkah korektif yang terukur untuk memastikan distribusi tetap berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Hasil pengecekan bersama dengan pihak SPBU dan kepolisian memastikan bahwa informasi pengisian hingga Rp5 juta tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Data transaksi menunjukkan nilai pengisian berada di kisaran Rp500 ribuan.
Selain itu, pihak yang merekam dan menyebarkan video tersebut juga telah melakukan klarifikasi dan menyampaikan bahwa informasi awal yang beredar tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Meski demikian, penelusuran lanjutan terhadap data transaksi menemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan. Terdapat indikasi penggunaan barcode yang tidak semestinya serta pelanggaran SOP dalam penyaluran BBM di SPBU.
Atas temuan tersebut, Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU berupa surat peringatan, pembinaan operasional, serta penghentian sementara penyaluran produk JBT Biosolar selama 1 (satu) minggu.
Sales Branch Manager Sulselbar I Fuel, Mohammad Yoga Prabowo, menegaskan bahwa setiap pelanggaran dalam distribusi BBM subsidi akan ditindak secara konsisten.
“Setiap penyimpangan, baik dalam mekanisme transaksi maupun penggunaan barcode, menjadi perhatian serius. Sanksi diberikan sebagai langkah korektif sekaligus penguatan disiplin operasional agar penyaluran tetap sesuai peruntukan,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.
“Setiap temuan di lapangan langsung ditindaklanjuti melalui verifikasi data dan pengecekan operasional. Ketika ada indikasi pelanggaran, langkah penindakan dijalankan secara tegas. Ini bagian dari upaya menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” ujar Lilik.
Pertamina memastikan distribusi BBM di wilayah Sulawesi Selatan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi melalui pengaturan suplai yang terjaga.
Situasi ini juga menjadi pengingat bahwa pengawasan distribusi energi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Informasi dari masyarakat di lapangan menjadi bagian penting dalam mendeteksi potensi penyimpangan lebih dini. Laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 dan akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi serta evaluasi operasional.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menempatkan kepatuhan sebagai fondasi utama dalam penyaluran energi. Setiap temuan di lapangan akan ditindaklanjuti dengan langkah korektif yang terukur untuk memastikan distribusi tetap berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Pasokan LPG 3 Kg di Pinrang Normal, Pertamina Tambah 18.480 Tabung
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Pinrang hingga 18.480 tabung untuk menjaga ketersediaan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Rabu, 23 Sep 2026 18:47
News
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
Akses warga di kawasan pegunungan Kabupaten Enrekang kini lebih aman setelah Jembatan Gantung Desa Kaluppini, Kecamatan Enrekang, direhabilitasi melalui program CSR Pertamina.
Rabu, 23 Sep 2026 18:34
News
Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM di Seluruh Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan dan penyesuaian distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Sulawesi.
Rabu, 23 Sep 2026 13:59
News
Pertamina Perkuat Suplai LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyesuaikan penyaluran LPG 3 Kg di sejumlah wilayah sepanjang September 2026 untuk merespons perkembangan kebutuhan masyarakat.
Selasa, 22 Sep 2026 10:29
News
Pertamina Perkuat Pasokan LPG 3 Kg di Makassar, Tambah 60.000 Tabung
Penguatan pasokan tersebut dilakukan dalam tiga tahap. Pada 10–12 September, Pertamina menambah penyaluran sebesar 50 persen dari rata-rata penyaluran harian.
Sabtu, 19 Sep 2026 20:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Kalla 10K Naik Kelas, Rute Tersertifikasi PASI dan Diikuti 4.500 Pelari
5
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
2
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
3
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
4
Kalla 10K Naik Kelas, Rute Tersertifikasi PASI dan Diikuti 4.500 Pelari
5
Pertamina Resmikan Jembatan Kaluppini, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Makin Lancar