Sisternet & KemenPPPA Berdayakan Perempuan Lapas Lewat Program SheInspire

Senin, 24 Feb 2025 22:13
Sisternet & KemenPPPA Berdayakan Perempuan Lapas Lewat Program SheInspire
XL Axiata melalui Sisternet berkolaborasi dengan KemenPPPA Republik Indonesia, meluncurkan program SheInspire Sinergi Berdaya: Bersinar Bangkit Bersama. Foto/Dok XL Axiata
Comment
Share
YOGYAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui program pemberdayaan perempuan, Sisternet, berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, meluncurkan program SheInspire Sinergi Berdaya: Bersinar Bangkit Bersama.

Program ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi perempuan warga binaan di 10 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan di Indonesia. Caranya dengan memberikan keterampilan kewirausahaan, literasi digital, dan pendampingan psikososial, guna mempermudah reintegrasi sosial mereka setelah keluar dari lapas.

Program ini dimulai di Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, yang dihadiri oleh berbagai pejabat termasuk Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini, Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih, serta Direktur HR Corporate Wings Group, Meriam Katombo.

Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi, memberikan apresiasi atas program ini, yang menurutnya sangat membantu mengatasi tantangan reintegrasi sosial bagi perempuan warga binaan, terutama dalam menghadapi stigma dan diskriminasi.

“Program ini membekali mereka dengan keterampilan yang tidak hanya mendukung kemandirian ekonomi, tetapi juga memulihkan harga diri dan kepercayaan diri untuk kembali menjadi bagian produktif dalam masyarakat,” ujarnya.

Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini, juga menegaskan komitmen XL Axiata dalam memberdayakan perempuan, termasuk mereka yang berada di Lapas. “Kami berharap dapat memberikan keterampilan nyata dalam kewirausahaan dan digitalisasi untuk membantu mereka menghadapi tantangan setelah bebas,” kata Dian.

Meriam Katombo dari Yayasan WINGS Peduli menambahkan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bertransformasi, terutama perempuan yang memiliki peran penting dalam keluarga dan masyarakat.

Pelaksanaan di 10 Lapas Perempuan
Rangkaian program ini akan diadakan di sembilan Lapas Perempuan lainnya, antara lain di Tangerang, Medan, Bandung, Lampung, Lombok, Kerobokan, dan Makassar. Program terdiri dari dua jenis pelatihan utama: soft skills (public speaking, kewirausahaan, literasi finansial, kesehatan mental) yang dilakukan secara online, serta hard skills (pembuatan dan pemasaran roti, seni tufting) yang dilaksanakan secara langsung.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Amiek Diyah Ambarwati, berharap program ini dapat membantu perempuan warga binaan memperoleh keterampilan baru yang mendukung adaptasi mereka setelah kembali ke masyarakat. Pelatihan ini juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan mental mereka.

Program ini berlangsung hingga Mei 2025, dengan fokus pada pelatihan inkubasi jangka pendek. Untuk memastikan keberlanjutan, XL Axiata akan menyediakan pendamping di setiap Lapas untuk membantu peserta setelah program selesai.

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, program ini mendukung beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), seperti kesetaraan gender (SDG 5) dan pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi (SDG 8).

Program SheInspire diharapkan dapat memberikan dampak positif dengan membantu perempuan warga binaan membangun kehidupan yang lebih baik, dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan peluang ekonomi yang lebih luas.

Kolaborasi XL Axiata, KemenPPPA, dan Yayasan WINGS Peduli diharapkan dapat terus berlanjut dan memberi dampak yang lebih besar dalam pemberdayaan perempuan di Indonesia.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru