Donasi Pegawai PLN Terangi 2.597 Rumah Tangga Prasejahtera pada Ramadan Ini
Rabu, 12 Mar 2025 11:32
PT PLN sukses melaksanakan penyalaan serentak sambungan listrik gratis untuk 2.597 rumah tangga prasejahtera dalam program Light Up The Dream. Foto/Istimewa
JAKARTA - PT PLN (Persero) baru saja menyelesaikan penyalaan serentak sambungan listrik gratis untuk 2.597 rumah tangga prasejahtera dalam program Light Up The Dream, yang berlangsung pada Senin (10/3) lalu.
Program yang didanai melalui donasi pegawai PLN ini menjadi salah satu bentuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan 1446 H. Sejak diluncurkan pada 2020, program ini telah memberikan sambungan listrik gratis kepada 32.275 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.
Program ini membawa berkah bagi banyak keluarga yang sebelumnya belum menikmati aliran listrik. Salah satunya adalah Ferra Rostika, warga Desa Neusu Jaya, Banda Aceh, yang kini bisa menikmati listrik setelah sebelumnya bergantung pada aliran listrik dari tetangga.
"Syukur alhamdulillah, saya tidak bisa berkata-kata. Selama ini, tetangga membantu saya, tetapi mereka juga terganggu karena MCB mereka sering mental. Sekarang kami sekeluarga dapat menikmati listrik. Anak sudah bisa belajar di malam hari. Semoga PLN semakin jaya dan bisa membantu masyarakat lainnya yang mengalami kesulitan ekonomi seperti kami," ujar Ferra.
Hal serupa juga dirasakan oleh Nenek Rusmini, seorang warga Lubuk Linggau Selatan, Sumatera Selatan, yang tak kuasa menahan haru ketika listrik akhirnya menyala di rumahnya.
"Selama ini kalau malam saya pakai lilin. Kalau hujan turun, rumah saya gelap gulita. Mau masak pun sulit, saya harus nyalakan lilin atau pinjam listrik dari tetangga. Sekarang alhamdulillah, rumah saya sudah terang. Terima kasih PLN, semoga berkah bagi semuanya," kata Rusmini dengan mata berkaca-kaca.
Di Indonesia timur, tepatnya di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Catarina juga menjadi salah satu penerima manfaat program ini. Listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga meningkatkan harapan dan kesejahteraan bagi keluarganya.
"Kami sangat bersyukur dapat merasakan nikmat listrik di bulan Ramadan ini. Selama ini, kami menabung untuk biaya pasang baru listrik. Kini, anak-anak kami bisa belajar dengan nyaman di malam hari, dan kami bisa menambah peralatan untuk jual es. Terimakasih PLN sudah mewujudkan impian kami," ungkap Catarina.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menjelaskan bahwa Light Up The Dream adalah bentuk komitmen dan kepedulian pegawai PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan serta pemerataan akses listrik. Program ini merupakan inisiatif pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk masyarakat kurang beruntung agar dapat menikmati sambungan listrik secara gratis.
"Program Light Up The Dream secara reguler kita jalankan, paling tidak dua kali dalam setahun. Sebuah tradisi yang sangat baik di PLN, yang dirintis oleh para insan PLN yang peduli dengan lingkungan sekitar," ujar Didi.
Didi mengapresiasi pegawai PLN yang secara konsisten menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mendukung keberlanjutan program ini. "Pada penyalaan serentak hari ini, sebanyak 2.597 instalasi listrik telah tersambung. Sehingga, total sampai dengan Maret 2025, insan PLN di seluruh Indonesia telah menyumbang kebahagiaan bagi 32.275 keluarga prasejahtera," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, menyampaikan terima kasih kepada para pemangku kepentingan yang mendukung kesuksesan program ini. "Kami berharap program ini terus digerakkan karena masih banyak saudara-saudara kita yang belum memiliki akses listrik," ujar Edi.
Edi menambahkan, program ini juga menjadi komitmen PLN untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Indonesia. Ia berharap program ini turut mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. "Sesuai dengan visi PLN, listrik dapat membawa kehidupan lebih baik dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," pungkas Edi.
Program yang didanai melalui donasi pegawai PLN ini menjadi salah satu bentuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan 1446 H. Sejak diluncurkan pada 2020, program ini telah memberikan sambungan listrik gratis kepada 32.275 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.
Program ini membawa berkah bagi banyak keluarga yang sebelumnya belum menikmati aliran listrik. Salah satunya adalah Ferra Rostika, warga Desa Neusu Jaya, Banda Aceh, yang kini bisa menikmati listrik setelah sebelumnya bergantung pada aliran listrik dari tetangga.
"Syukur alhamdulillah, saya tidak bisa berkata-kata. Selama ini, tetangga membantu saya, tetapi mereka juga terganggu karena MCB mereka sering mental. Sekarang kami sekeluarga dapat menikmati listrik. Anak sudah bisa belajar di malam hari. Semoga PLN semakin jaya dan bisa membantu masyarakat lainnya yang mengalami kesulitan ekonomi seperti kami," ujar Ferra.
Hal serupa juga dirasakan oleh Nenek Rusmini, seorang warga Lubuk Linggau Selatan, Sumatera Selatan, yang tak kuasa menahan haru ketika listrik akhirnya menyala di rumahnya.
"Selama ini kalau malam saya pakai lilin. Kalau hujan turun, rumah saya gelap gulita. Mau masak pun sulit, saya harus nyalakan lilin atau pinjam listrik dari tetangga. Sekarang alhamdulillah, rumah saya sudah terang. Terima kasih PLN, semoga berkah bagi semuanya," kata Rusmini dengan mata berkaca-kaca.
Di Indonesia timur, tepatnya di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Catarina juga menjadi salah satu penerima manfaat program ini. Listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga meningkatkan harapan dan kesejahteraan bagi keluarganya.
"Kami sangat bersyukur dapat merasakan nikmat listrik di bulan Ramadan ini. Selama ini, kami menabung untuk biaya pasang baru listrik. Kini, anak-anak kami bisa belajar dengan nyaman di malam hari, dan kami bisa menambah peralatan untuk jual es. Terimakasih PLN sudah mewujudkan impian kami," ungkap Catarina.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menjelaskan bahwa Light Up The Dream adalah bentuk komitmen dan kepedulian pegawai PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan serta pemerataan akses listrik. Program ini merupakan inisiatif pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk masyarakat kurang beruntung agar dapat menikmati sambungan listrik secara gratis.
"Program Light Up The Dream secara reguler kita jalankan, paling tidak dua kali dalam setahun. Sebuah tradisi yang sangat baik di PLN, yang dirintis oleh para insan PLN yang peduli dengan lingkungan sekitar," ujar Didi.
Didi mengapresiasi pegawai PLN yang secara konsisten menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mendukung keberlanjutan program ini. "Pada penyalaan serentak hari ini, sebanyak 2.597 instalasi listrik telah tersambung. Sehingga, total sampai dengan Maret 2025, insan PLN di seluruh Indonesia telah menyumbang kebahagiaan bagi 32.275 keluarga prasejahtera," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, menyampaikan terima kasih kepada para pemangku kepentingan yang mendukung kesuksesan program ini. "Kami berharap program ini terus digerakkan karena masih banyak saudara-saudara kita yang belum memiliki akses listrik," ujar Edi.
Edi menambahkan, program ini juga menjadi komitmen PLN untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Indonesia. Ia berharap program ini turut mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. "Sesuai dengan visi PLN, listrik dapat membawa kehidupan lebih baik dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," pungkas Edi.
(TRI)
Berita Terkait
News
Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kesiapan Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
Dalam proses pemulihan pascagempa di Flores, NTT, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri.
Minggu, 16 Agu 2026 09:42
Makassar City
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
Menghadapi status tanggap darurat kekeringan di Kota Makassar, PLN UIP Sulawesi memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar dan BPBD Makassar.
Sabtu, 15 Agu 2026 13:27
News
PLTM Salu Noling Kantongi SLO, Selangkah Menuju Operasi Komersial
Kedua SLO berlaku selama lima tahun, mulai 11 Agustus 2026 hingga 11 Agustus 2031, sepanjang ketentuan pengoperasian dan pemeliharaan instalasi tetap dipenuhi.
Kamis, 13 Agu 2026 09:59
News
PLN UIP Sulawesi Raih Predikat Memuaskan dalam Audit SMK3
PLN UIP Sulawesi meraih nilai 90,36 persen dengan predikat Memuaskan dan Bendera Emas dalam Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Rabu, 12 Agu 2026 07:23
Ekbis
PLN UIP Sulawesi Perkuat UMKM Bantaeng lewat Pemasaran Digital
Sebanyak 31 pelaku usaha di Kabupaten Bantaeng, mendapat pembekalan strategi pemasaran digital untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan usaha. Pelatihan yang digelar PLN UIP Sulawesi.
Selasa, 11 Agu 2026 14:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa