Kemenkum Raih Indeks Reformasi Birokrasi 90,38, Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Kontribusi
Senin, 16 Jun 2025 23:11
Kementerian Hukum berhasil meraih Indeks Reformasi Birokrasi dengan nilai 90,38. Pencapaian ini menjadi momentum penting dalam transformasi pelayanan publik menuju era digital. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kementerian Hukum berhasil meraih Indeks Reformasi Birokrasi dengan nilai 90,38. Pencapaian ini menjadi momentum penting dalam transformasi pelayanan publik menuju era digital yang lebih efisien dan responsif.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan turut berpartisipasi dalam Monitoring dan Evaluasi Rencana Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi Triwulan II Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring pada Senin (16/6/2025).
Febri Mujiono, Pelaksana Harian Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kemenkum RI, memberikan apresiasi kepada seluruh satuan kerja atas pencapaian nilai indeks yang memuaskan.
"Capaian ini tidak lepas dari kinerja dan sumbangsih seluruh unit kerja dalam mensukseskan reformasi birokrasi di Kementerian Hukum," ujar Febri dalam pembukaan kegiatan monitoring dan evaluasi.
Dia menekankan pentingnya pemenuhan data dukung yang komprehensif untuk mempertahankan dan meningkatkan indeks reformasi birokrasi. Terlebih dengan adanya program transformasi digital yang digagas Menteri Hukum, yang akan menghadirkan perubahan mendasar dalam layanan hukum berbasis teknologi.
Inspektur Wilayah II Ignatius Purwanto menjelaskan mekanisme monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan sesuai Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 3 dan Nomor 9 Tahun 2023. Proses ini dilakukan secara bertahap per triwulan dengan tujuan memantau keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi.
"Monitoring bertujuan mengukur ketercapaian target indikator sasaran, menilai efektivitas rencana aksi, serta mengukur kualitas pengelolaan reformasi birokrasi internal," papar Ignatius.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pelaksanaan Rencana Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi Triwulan II (B06) dimulai sejak 19 Mei hingga 15 Juni 2025. Tahap pengunggahan data dukung pada aplikasi ERB dan verifikasi oleh Unit Eselon I serta Kanwil telah diselesaikan.
Proses monitoring akan berlangsung dari 16-22 Juni 2025, dilanjutkan tahap evaluasi pada 23-27 Juni 2025. Struktur waktu yang jelas ini memastikan proses berjalan sistematis dan akuntabel.
Ignatius menekankan bahwa kunci keberhasilan reformasi birokrasi terletak pada komitmen seluruh pimpinan, koordinasi berjenjang dari unit pusat hingga kantor wilayah, dan peran aktif evaluator internal dari Inspektorat Jenderal.
"Dibutuhkan komitmen semua pemangku kepentingan untuk melaksanakan rencana aksi secara tepat waktu dan berkualitas, termasuk peran quality assurance dari Inspektorat sebagai pendamping dan verifikasi lapangan," jelasnya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, memastikan bahwa Tim Kerja Reformasi Birokrasi Kanwil Sulsel telah melaksanakan pemenuhan data dukung sesuai timeline yang ditetapkan.
"Kami berkomitmen memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian indeks Reformasi Birokrasi yang optimal di lingkungan Kementerian Hukum," tegas Andi Basmal.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian penting dari persiapan transformasi besar-besaran menuju layanan hukum berbasis digital. Program ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi pelayanan publik di bidang hukum.
Dengan indeks reformasi birokrasi yang sudah mencapai 90,38, Kementerian Hukum optimis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan seiring dengan implementasi teknologi digital yang lebih masif.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan turut berpartisipasi dalam Monitoring dan Evaluasi Rencana Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi Triwulan II Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring pada Senin (16/6/2025).
Febri Mujiono, Pelaksana Harian Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kemenkum RI, memberikan apresiasi kepada seluruh satuan kerja atas pencapaian nilai indeks yang memuaskan.
"Capaian ini tidak lepas dari kinerja dan sumbangsih seluruh unit kerja dalam mensukseskan reformasi birokrasi di Kementerian Hukum," ujar Febri dalam pembukaan kegiatan monitoring dan evaluasi.
Dia menekankan pentingnya pemenuhan data dukung yang komprehensif untuk mempertahankan dan meningkatkan indeks reformasi birokrasi. Terlebih dengan adanya program transformasi digital yang digagas Menteri Hukum, yang akan menghadirkan perubahan mendasar dalam layanan hukum berbasis teknologi.
Inspektur Wilayah II Ignatius Purwanto menjelaskan mekanisme monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan sesuai Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 3 dan Nomor 9 Tahun 2023. Proses ini dilakukan secara bertahap per triwulan dengan tujuan memantau keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi.
"Monitoring bertujuan mengukur ketercapaian target indikator sasaran, menilai efektivitas rencana aksi, serta mengukur kualitas pengelolaan reformasi birokrasi internal," papar Ignatius.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pelaksanaan Rencana Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi Triwulan II (B06) dimulai sejak 19 Mei hingga 15 Juni 2025. Tahap pengunggahan data dukung pada aplikasi ERB dan verifikasi oleh Unit Eselon I serta Kanwil telah diselesaikan.
Proses monitoring akan berlangsung dari 16-22 Juni 2025, dilanjutkan tahap evaluasi pada 23-27 Juni 2025. Struktur waktu yang jelas ini memastikan proses berjalan sistematis dan akuntabel.
Ignatius menekankan bahwa kunci keberhasilan reformasi birokrasi terletak pada komitmen seluruh pimpinan, koordinasi berjenjang dari unit pusat hingga kantor wilayah, dan peran aktif evaluator internal dari Inspektorat Jenderal.
"Dibutuhkan komitmen semua pemangku kepentingan untuk melaksanakan rencana aksi secara tepat waktu dan berkualitas, termasuk peran quality assurance dari Inspektorat sebagai pendamping dan verifikasi lapangan," jelasnya.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, memastikan bahwa Tim Kerja Reformasi Birokrasi Kanwil Sulsel telah melaksanakan pemenuhan data dukung sesuai timeline yang ditetapkan.
"Kami berkomitmen memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian indeks Reformasi Birokrasi yang optimal di lingkungan Kementerian Hukum," tegas Andi Basmal.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian penting dari persiapan transformasi besar-besaran menuju layanan hukum berbasis digital. Program ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi pelayanan publik di bidang hukum.
Dengan indeks reformasi birokrasi yang sudah mencapai 90,38, Kementerian Hukum optimis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan seiring dengan implementasi teknologi digital yang lebih masif.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Matangkan Persiapan Puncak Peringatan Hari Pengayoman ke-81
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) matangkan persiapan puncak peringatan Hari Pengayoman ke-81 melalui rapat optimalisasi yang digelar di Ruang Rapat Hamid Awaluddin, Selasa (18/8/2026).
Selasa, 18 Agu 2026 18:38
News
Ragam Perlombaan Semarakkan HUT RI dan Hari Pengayoman ke 81
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menghadirkan beragam perlombaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pengayoman ke-81.
Selasa, 18 Agu 2026 08:43
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Peringati Detik-Detik Proklamasi HUT Ke-81 RI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), memperingati detik-detik Proklamasi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) melalui upacara yang digelar di Lapangan Upacara Kanwil Kemenkum Sulsel
Senin, 17 Agu 2026 12:24
News
Evaluasi Pelayanan Publik Kemenkum Sulsel, Dorong Kualitas dan Kepuasan Masyarakat
Evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus didorong untuk memastikan kualitas layanan semakin baik dan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat.
Sabtu, 15 Agu 2026 09:38
News
Kemenkum Sulsel Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan Kinerja Pelayanan Kekayaan Intelektual
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menindaklanjuti hasil pemeriksaan kinerja pendahuluan atas pelayanan Kekayaan Intelektual (KI)
Jum'at, 14 Agu 2026 13:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Lenovo IdeaPad Slim 3i Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp11,7 Juta
2
Ribuan Pendaki Peringati HUT RI ke 81 di Gunung Bawakaraeng
3
Perambahan Hutan Tanamalia Makin Menggila, Gakkum: Sudah Mendekati 5.000 Hektare
4
Ketua Fraksi LBK Ingin Sekretaris Golkar Sulsel Figur yang Lincah Bekerja
5
Tutup Rangkaian ICE SPORT 2026, Himatik FT-UNM Sukses Gelar Laga Futsal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Lenovo IdeaPad Slim 3i Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp11,7 Juta
2
Ribuan Pendaki Peringati HUT RI ke 81 di Gunung Bawakaraeng
3
Perambahan Hutan Tanamalia Makin Menggila, Gakkum: Sudah Mendekati 5.000 Hektare
4
Ketua Fraksi LBK Ingin Sekretaris Golkar Sulsel Figur yang Lincah Bekerja
5
Tutup Rangkaian ICE SPORT 2026, Himatik FT-UNM Sukses Gelar Laga Futsal