Taufan Pawe Perjuangkan Jaminan Pensiun PPPK, Minta Disamakan dengan PNS
Selasa, 01 Jul 2025 16:37
Anggota DPR RI, Taufan Pawe. Foto: Istimewa
JAKARTA - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Golkar, Taufan Pawe terus menyuarakan pentingnya jaminan masa pensiun dan hari tua bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hal ini disampaikannya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta sejumlah kepala daerah di seluruh Indonesia melalui konferensi video pada Senin, 30 Juni 2025.
Dalam kesempatan tersebut, TP menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan jaminan hari tua bagi PPPK.
"Saya akan suarakan terus terkait hal ini, Bu Menteri. Harus ada dana pensiun bagi mereka, atau nomenklatur seperti bagaimana sehingga ada jaminan hari tua bagi PPPK," tegas TP.
Selain itu, TP juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas penyelesaian 72 persen proses administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 28 persen PPPK. Ia berharap agar target penyelesaian Surat Keputusan (SK) bagi CPNS dapat terealisasi efektif pada bulan Juli ini, dan batas akhir Oktober untuk PPPK.
"Kami berharap agar target Juli ini bisa diefektifkan untuk menerima Surat Keputusan (SK) kepada CPNS dan batas akhir Oktober bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Proses ini harus tuntas, bukan hanya PPPK tahap pertama tapi juga PPPK tahap kedua," ungkap TP.
Dia menekankan agar semua Pembina Kepegawaian dalam hal ini para Kepala Daerah di seluruh Indonesia serius menindaklanjuti hal ini demi kepentingan hak-hak Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal ini disampaikannya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta sejumlah kepala daerah di seluruh Indonesia melalui konferensi video pada Senin, 30 Juni 2025.
Dalam kesempatan tersebut, TP menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan jaminan hari tua bagi PPPK.
"Saya akan suarakan terus terkait hal ini, Bu Menteri. Harus ada dana pensiun bagi mereka, atau nomenklatur seperti bagaimana sehingga ada jaminan hari tua bagi PPPK," tegas TP.
Selain itu, TP juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas penyelesaian 72 persen proses administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 28 persen PPPK. Ia berharap agar target penyelesaian Surat Keputusan (SK) bagi CPNS dapat terealisasi efektif pada bulan Juli ini, dan batas akhir Oktober untuk PPPK.
"Kami berharap agar target Juli ini bisa diefektifkan untuk menerima Surat Keputusan (SK) kepada CPNS dan batas akhir Oktober bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Proses ini harus tuntas, bukan hanya PPPK tahap pertama tapi juga PPPK tahap kedua," ungkap TP.
Dia menekankan agar semua Pembina Kepegawaian dalam hal ini para Kepala Daerah di seluruh Indonesia serius menindaklanjuti hal ini demi kepentingan hak-hak Aparatur Sipil Negara (ASN).
(UMI)
Berita Terkait
News
Milad ke-72 UMI, Muzakkir Aqil Dorong Lahirnya Generasi Emas Berbasis Nilai Islam dan Teknologi
Universitas Muslim Indonesia (UMI) memperingati Milad ke-72 sebagai momentum refleksi dan penguatan peran dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Selasa, 16 Jun 2026 20:51
Sulsel
Langgar Tata Ruang, Pemerhati Konservasi Alam Minta DPR RI Hentikan Operasi PT Conch
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, menjadi forum penting bagi masyarakat Sulawesi Selatan untuk menyampaikan keberatan terhadap aktivitas PT Conch Cement Indonesia di Barru.
Selasa, 09 Jun 2026 16:45
News
Moratorium Semen Harus Dikawal, Investasi Wajib Taat Hukum dan Berpihak pada Rakyat
Komisi VI DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal secara ketat kebijakan moratorium pembangunan pabrik semen di Indonesia guna melindungi industri nasional, menjaga keseimbangan pasar, serta memastikan keberlanjutan lingkungan hidup.
Senin, 08 Jun 2026 17:33
News
Aliyah Mustika Ilham Dorong Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di Tingkat DPRD
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan agar Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) yang selama ini dikenal di tingkat DPR RI dapat dihidupkan dan diterapkan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota
Minggu, 07 Jun 2026 15:25
News
Penerapan E-voting Pemilu 2029 Harus Mulai Dikaji Lebih Dalam
Penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) hahrus mulai dikaji secara mendalam, sebagai bagian dari modernisasi demokrasi Indonesia menuju Pemilu 2029.
Kamis, 04 Jun 2026 18:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Djournal Resmikan Gerai Kedua di Makassar, Kini Hadir di Mal Ratu Indah
2
Ruas Pangkajene-Rappang di Kabupaten Sidrap Dipacu Rampung
3
Layanan Pemanduan & Penundaan PJM Wilayah 3 Melampaui Target RKAP
4
Milad ke-72 UMI, Zikir dan Haul Muassis Jadi Momentum Mengenang Jasa Pendiri
5
Diskon hingga 50%, Levi’s End of Season Sale Hadir Maksimalkan Gaya Musim Liburan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Djournal Resmikan Gerai Kedua di Makassar, Kini Hadir di Mal Ratu Indah
2
Ruas Pangkajene-Rappang di Kabupaten Sidrap Dipacu Rampung
3
Layanan Pemanduan & Penundaan PJM Wilayah 3 Melampaui Target RKAP
4
Milad ke-72 UMI, Zikir dan Haul Muassis Jadi Momentum Mengenang Jasa Pendiri
5
Diskon hingga 50%, Levi’s End of Season Sale Hadir Maksimalkan Gaya Musim Liburan