Waspada Geng Motor Berulah Lagi, Tebas Warga dengan Parang
Minggu, 20 Jul 2025 16:24
MAKASSAR - Geng Motor palaku aksi kriminalitas jalanan berulah lagi. Warga ditebas dengan menggunakan parang dan busur panah.
Kejadian itu berlangsung di tiga lokasi, di Kota Makassar, Minggu (20/7/2025) dini hari. Korban berjumlah tiga orang, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena luka sabetan hingga busur yang menancap pada bagian tubuhnya.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian pertama di tempat kejadian perkara (TKP), Jl AP Pettarani dekat Ramayana.
Di lokasi itu, korban kabarnya terkena tebasan parang di tangan dan kepala. Korban pun langsung dilarikan dan dirawat di Rumah Sakit Yapika.
Selanjutnya, TKP ke dua, di Jl Dangko, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Korbannya sendiri dikabarkan terkena tebasan parang dan busur dan kini dirawat di RS Haji.
Kemudian TKP ke tiga, Jl Cendrawasih atau Opu Daeng Siraju. Dimana kabarnya korban juga kena tebasan parang.
Terkait peristiwa itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana membenarkan adanya kejadian tersebut.
Menurut Arya, pihaknya saat ini sementara melakukan pencarian terhadap para pelaku.
"Sementara anggota masih di lapangan mencari pelaku. Semoga bisa segera tertangkap," ucap Kombes Ary Perdana kepada wartawan, Minggu (20/7/2025).
Kejadian itu berlangsung di tiga lokasi, di Kota Makassar, Minggu (20/7/2025) dini hari. Korban berjumlah tiga orang, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena luka sabetan hingga busur yang menancap pada bagian tubuhnya.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian pertama di tempat kejadian perkara (TKP), Jl AP Pettarani dekat Ramayana.
Di lokasi itu, korban kabarnya terkena tebasan parang di tangan dan kepala. Korban pun langsung dilarikan dan dirawat di Rumah Sakit Yapika.
Selanjutnya, TKP ke dua, di Jl Dangko, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Korbannya sendiri dikabarkan terkena tebasan parang dan busur dan kini dirawat di RS Haji.
Kemudian TKP ke tiga, Jl Cendrawasih atau Opu Daeng Siraju. Dimana kabarnya korban juga kena tebasan parang.
Terkait peristiwa itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana membenarkan adanya kejadian tersebut.
Menurut Arya, pihaknya saat ini sementara melakukan pencarian terhadap para pelaku.
"Sementara anggota masih di lapangan mencari pelaku. Semoga bisa segera tertangkap," ucap Kombes Ary Perdana kepada wartawan, Minggu (20/7/2025).
(GUS)
Berita Terkait
News
Polisi Ringkus Geng Motor Penyerang Warga di Manggala
Tim Resmob Polsek Manggala Polrestabes Makassar yang diback up Unit Resmob Polda Sulsel berhasil mengungkap kasus penyerangan brutal yang dilakukan kelompok geng motor
Senin, 06 Okt 2025 15:47
News
Puluhan Anggota Geng Motor Serang Warga Secara Brutal Mayoritas Pelajar
Puluhan anggota geng motor yang serang warga di tiga lokasi berbeda di Kota Makassar, pada Minggu (20/7/2025) dini hari, berhasil diringkus polisi.
Senin, 21 Jul 2025 22:13
News
Tebas Warga dengan Parang, Puluhan Anggota Geng Motor Ditangkap
Polisi menangkap puluhan anggota geng motor yang menjadi pelaku penyerangan pada tiga lokasi berbeda di Kota Makassar, pada Minggu (20/6/2025) dini hari kemarin
Senin, 21 Jul 2025 20:52
News
Polisi Amankan Delapan Remaja Anggota Geng Motor Usai Serang Warga
Polisi mengamankan delapan orang anggota geng motor yang melakukan penyerangan terhadap warga di Jalan Opu Daeng Risadju, Kecamatan Mamajang, Makassar, pada Minggu (20/7/2025) dini hari.
Senin, 21 Jul 2025 16:50
News
Ketua Geng Motor di Makassar Diringkus Usai Bacok Dua Remaja
Geng motor yang identik dengan kejahatan jalanan di Kota Makassar, tidak hentinya berulah. Terbaru dua remaja menjadi korban pembacokan.
Senin, 23 Jun 2025 20:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
2
Slow Communication di Tengah Histeria Media Sosial
3
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
4
Unhas Tak Jadikan TKA Penentu Kelulusan SNBP 2026
5
Andi Hadi Sebut Usulan Musrenbang Berulang Dipicu Perbaikan Infrastruktur Tak Tuntas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
2
Slow Communication di Tengah Histeria Media Sosial
3
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
4
Unhas Tak Jadikan TKA Penentu Kelulusan SNBP 2026
5
Andi Hadi Sebut Usulan Musrenbang Berulang Dipicu Perbaikan Infrastruktur Tak Tuntas