Kalla Institute Gandeng Grab dan UTeM, Perkuat Sinergi Kampus-Industri
Senin, 04 Agu 2025 18:39
Kalla Institute terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri lewat kerja sama dengan Grab dan UTeM, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kalla Institute terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri. Komitmen ini kembali ditegaskan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Grab Teknologi Indonesia, yang mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kewirausahaan dan bisnis.
Penandatanganan MoU berlangsung pada Kamis (31/7) di Ruang Rapat Lantai 6 Kampus Kalla Institute. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus serta perwakilan manajemen PT Grab Teknologi Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara aplikatif dan relevan dengan perkembangan dunia usaha serta teknologi masa kini.
Rektor Kalla Institute, Syamril, menyampaikan bahwa kerja sama ini akan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi dunia bisnis lebih dalam, sekaligus menjadi peluang promosi bagi mereka yang telah memiliki usaha.
“Kami berharap dapat menjadi mitra untuk pembelajaran mahasiswa, penelitian dan pengabdian dosen serta kolaborasi kegiatan bersama,” ungkap Syamril.
Marketing Partnership Lead Sulawesi Grab, Andi Rustiawan Karmadi, turut menyambut positif kerja sama ini. Menurutnya, bermitra dengan institusi pendidikan menjadi salah satu fokus utama Grab untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami siap mendukung setiap program yang dijalankan. Kami juga ingin mendorong mahasiswa untuk membawa usaha mereka ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkap Andi.
Melalui kolaborasi ini, Kalla Institute menegaskan posisinya sebagai mitra strategis industri, yang aktif membangun jembatan antara kampus dan dunia kerja. Institusi ini juga berkomitmen menjadi pusat pengembangan inovasi di bidang teknologi dan kewirausahaan.
Tak hanya menjalin sinergi dengan industri, Kalla Institute juga memperluas jejaring kolaborasi internasional lingkup perguruan tinggi. Beberapa waktu lalu, Kalla Institute menandatangani kerja sama internasional dengan Universiti Teknikal Malaysia (UTeM) dalam rangkaian Rakernas 2 Asosiasi Program Studi Kewirausahaan Indonesia (APSKI) 2025, yang diselenggarakan pada 16–18 Juli 2025 di Yogyakarta.
Kerja sama tersebut diwujudkan dalam bentuk penandatanganan Letter of Intent (LoI), sebagai langkah awal sinergi antar institusi dalam pengembangan sumber daya manusia. Fokus kolaborasi mencakup pelatihan bersama untuk peningkatan kompetensi kewirausahaan dan inovasi bisnis, program pertukaran dosen dan mahasiswa, serta riset dan publikasi ilmiah di bidang kewirausahaan dan UMKM.
Dengan adanya kerja sama strategis ini, Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute diharapkan dapat menghadirkan program pemberdayaan SDM yang lebih luas. Ini mencakup pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, dan pelatihan bersertifikasi internasional bagi dosen dan mahasiswa.
Keikutsertaan aktif Kalla Institute dalam Rakernas APSKI 2025 menjadi bukti bahwa institusi ini terus bertransformasi menjadi kampus yang adaptif, terbuka terhadap kolaborasi lintas negara, serta berorientasi pada peningkatan kualitas akademik guna mencetak lulusan unggul dan siap bersaing secara global.
Penandatanganan MoU berlangsung pada Kamis (31/7) di Ruang Rapat Lantai 6 Kampus Kalla Institute. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus serta perwakilan manajemen PT Grab Teknologi Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara aplikatif dan relevan dengan perkembangan dunia usaha serta teknologi masa kini.
Rektor Kalla Institute, Syamril, menyampaikan bahwa kerja sama ini akan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi dunia bisnis lebih dalam, sekaligus menjadi peluang promosi bagi mereka yang telah memiliki usaha.
“Kami berharap dapat menjadi mitra untuk pembelajaran mahasiswa, penelitian dan pengabdian dosen serta kolaborasi kegiatan bersama,” ungkap Syamril.
Marketing Partnership Lead Sulawesi Grab, Andi Rustiawan Karmadi, turut menyambut positif kerja sama ini. Menurutnya, bermitra dengan institusi pendidikan menjadi salah satu fokus utama Grab untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami siap mendukung setiap program yang dijalankan. Kami juga ingin mendorong mahasiswa untuk membawa usaha mereka ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkap Andi.
Melalui kolaborasi ini, Kalla Institute menegaskan posisinya sebagai mitra strategis industri, yang aktif membangun jembatan antara kampus dan dunia kerja. Institusi ini juga berkomitmen menjadi pusat pengembangan inovasi di bidang teknologi dan kewirausahaan.
Tak hanya menjalin sinergi dengan industri, Kalla Institute juga memperluas jejaring kolaborasi internasional lingkup perguruan tinggi. Beberapa waktu lalu, Kalla Institute menandatangani kerja sama internasional dengan Universiti Teknikal Malaysia (UTeM) dalam rangkaian Rakernas 2 Asosiasi Program Studi Kewirausahaan Indonesia (APSKI) 2025, yang diselenggarakan pada 16–18 Juli 2025 di Yogyakarta.
Kerja sama tersebut diwujudkan dalam bentuk penandatanganan Letter of Intent (LoI), sebagai langkah awal sinergi antar institusi dalam pengembangan sumber daya manusia. Fokus kolaborasi mencakup pelatihan bersama untuk peningkatan kompetensi kewirausahaan dan inovasi bisnis, program pertukaran dosen dan mahasiswa, serta riset dan publikasi ilmiah di bidang kewirausahaan dan UMKM.
Dengan adanya kerja sama strategis ini, Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute diharapkan dapat menghadirkan program pemberdayaan SDM yang lebih luas. Ini mencakup pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, dan pelatihan bersertifikasi internasional bagi dosen dan mahasiswa.
Keikutsertaan aktif Kalla Institute dalam Rakernas APSKI 2025 menjadi bukti bahwa institusi ini terus bertransformasi menjadi kampus yang adaptif, terbuka terhadap kolaborasi lintas negara, serta berorientasi pada peningkatan kualitas akademik guna mencetak lulusan unggul dan siap bersaing secara global.
(TRI)
Berita Terkait
News
Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan akademik dan kreatif.
Rabu, 11 Feb 2026 11:48
News
Kalla Institute Berdayakan Ibu Rumah Tangga Kelola Limbah Plastik Berbasis Ekonomi Sirkular
Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Kamis, 05 Feb 2026 11:15
News
Kalla Institute Hadirkan Pengalaman Belajar Berbeda di Sulawesi Education & Techno Expo
Booth Kalla Institute sukses menarik perhatian pengunjung selama ajang Sulawesi Education & Techno Expo 2026 yang digelar di Phinisi Ballroom Claro Makassar, (27–29/1/2026).
Senin, 02 Feb 2026 19:12
News
GrabKios Jadi Tumpuan Baru Keluarga Almarhum Dandi di Gowa
Sejak Desember 2025, GrabKios akhirnya terwujud di rumah mungil keluarga Dandi. Kehadirannya merupakan realisasi janji Group CEO & Co-Founder Grab, Anthony Tan.
Kamis, 22 Jan 2026 19:44
News
Wujudkan Ekosistem Kerja Inklusif, Kalla Institute Terima Magang Disabilitas
Dalam menyiapkan ekosistem kerja inklusif, Kalla Institute turut mengambil peran dengan menerima dua peserta magang disabilitas melalui Program Magang Disabilitas
Minggu, 18 Jan 2026 18:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Enam Titik Pengungsian Banjir Dibuka, Dua Kecamatan Terdampak Paling Parah
2
Pemerintah Kelurahan Kapasa Siapkan Posko Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah
3
Maros Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah Menuju Kota Bersih di Rakornas 2026
4
Jasa Upah Dihapus, Puluhan Guru PAUD Datangi Kantor Disdik Maros
5
DPRD Sulsel Pertimbangkan Hak Angket, Data Deviden GMTD Didesak Transparan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Enam Titik Pengungsian Banjir Dibuka, Dua Kecamatan Terdampak Paling Parah
2
Pemerintah Kelurahan Kapasa Siapkan Posko Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah
3
Maros Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah Menuju Kota Bersih di Rakornas 2026
4
Jasa Upah Dihapus, Puluhan Guru PAUD Datangi Kantor Disdik Maros
5
DPRD Sulsel Pertimbangkan Hak Angket, Data Deviden GMTD Didesak Transparan