8 Dosen Kalla Institute Raih Pendanaan Riset & Pengabdian 2026
Rabu, 15 Apr 2026 18:20
Dosen Prodi Kewirausahaan Kalla Institute, Syarief Dienan Yahya, melaksanakan kegiatan PKM dengan mengedukasi warga terkait tata kelola ekowisata dan UMKM di Desa Tabo-Tabo, Pangkep. Foto/IST
MAKASSAR - Kalla Institute kembali menunjukkan kiprahnya di dunia akademik melalui keberhasilan sejumlah dosen meraih pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi institusi dalam mendorong kualitas akademik sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Program hibah penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dibuka sejak akhir November hingga Desember 2025, dengan partisipasi perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Melalui proses seleksi dan kurasi yang ketat, pada 9 April 2026 diumumkan bahwa delapan dosen Kalla Institute berhasil lolos dan memperoleh pendanaan. Mereka adalah Furqan Zakiyabarsi, Rezty Amalia Aras, Mardiatul Jannah, Muh. Taufan Gunawan, Syarief Dienan Yahya, Kiki Resky Ramdhani S., Mulyana Sari, dan Rahmat Syarif.
Rektor Kalla Institute, Syamril, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kualitas akademik para dosen sekaligus peran mereka dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Semoga penelitian dan pengabdian yang akan dilakukan nanti bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ungkap Syamril.
Capaian ini diharapkan dapat memicu semangat sivitas akademika lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan meningkatkan produktivitas, khususnya dalam menghasilkan riset serta kegiatan pengabdian yang berdampak luas.Keberhasilan para dosen juga tidak lepas dari dukungan sistem akademik yang terstruktur.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kalla Institute secara aktif memberikan fasilitasi, mulai dari proses pengajuan proposal hingga penyelenggaraan workshop pendampingan guna meningkatkan kualitas riset.
Kepala LPPM Kalla Institute, Dr. Habib Muhammad Shahib, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Terima kasih untuk kerja keras para dosen, kedepannya tim LLPM akan terus mendorong kinerja riset dan PKM agar lebih uptodate untuk terus berprestasi,” ucap Habib.
Pencapaian ini sejalan dengan misi Kalla Institute dalam mengembangkan penelitian terapan dan pengabdian di bidang bisnis dan teknologi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, institusi ini berkomitmen memperkuat budaya riset dan inovasi serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian. Upaya ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Untuk informasi terbaru mengenai Kalla Institute, kunjungi Instagram @kallainstitute atau website kallainstitute.ac.id. Pendaftaran mahasiswa baru juga dapat diakses melalui register.kallainstitute.ac.id. Informasi lebih lanjut tersedia melalui hotline Kalla Care di WhatsApp 0811 4414 030 atau nomor 0411 300 0103.
Program hibah penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dibuka sejak akhir November hingga Desember 2025, dengan partisipasi perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Melalui proses seleksi dan kurasi yang ketat, pada 9 April 2026 diumumkan bahwa delapan dosen Kalla Institute berhasil lolos dan memperoleh pendanaan. Mereka adalah Furqan Zakiyabarsi, Rezty Amalia Aras, Mardiatul Jannah, Muh. Taufan Gunawan, Syarief Dienan Yahya, Kiki Resky Ramdhani S., Mulyana Sari, dan Rahmat Syarif.
Rektor Kalla Institute, Syamril, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kualitas akademik para dosen sekaligus peran mereka dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Semoga penelitian dan pengabdian yang akan dilakukan nanti bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ungkap Syamril.
Capaian ini diharapkan dapat memicu semangat sivitas akademika lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan meningkatkan produktivitas, khususnya dalam menghasilkan riset serta kegiatan pengabdian yang berdampak luas.Keberhasilan para dosen juga tidak lepas dari dukungan sistem akademik yang terstruktur.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kalla Institute secara aktif memberikan fasilitasi, mulai dari proses pengajuan proposal hingga penyelenggaraan workshop pendampingan guna meningkatkan kualitas riset.
Kepala LPPM Kalla Institute, Dr. Habib Muhammad Shahib, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Terima kasih untuk kerja keras para dosen, kedepannya tim LLPM akan terus mendorong kinerja riset dan PKM agar lebih uptodate untuk terus berprestasi,” ucap Habib.
Pencapaian ini sejalan dengan misi Kalla Institute dalam mengembangkan penelitian terapan dan pengabdian di bidang bisnis dan teknologi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, institusi ini berkomitmen memperkuat budaya riset dan inovasi serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian. Upaya ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Untuk informasi terbaru mengenai Kalla Institute, kunjungi Instagram @kallainstitute atau website kallainstitute.ac.id. Pendaftaran mahasiswa baru juga dapat diakses melalui register.kallainstitute.ac.id. Informasi lebih lanjut tersedia melalui hotline Kalla Care di WhatsApp 0811 4414 030 atau nomor 0411 300 0103.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Tim PKM Fakultas Ilmu Pendidikan UNM Berdayakan Pemuda Minasa Baji
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menjalankan program pemberdayaan pemuda di Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar.
Minggu, 30 Agu 2026 21:40
Ekbis
Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dorong Digitalisasi Industri Rumahan Kue Tradisional Gowa
Kalla Institute bersama Politeknik Indonesia mendampingi kelompok industri rumahan kue tradisional di Gowa dalam meningkatkan produksi, mengelola keuangan, hingga memanfaatkan AI untuk pengembangan usaha.
Minggu, 30 Agu 2026 08:04
Ekbis
Kalla Institute Dorong UMKM Perempuan Maros Naik Kelas lewat Digitalisasi
Kalla Institute mendorong penguatan UMKM perempuan di Kabupaten Maros melalui digitalisasi usaha, peningkatan kapasitas produksi, dan penguatan keterampilan sumber daya manusia.
Senin, 24 Agu 2026 18:00
News
Tim UNIMUDA Sorong–UNIPA Bantu Atasi Air Sumur Keruh yang Ancam Keberlanjutan UMKM
Dosen Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong berkolaborasi dengan Universitas Papua (UNIPA) menerapkan teknologi penyaring air (Water Cleaner Technology) di dua UMKM unggulan Kabupaten Sorong
Jum'at, 21 Agu 2026 20:15
Ekbis
Kalla Institute Dampingi UMKM MASSIPA’ Perkuat Bisnis dengan Inovasi Digital
Kalla Institute mendampingi UMKM MASSIPA’ Keripik Pisang melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) berbasis teknologi dan inovasi.
Jum'at, 21 Agu 2026 18:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
3
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
4
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
5
PT Vale dan Mitra Pulihkan Ekosistem Pesisir Luwu Timur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
3
Sidak RSUD I Lagaligo Wotu, Bupati Lutim Soroti Kebersihan hingga Komputer Lawas
4
Kisah Nyata Cinta hingga Maut Memisahkan, Baby Udon Siap Tayang 3 September
5
PT Vale dan Mitra Pulihkan Ekosistem Pesisir Luwu Timur