Bangun Sinergi Pendidikan, Kalla Institute Gandeng Universitas Handayani Makassar
Kamis, 11 Jun 2026 19:07
Kalla Institute menjalin kerja sama dengan Universitas Handayani Makassar guna memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan kedua institusi. Foto/IST
MAKASSAR - Kalla Institute terus memperluas jaringan kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi di Kota Makassar. Terbaru, kampus bisnis dan teknologi tersebut menjalin kerja sama dengan Universitas Handayani Makassar guna memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan kedua institusi.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor Kalla Institute, Syamril, dan Rektor Universitas Handayani Makassar, Prof Muhammad Yaumi, pada akhir bulan lalu.
Rektor Kalla Institute, Syamril, mengatakan kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan serta dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang. Melalui kemitraan ini, kedua institusi berkomitmen mengembangkan sinergi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kolaborasi memungkinkan terjadinya pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya kualitas masing-masing institusi sehingga mampu berkembang lebih baik,” ujar Syamril.
Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada bidang bisnis dan teknologi, Kalla Institute terus membangun ekosistem akademik yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan industri serta kebutuhan masyarakat.
Kemitraan dengan Universitas Handayani Makassar menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkuat kontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Senada dengan itu, Rektor Universitas Handayani Makassar, Prof Muhammad Yaumi, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan membangun keunggulan masing-masing perguruan tinggi.
“Ke depan, kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui berbagai program, seperti publikasi ilmiah, seminar dan workshop, pertukaran sumber daya manusia, hingga program double degree,” katanya.
MoU yang telah ditandatangani akan menjadi dasar pengembangan berbagai program kolaboratif yang selanjutnya diwujudkan melalui perjanjian kerja sama teknis sesuai kebutuhan dan bidang yang telah disepakati bersama.
Kalla Institute sendiri merupakan perguruan tinggi yang berkomitmen mencetak sumber daya manusia unggul melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pendekatan yang selaras dengan kebutuhan industri, kampus ini terus mendorong inovasi serta membangun kolaborasi strategis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Saat ini, Kalla Institute juga membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan dalam lingkungan belajar yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada dunia industri. Berbagai program studi yang ditawarkan dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi, kreativitas, serta kesiapan karier mahasiswa di masa depan.
Informasi lebih lanjut mengenai Kalla Institute dapat diperoleh melalui akun Instagram @kallainstitute, sementara pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan melalui laman register.kallainstitute.ac.id.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor Kalla Institute, Syamril, dan Rektor Universitas Handayani Makassar, Prof Muhammad Yaumi, pada akhir bulan lalu.
Rektor Kalla Institute, Syamril, mengatakan kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan serta dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang. Melalui kemitraan ini, kedua institusi berkomitmen mengembangkan sinergi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kolaborasi memungkinkan terjadinya pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya kualitas masing-masing institusi sehingga mampu berkembang lebih baik,” ujar Syamril.
Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada bidang bisnis dan teknologi, Kalla Institute terus membangun ekosistem akademik yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan industri serta kebutuhan masyarakat.
Kemitraan dengan Universitas Handayani Makassar menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkuat kontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Senada dengan itu, Rektor Universitas Handayani Makassar, Prof Muhammad Yaumi, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan membangun keunggulan masing-masing perguruan tinggi.
“Ke depan, kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui berbagai program, seperti publikasi ilmiah, seminar dan workshop, pertukaran sumber daya manusia, hingga program double degree,” katanya.
MoU yang telah ditandatangani akan menjadi dasar pengembangan berbagai program kolaboratif yang selanjutnya diwujudkan melalui perjanjian kerja sama teknis sesuai kebutuhan dan bidang yang telah disepakati bersama.
Kalla Institute sendiri merupakan perguruan tinggi yang berkomitmen mencetak sumber daya manusia unggul melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pendekatan yang selaras dengan kebutuhan industri, kampus ini terus mendorong inovasi serta membangun kolaborasi strategis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Saat ini, Kalla Institute juga membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan dalam lingkungan belajar yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada dunia industri. Berbagai program studi yang ditawarkan dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi, kreativitas, serta kesiapan karier mahasiswa di masa depan.
Informasi lebih lanjut mengenai Kalla Institute dapat diperoleh melalui akun Instagram @kallainstitute, sementara pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan melalui laman register.kallainstitute.ac.id.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
Pusat Pengembangan Bisnis dan Manajemen Kalla Institute (PPBM-KI) menghadirkan CEO Kalla Toyota sekaligus peraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dari Majalah SWA, Robby Wijaya untuk berbagi strategi kepemimpinan.
Kamis, 16 Jul 2026 17:33
News
Kalla Institute - Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi Pendidikan & Industri
Kalla Institute memperkuat kolaborasi dengan dunia industri melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar.
Jum'at, 10 Jul 2026 13:32
News
Kalla Institute Dorong Transformasi Sekolah melalui Pelatihan OKR
Perubahan yang berlangsung semakin cepat menuntut lembaga pendidikan tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga memiliki arah transformasi yang jelas dan terukur.
Selasa, 30 Jun 2026 17:06
News
OJK Perkuat Budaya Integritas & Governance Generasi Muda Lewat SPARK CAMP 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan budaya integritas, tata kelola, dan manajemen risiko di lingkungan pendidikan tinggi.
Sabtu, 23 Mei 2026 07:31
News
Dari Limbah Jadi Cuan, Kalla Institute & YPUP Dorong Kemandirian Ekonomi IRT
Kali ini, kampus bisnis dan teknologi tersebut menyasar ibu rumah tangga (IRT) serta perempuan putus sekolah di Kelurahan Kassi-Kassi, Kota Makassar.
Minggu, 17 Mei 2026 19:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
4
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
5
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
4
Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Kawasan Stadion Mattoanging
5
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan