IMMIM Gelar Workshop Kemitraan Masjid untuk Monitoring dan Evaluasi Program

Sabtu, 30 Agu 2025 11:22
IMMIM Gelar Workshop Kemitraan Masjid untuk Monitoring dan Evaluasi Program
Comment
Share
MAKASSAR - IMMIM menyelenggarakan Workshop Kemitraan Masjid, Monitoring dan Evaluasi Program pada Sabtu, 30 Agustus 2025 di lantai 3 Gedung Islamic Centre H.Fadeli Luran IMMIM Jalan Jendral Sudirman Makassar.

Kegiatan ini dihadiri para mentor, pengurus masjid pembina, serta pengurus masjid mitra IMMIM. Hadir juga dalam kegiatan ini Ketua Umum YASDIC IMMIM, Dr Nurfadjeri, Ketua LADIM IMMIM Prof Nurhidayat M Said, Pengurus DPP IMMIM Dr Muhammadiyah Yunus, yang memandu acara, dan sejumlah Mentor yakni Drs M Syaiful, dan Drs M Yusrah.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IMMIM, Dr KH Muhammad Ishaq Samad, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya masjid sebagai pusat pembinaan umat dan pilar peradaban Islam. Menurutnya, kemitraan masjid melalui program pembinaan dan pemberdayaan harus terus dimonitor dan dievaluasi agar semakin berkualitas serta bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat.

Dikatakan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat strategis. Melalui workshop ini, kita ingin memastikan bahwa program-program masjid tidak hanya berjalan, tetapi juga dievaluasi, diperbaiki, dan dikembangkan agar lebih tepat sasaran, bermanfaat, serta memberi dampak nyata bagi jamaah dan masyarakat luas.

"Kemitraan masjid bukan hanya dalam konteks ibadah ritual, tetapi juga dalam pemberdayaan umat, pendidikan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan, jelasnya," kata dia.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, tentu semakin menambah nilai dan keberkahan. Rasulullah SAW adalah teladan dalam membangun peradaban umat, menebar kasih sayang, mengajarkan persaudaraan, dan menegakkan keadilan.

"Dari Maulid, kita belajar bahwa masjid bukan sekadar tempat shalat, melainkan pusat dakwah, pendidikan, dan transformasi masyarakat, sebagaimana yang dicontohkan langsung oleh Nabi SAW di Masjid Nabawi," jelasnya.

Oleh karena itu, melalui momentum ini marilah kita menjadikan semangat kelahiran Rasulullah sebagai inspirasi untuk memperkuat peran masjid di era modern, menjadikannya pusat pencerahan, serta media penguat ukhuwah Islamiyah.

KH M Ishaq Samad mengajak agar peserta mengikuti workshop ini dengan penuh semangat, terbuka untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan melahirkan rekomendasi yang dapat meningkatkan kualitas pengelolaan masjid. "Semoga Allah memberkahi langkah kita, menerima amal kita, dan menjadikan masjid-masjid kita sebagai sumber keberkahan bagi umat dan bangsa," harapnya.

Sementara itu, Koordinator Kemitraan Masjid IMMIM Dr Muh Syarif Ahmad, dalam pemaparannya menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi program masjid sebagai langkah untuk memastikan efektivitas kegiatan yang telah dijalankan.

Ia juga menambahkan bahwa hasil evaluasi akan menjadi dasar penguatan sinergi antar masjid pembina dan mitra dalam bingkai dakwah yang berkelanjutan.

Workshop ini menghadirkan diskusi interaktif antara para mentor, pengurus masjid pembina, serta pengurus masjid mitra mengenai capaian program, tantangan lapangan, dan strategi pengembangan ke depan. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan refleksi hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, sebagai pengingat bahwa teladan Rasulullah SAW dalam memakmurkan masjid dan membina umat adalah landasan utama dalam setiap gerakan dakwah.

"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan masjid-masjid mitra IMMIM semakin berdaya, menjadi pusat dakwah yang inklusif, serta berperan nyata dalam membangun harmoni dan kesejahteraan umat," harapnya.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru