Dukung Ekonomi Lokal, Pelindo Hadirkan Pasar Murah & Pameran UMKM
Rabu, 17 Sep 2025 07:57
Pelindo Regional 4 menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyelenggarakan “Pasar Murah dan Pameran UMKM”. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan menyelenggarakan “Pasar Murah dan Pameran UMKM”.
Kegiatan ini diikuti oleh 113 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Kelompok Wanita Tani (KWT), menampilkan beragam produk kebutuhan pokok, kuliner, hingga produk kreatif unggulan di Terminal Penumpang Anging Mammiri, Pelabuhan Makassar, Selasa (16/9/2025) kemarin.
Sebagai bagian dari kegiatan, digelar juga Talk Show Interaktif bertema “Grow Up Together and Care For Each Other to Achieve a Prosperous Society”, menghadirkan lima narasumber dari berbagai latar belakang.
Mereka antara lain yakni Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis; General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin; Ketua DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulselbar, Arief R. Pabbettingi; Kepala Cabang PT Pelni Makassar, Darman; dan Bankir & penulis, Ria Andriany. Talk show ini membahas peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara BUMN, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Melalui pasar murah ini, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sementara pelaku UMKM memperoleh panggung untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas. Inilah yang kami sebut sinergi, saling menguatkan demi tumbuh bersama,” ujar Abdul Azis.
Ketua DPD GPEI Sulselbar, Arief R. Pabbettingi, turut mengapresiasi Pelindo atas inisiatif penyelenggaraan acara ini. UMKM ditegaskannya butuh dukungan nyata untuk bisa naik kelas, terutama menghadapi pasar ekspor.
"Dengan adanya sinergi seperti ini, UMKM tidak hanya berjualan di level lokal, tetapi juga bisa membangun jejaring bisnis yang lebih luas. Kita berharap ada keberlanjutan agar UMKM benar-benar mampu bersaing, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” jelas Arief.
Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar pelaku usaha. Angel dari Collection Makassar, yang menjual barang fashion, kriya, dan aksesori, merasa bersyukur dapat terlibat.
“Kami merasa bersyukur bisa dilibatkan dalam kegiatan ini karena ada peluang untuk mencari dan menambah rezeki. Juga menambah peluang untuk mengenalkan produk kami. Harapannya semoga Pelindo memberikan kami peluang lagi untuk selalu hadir dan terlibat dalam acara seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Marlian, pelaku UMKM kuliner, menyampaikan bahwa acara ini sangat membantu dalam membuka pasar baru. Biasanya produk miliknya hanya dipasarkan di sekitar tempat tinggal.
"Ya dengan adanya pameran di Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar, produk kami bisa dikenal oleh masyarakat lebih luas,” ucap dia.
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara BUMN, pemerintah daerah, asosiasi, UMKM, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang signifikan.
Pelindo berharap ke depan dapat terus menghadirkan program serupa yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh 113 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Kelompok Wanita Tani (KWT), menampilkan beragam produk kebutuhan pokok, kuliner, hingga produk kreatif unggulan di Terminal Penumpang Anging Mammiri, Pelabuhan Makassar, Selasa (16/9/2025) kemarin.
Sebagai bagian dari kegiatan, digelar juga Talk Show Interaktif bertema “Grow Up Together and Care For Each Other to Achieve a Prosperous Society”, menghadirkan lima narasumber dari berbagai latar belakang.
Mereka antara lain yakni Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis; General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin; Ketua DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulselbar, Arief R. Pabbettingi; Kepala Cabang PT Pelni Makassar, Darman; dan Bankir & penulis, Ria Andriany. Talk show ini membahas peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara BUMN, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Melalui pasar murah ini, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sementara pelaku UMKM memperoleh panggung untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas. Inilah yang kami sebut sinergi, saling menguatkan demi tumbuh bersama,” ujar Abdul Azis.
Ketua DPD GPEI Sulselbar, Arief R. Pabbettingi, turut mengapresiasi Pelindo atas inisiatif penyelenggaraan acara ini. UMKM ditegaskannya butuh dukungan nyata untuk bisa naik kelas, terutama menghadapi pasar ekspor.
"Dengan adanya sinergi seperti ini, UMKM tidak hanya berjualan di level lokal, tetapi juga bisa membangun jejaring bisnis yang lebih luas. Kita berharap ada keberlanjutan agar UMKM benar-benar mampu bersaing, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” jelas Arief.
Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar pelaku usaha. Angel dari Collection Makassar, yang menjual barang fashion, kriya, dan aksesori, merasa bersyukur dapat terlibat.
“Kami merasa bersyukur bisa dilibatkan dalam kegiatan ini karena ada peluang untuk mencari dan menambah rezeki. Juga menambah peluang untuk mengenalkan produk kami. Harapannya semoga Pelindo memberikan kami peluang lagi untuk selalu hadir dan terlibat dalam acara seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Marlian, pelaku UMKM kuliner, menyampaikan bahwa acara ini sangat membantu dalam membuka pasar baru. Biasanya produk miliknya hanya dipasarkan di sekitar tempat tinggal.
"Ya dengan adanya pameran di Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar, produk kami bisa dikenal oleh masyarakat lebih luas,” ucap dia.
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara BUMN, pemerintah daerah, asosiasi, UMKM, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang signifikan.
Pelindo berharap ke depan dapat terus menghadirkan program serupa yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS)
Selasa, 03 Feb 2026 10:29
Ekbis
Tingkatkan Kualitas SDM, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan Business Presentation Skill
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pengembangan kompetensi
Senin, 26 Jan 2026 14:56
Ekbis
PT Semen Tonasa Komitmen Tingkatkan Daya Saing UMKM dengan Standar K3
PT Semen Tonasa menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Minggu, 25 Jan 2026 18:29
Ekbis
Wujud Kepedulian Sosial di Bulan K3, Pelindo Group Wilayah Makassar Gelar Donor Darah
Dalam rangka Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar menggelar kegiatan donor darah
Jum'at, 23 Jan 2026 11:17
News
Punya 62.410 UMKM, Pemkab Gowa Target Jadi Kabupaten UMKM
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menargetkan jadi Kabupaten Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Target ini realistis sebab sektor UMKM dianggap penggerak utama perekonomian daerah.
Sabtu, 17 Jan 2026 13:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
2
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
3
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
4
Bukan Plh, Prof Faridah Patittingi Diperkenalkan sebagai Plt Rektor UNM
5
6 Calon Rektor IAIN Bone 2026-2030 Lolos Pertimbangan Senat, Diusul ke Menag
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
2
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
3
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
4
Bukan Plh, Prof Faridah Patittingi Diperkenalkan sebagai Plt Rektor UNM
5
6 Calon Rektor IAIN Bone 2026-2030 Lolos Pertimbangan Senat, Diusul ke Menag