Sosialisasi MBG di Makassar: Komitmen Cegah Stunting dan Tingkatkan Kualitas SDM
Kamis, 18 Sep 2025 17:59
Anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi, saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi MBG. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Komisi IX DPR RI terus memperkuat langkah dalam penanggulangan stunting, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program MBG diharapkan menjadi fondasi kuat menuju generasi emas bangsa Indonesia dimasa mendatang.
Kegiatan sosialisasi program MBG yang dihadiri oleh ratusan masyarakat ini bertempat di Kota Makassar pada Minggu (15/9/2025). Program MBG resmi diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 lalu dan secara bertahap akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi, perwakilan Badan Gizi Nasional Adib Alfikry, Dosen UIN Alauddin Makassar Syamsul Tomar
Dalam sambutannya, anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi menegaskan bahwa sosialisasi MBG merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat memahami tujuan besar program ini.
“MBG tidak hanya untuk menurunkan angka stunting, tetapi juga memastikan kecukupan gizi masyarakat secara menyeluruh. DPR RI berkomitmen mengawal pelaksanaan MBG di Makassar agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi rakyat,” tutur Ashabul Kahfi.
Sementara itu, Adib Alfikry dari BGN menjelaskan bahwa program MBG menyasar peserta didik mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA, serta kelompok non-didik seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha pangan lokal dan penciptaan lapangan kerja di sekitar Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG).
Menanggapi hal tersebut, Syamsul Tomar menyebut bahwa program makan bergizi gratis tidak sekadar berarti makan sampai kenyang, tetapi juga dapat memberikan asupan gizi seimbang yang sangat dibutuhkan anak-anak agar tumbuh sehat, kuat, dan cerdas.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan penuh masyarakat.
“Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kota Makassar semakin memahami urgensi Program MBG serta bersama-sama mendukung implementasinya,” ucap Syamsul Tomar.
Sinergi antara pemerintah, DPR RI, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperbaiki kualitas gizi generasi muda dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.
Program MBG diharapkan menjadi fondasi kuat menuju generasi emas bangsa Indonesia dimasa mendatang.
Kegiatan sosialisasi program MBG yang dihadiri oleh ratusan masyarakat ini bertempat di Kota Makassar pada Minggu (15/9/2025). Program MBG resmi diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 lalu dan secara bertahap akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi, perwakilan Badan Gizi Nasional Adib Alfikry, Dosen UIN Alauddin Makassar Syamsul Tomar
Dalam sambutannya, anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi menegaskan bahwa sosialisasi MBG merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat memahami tujuan besar program ini.
“MBG tidak hanya untuk menurunkan angka stunting, tetapi juga memastikan kecukupan gizi masyarakat secara menyeluruh. DPR RI berkomitmen mengawal pelaksanaan MBG di Makassar agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi rakyat,” tutur Ashabul Kahfi.
Sementara itu, Adib Alfikry dari BGN menjelaskan bahwa program MBG menyasar peserta didik mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA, serta kelompok non-didik seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha pangan lokal dan penciptaan lapangan kerja di sekitar Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG).
Menanggapi hal tersebut, Syamsul Tomar menyebut bahwa program makan bergizi gratis tidak sekadar berarti makan sampai kenyang, tetapi juga dapat memberikan asupan gizi seimbang yang sangat dibutuhkan anak-anak agar tumbuh sehat, kuat, dan cerdas.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan penuh masyarakat.
“Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kota Makassar semakin memahami urgensi Program MBG serta bersama-sama mendukung implementasinya,” ucap Syamsul Tomar.
Sinergi antara pemerintah, DPR RI, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperbaiki kualitas gizi generasi muda dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Perumda Pasar Makassar Raya Perkuat Sinergi Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Perumda Pasar Makassar Raya menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Makassar.
Rabu, 11 Feb 2026 15:45
Sulsel
Wabup Gowa Nilai Program MBG Dukung Penurunan Stunting
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menghadiri peresmian pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Romang Lompoa, Kecamatan Bajeng Barat, Minggu (11/1).
Senin, 12 Jan 2026 10:35
Sulsel
Bupati Sidrap Antar Langsung Makanan Bergizi Gratis, Murid Sambut dengan Ceria
Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif mengantar langsung makanan bergizi gratis ke sejumlah sekolah di Kecamatan Watang Sidenreng, Senin (27/10/2025).
Senin, 27 Okt 2025 14:05
Sulsel
Belatung Ditemukan Meliuk-liuk di Menu MBG, Kinerja SPPI Jeneponto Disorot
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, setelah ditemukan belatung meliuk-liuk dalam menu MBG siswa yang diduga terjadi di SD Negeri 8
Sabtu, 25 Okt 2025 10:48
Sulsel
Guru di Tarowang Jeneponto Temukan Makanan Basi di Menu MBG
Pasalnya, ditemukan makanan diduga tidak layak konsumsi. Makanan tersebut sudah basi namun tetap disalurkan ke salah satu sekolah dasar penerima program di Kecamatan Tarowang.
Selasa, 21 Okt 2025 13:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
2
Bupati Bone Teken MoU SPAM Air Bersih, Nilai Investasi Tembus Rp200 Miliar
3
Mardiono Tegaskan Mukernas PPP Tetap Sah, Meski Sekjen Taj Yasin Tidak Hadir
4
PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemdes dan Kecamatan Area Morowali
5
UPRI Wisuda 488 Lulusan, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berdaya Saing
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
2
Bupati Bone Teken MoU SPAM Air Bersih, Nilai Investasi Tembus Rp200 Miliar
3
Mardiono Tegaskan Mukernas PPP Tetap Sah, Meski Sekjen Taj Yasin Tidak Hadir
4
PT Vale Beberkan Komitmen Keberlanjutan di Hadapan Pemdes dan Kecamatan Area Morowali
5
UPRI Wisuda 488 Lulusan, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Berdaya Saing