Kemenkum Sulsel Turut Berpartisipasi Bahas RUU Pelaksanaan Pidana Mati
Rabu, 08 Okt 2025 15:21
Kanwil Kemenkum Sulsel turut berpartisipasi secara virtual dalam kegiatan Webinar Uji Publik Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelaksanaan Pidana Mati. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) turut berpartisipasi secara virtual dalam kegiatan Webinar Uji Publik Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelaksanaan Pidana Mati yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Kementerian Hukum Republik Indonesia, pada Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof Edward Omar Sharif Hiariej, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penyusunan RUU Pelaksanaan Pidana Mati sebagai bagian dari pembaruan hukum pidana nasional yang menegakkan keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanusiaan.
Wamenkum menjelaskan bahwa RUU ini tidak hanya mengatur tata cara pelaksanaan pidana mati, tetapi juga memberikan perlindungan hukum bagi terpidana berdasarkan prinsip hak asasi manusia dan nilai-nilai Pancasila.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan pidana mati harus dilakukan secara manusiawi dan akuntabel, serta mencerminkan kemajuan hukum pidana nasional.
“Rancangan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan pelaksanaan pidana mati di Indonesia dilakukan sesuai prinsip hukum dan kemanusiaan. Paradigma baru dalam RUU ini menempatkan pidana mati sebagai pidana bersyarat dengan masa percobaan, bukan semata hukuman absolut,” ujar Prof Eddy Hiariej.
Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Dr Dhahana Putra, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan uji publik ini bertujuan untuk menghimpun berbagai masukan dan saran konstruktif dari para pemangku kepentingan, termasuk akademisi, praktisi hukum, dan lembaga penegak hukum.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, yang mengikuti kegiatan ini secara virtual dari Makassar, menyampaikan bahwa uji publik ini menjadi forum penting untuk memperkuat substansi hukum dan nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan pidana mati.
“Kami mendukung penuh upaya Kementerian Hukum dalam menyusun regulasi pelaksanaan pidana mati yang berlandaskan kepastian hukum dan prinsip hak asasi manusia. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif,” ujar Andi Basmal.
Kegiatan ini juga diikuti oleh Jajaran Analis Hukum dan Perancang Peraturan Perundang-undangan Kanwil Kemenkum Sulsel sebagai bentuk dukungan terhadap proses perumusan kebijakan hukum nasional yang komprehensif dan responsif terhadap perkembangan sistem hukum pidana di Indonesia.
Melalui kegiatan uji publik ini, Kementerian Hukum terus berkomitmen memperkuat sistem hukum nasional yang berkeadilan, transparan, dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof Edward Omar Sharif Hiariej, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penyusunan RUU Pelaksanaan Pidana Mati sebagai bagian dari pembaruan hukum pidana nasional yang menegakkan keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanusiaan.
Wamenkum menjelaskan bahwa RUU ini tidak hanya mengatur tata cara pelaksanaan pidana mati, tetapi juga memberikan perlindungan hukum bagi terpidana berdasarkan prinsip hak asasi manusia dan nilai-nilai Pancasila.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan pidana mati harus dilakukan secara manusiawi dan akuntabel, serta mencerminkan kemajuan hukum pidana nasional.
“Rancangan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan pelaksanaan pidana mati di Indonesia dilakukan sesuai prinsip hukum dan kemanusiaan. Paradigma baru dalam RUU ini menempatkan pidana mati sebagai pidana bersyarat dengan masa percobaan, bukan semata hukuman absolut,” ujar Prof Eddy Hiariej.
Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Dr Dhahana Putra, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan uji publik ini bertujuan untuk menghimpun berbagai masukan dan saran konstruktif dari para pemangku kepentingan, termasuk akademisi, praktisi hukum, dan lembaga penegak hukum.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, yang mengikuti kegiatan ini secara virtual dari Makassar, menyampaikan bahwa uji publik ini menjadi forum penting untuk memperkuat substansi hukum dan nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan pidana mati.
“Kami mendukung penuh upaya Kementerian Hukum dalam menyusun regulasi pelaksanaan pidana mati yang berlandaskan kepastian hukum dan prinsip hak asasi manusia. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif,” ujar Andi Basmal.
Kegiatan ini juga diikuti oleh Jajaran Analis Hukum dan Perancang Peraturan Perundang-undangan Kanwil Kemenkum Sulsel sebagai bentuk dukungan terhadap proses perumusan kebijakan hukum nasional yang komprehensif dan responsif terhadap perkembangan sistem hukum pidana di Indonesia.
Melalui kegiatan uji publik ini, Kementerian Hukum terus berkomitmen memperkuat sistem hukum nasional yang berkeadilan, transparan, dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Matangkan Persiapan Puncak Peringatan Hari Pengayoman ke-81
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) matangkan persiapan puncak peringatan Hari Pengayoman ke-81 melalui rapat optimalisasi yang digelar di Ruang Rapat Hamid Awaluddin, Selasa (18/8/2026).
Selasa, 18 Agu 2026 18:38
News
Ragam Perlombaan Semarakkan HUT RI dan Hari Pengayoman ke 81
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menghadirkan beragam perlombaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pengayoman ke-81.
Selasa, 18 Agu 2026 08:43
News
Kanwil Kemenkum Sulsel Peringati Detik-Detik Proklamasi HUT Ke-81 RI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), memperingati detik-detik Proklamasi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) melalui upacara yang digelar di Lapangan Upacara Kanwil Kemenkum Sulsel
Senin, 17 Agu 2026 12:24
News
Evaluasi Pelayanan Publik Kemenkum Sulsel, Dorong Kualitas dan Kepuasan Masyarakat
Evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus didorong untuk memastikan kualitas layanan semakin baik dan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat.
Sabtu, 15 Agu 2026 09:38
News
Kemenkum Sulsel Tindaklanjuti Hasil Pemeriksaan Kinerja Pelayanan Kekayaan Intelektual
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menindaklanjuti hasil pemeriksaan kinerja pendahuluan atas pelayanan Kekayaan Intelektual (KI)
Jum'at, 14 Agu 2026 13:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Lenovo IdeaPad Slim 3i Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp11,7 Juta
2
Ribuan Pendaki Peringati HUT RI ke 81 di Gunung Bawakaraeng
3
Perambahan Hutan Tanamalia Makin Menggila, Gakkum: Sudah Mendekati 5.000 Hektare
4
Tutup Rangkaian ICE SPORT 2026, Himatik FT-UNM Sukses Gelar Laga Futsal
5
Ketua Fraksi LBK Ingin Sekretaris Golkar Sulsel Figur yang Lincah Bekerja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Lenovo IdeaPad Slim 3i Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp11,7 Juta
2
Ribuan Pendaki Peringati HUT RI ke 81 di Gunung Bawakaraeng
3
Perambahan Hutan Tanamalia Makin Menggila, Gakkum: Sudah Mendekati 5.000 Hektare
4
Tutup Rangkaian ICE SPORT 2026, Himatik FT-UNM Sukses Gelar Laga Futsal
5
Ketua Fraksi LBK Ingin Sekretaris Golkar Sulsel Figur yang Lincah Bekerja