Dorong 3.059 Merek Kolektif Produk KMP di Provinsi Sulsel
Kamis, 06 Nov 2025 23:00
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus memperkuat upaya pelindungan kekayaan intelektual (KI) bagi pelaku usaha di daerah. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mendorong pendaftaran merek kolektif bagi produk Koperasi Merah Putih (KMP) di wilayah Sulsel.
Ajakan tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Kadiv Yankum), Demson Marihot, saat menyambangi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (6/11/2025). Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara kedua instansi untuk mempercepat proses pendaftaran merek kolektif bagi 3.059 Koperasi Merah Putih (KDMP/KKMP) yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel.
Menurut Demson, merek kolektif memiliki peran penting sebagai simbol identitas sekaligus memperkuat posisi produk KMP di market. “Pendaftaran merek kolektif ini bukan hanya sebatas perlindungan hukum, tetapi juga untuk meningkatkan reputasi produk dan memperkuat posisi koperasi di pasar, karena diharapkan entitas bisnis Koperasi Merah Putih going concern,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel Andri Eka Prasetia menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kemenkum Sulsel atas dukungannya pada saat pembentukan KMP sehingga Sulsel masuk 5 besar provinsi yang paling cepat 100 persen terbentuk KMP.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan Kanwil Kemenkum Sulsel. Terkait dengan keinginan Kanwil Kemenkum untuk dapat mensosialisasikan merek kolektif kepada seluruh pengurus KMP akan didukung penuh oleh Diskop UKM. Hal ini sejalan dengan program pembekalan yang akan dilakukan oleh Diskop UKM kepada pengurus KMP di 24 Kabupaten/Kota pada tanggal 13 sampai dengam 22 November 2025. Kanwil Kemenkum akan diberikan alokasi waktu sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut.
Selain itu Eka juga menjelaskan bahwa ke depan Diskop UKM akan mengembangkan program Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang juga berfungsi sebagai creative hub.
Menyambut hal tersebut, Kadivyankum menawarkan kolaborasi agar nanti dapat juga dibentuk sentra KI di tempat tersebut sehingga mempermudah pelaku usaha dan pelaku industri kreatif mendaftarkan hak kekayaan intelektualnya.
Sinergi antara Dinas Koperasi dan Kanwil Kemenkum Sulsel ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya koperasi yang mandiri, berdaya saing, dan berorientasi ekspor. Dengan pendaftaran merek kolektif, koperasi di Sulsel tidak hanya memperoleh perlindungan hukum, tetapi juga dapat meningkatkan nilai tambah produknya di pasar nasional maupun internasional.
Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung ekosistem koperasi melalui pelindungan kekayaan intelektual. “Kami siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inovatif dan berdaya saing. Pelindungan KI, termasuk merek kolektif, adalah kunci untuk memastikan produk Sulawesi Selatan memiliki posisi yang kuat, aman, dan diakui di tingkat global,” tutup Andi Basmal.
Ajakan tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Kadiv Yankum), Demson Marihot, saat menyambangi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (6/11/2025). Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara kedua instansi untuk mempercepat proses pendaftaran merek kolektif bagi 3.059 Koperasi Merah Putih (KDMP/KKMP) yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel.
Menurut Demson, merek kolektif memiliki peran penting sebagai simbol identitas sekaligus memperkuat posisi produk KMP di market. “Pendaftaran merek kolektif ini bukan hanya sebatas perlindungan hukum, tetapi juga untuk meningkatkan reputasi produk dan memperkuat posisi koperasi di pasar, karena diharapkan entitas bisnis Koperasi Merah Putih going concern,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel Andri Eka Prasetia menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kemenkum Sulsel atas dukungannya pada saat pembentukan KMP sehingga Sulsel masuk 5 besar provinsi yang paling cepat 100 persen terbentuk KMP.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan Kanwil Kemenkum Sulsel. Terkait dengan keinginan Kanwil Kemenkum untuk dapat mensosialisasikan merek kolektif kepada seluruh pengurus KMP akan didukung penuh oleh Diskop UKM. Hal ini sejalan dengan program pembekalan yang akan dilakukan oleh Diskop UKM kepada pengurus KMP di 24 Kabupaten/Kota pada tanggal 13 sampai dengam 22 November 2025. Kanwil Kemenkum akan diberikan alokasi waktu sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut.
Selain itu Eka juga menjelaskan bahwa ke depan Diskop UKM akan mengembangkan program Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang juga berfungsi sebagai creative hub.
Menyambut hal tersebut, Kadivyankum menawarkan kolaborasi agar nanti dapat juga dibentuk sentra KI di tempat tersebut sehingga mempermudah pelaku usaha dan pelaku industri kreatif mendaftarkan hak kekayaan intelektualnya.
Sinergi antara Dinas Koperasi dan Kanwil Kemenkum Sulsel ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya koperasi yang mandiri, berdaya saing, dan berorientasi ekspor. Dengan pendaftaran merek kolektif, koperasi di Sulsel tidak hanya memperoleh perlindungan hukum, tetapi juga dapat meningkatkan nilai tambah produknya di pasar nasional maupun internasional.
Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung ekosistem koperasi melalui pelindungan kekayaan intelektual. “Kami siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inovatif dan berdaya saing. Pelindungan KI, termasuk merek kolektif, adalah kunci untuk memastikan produk Sulawesi Selatan memiliki posisi yang kuat, aman, dan diakui di tingkat global,” tutup Andi Basmal.
(GUS)
Berita Terkait
News
NH Sebut Penundaan Rapat Program Gerai Desa Agar Pembahasan Lebih Komperhensif
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurdin Halid menyatakan rapat terkait pembangunan gerai dan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMMP) ditunda.
Kamis, 12 Mar 2026 18:33
Sulsel
Tingkatkan Ekonomi Koperasi di Wajo, Merek Kolektif KMP Didorong Lebih Cepat
Kanwil Kemenkum Sulsel, terus mendorong percepatan pendaftaran merek kolektif bagi Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat nilai ekonomi koperasi serta mendukung pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Rabu, 11 Mar 2026 13:01
Sulsel
Koperasi Merah Putih Gowa Jadi Percontohan Penguatan Ekonomi Desa
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, mulai menjadi percontohan penguatan ekonomi desa di Sulawesi Selatan.
Minggu, 22 Feb 2026 08:36
Sulsel
Pembangunan 3 Koperasi Merah Putih di Bantaeng Rampung 100 Persen
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, meninjau lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Nipa-Nipa, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Selasa (10/2).
Selasa, 10 Feb 2026 19:04
Sulsel
Mendes PDT Lakukan Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih di Bonto Mate'ne
Dalam kegiatan itu, Yandri menitip harapan agar Koperasi Desa Merah Putih Desa ini akan segera selesai. Sekaligus bisa melakukan pelayanan terdekat dengan masyarakat sini.
Selasa, 02 Des 2025 12:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Muhammadiyah Barru Protes Pelarangan Salat Id di Masjid Nurul Tajdid, Soroti Peran Aparat
2
Samsung Galaxy S26 dan Buds4 Series Meluncur, Bikin Konten Takbiran Makin Epic
3
Arus Mudik Pelindo 4 Tumbuh 8,25%, Balikpapan dan Makassar Dominasi Pergerakan Penumpang
4
Crystal Serenity Sandar Mulus di Makassar, SPJM Pastikan Layanan Prima
5
Idulfitri, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Persatuan Untuk Pembangunan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Muhammadiyah Barru Protes Pelarangan Salat Id di Masjid Nurul Tajdid, Soroti Peran Aparat
2
Samsung Galaxy S26 dan Buds4 Series Meluncur, Bikin Konten Takbiran Makin Epic
3
Arus Mudik Pelindo 4 Tumbuh 8,25%, Balikpapan dan Makassar Dominasi Pergerakan Penumpang
4
Crystal Serenity Sandar Mulus di Makassar, SPJM Pastikan Layanan Prima
5
Idulfitri, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Persatuan Untuk Pembangunan