Bupati Andi Rosman Minta Pengurus Kopdes Merah Putih Pelajari Sistem Hulu ke Hilir
Selasa, 18 Nov 2025 20:34
Bupati Wajo, Andi Rosman bersama Wabup dr Baso Rahmanuddin. Foto: Istimewa
WAJO - Bupati Wajo, Andi Rosman meminta seluruh jajaran pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Koperasi Merah Putih (KDKMP) se Kabupaten Wajo manfaatkan pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia yang bakal digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Wajo pada Kamis-Sabtu (20-22/11/2025) mendatang.
Menurutnya, pelatihan tersebut dilakukan pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan mendorong pengembangan bisnis koperasi.
"Melalui koperasi yang tangguh, profesional, dan terintegrasi dalam rantai nilai ekonomi nasional dari hulu hingga hilir, diminta masyarakat atau pengurus memahami bagaimana menjalankan koperasi dengan baik dan mengikuti pelatihan tersebut dengan sebaik-baiknya,” pinta Andi Rosman.
Dikatakan, Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu agenda dalam tahapan operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih setelah fase pembentukan kelembagaan.
“Ke depan, program pendampingan oleh koperasi akan terus diperluas untuk membangun solidaritas ekonomi berbasis gotong royong,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi, Andi Waris, menjelaskan pelatihan ini merupakan program resmi Kementerian Koperasi dan UKM.
Ia menegaskan dinas hanya berperan sebagai fasilitator pelaksanaan kegiatan yang didanai melalui anggaran dekonsentrasi.
Bupati Wajo, Andi Rosman mengungkap Koperasi Merah Putih dibentuk berdasarkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Ini menjadi penting dilakukan sebab Asta Cita Presiden kita. Melalui kesempatan ini kami minta kepada pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih agar berjalan sebagaimana mestinya," ungkap Andi Rosman.
Menurutnya, Program Strategis Presiden salah satunya Koperasi Merah Putih bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa/kelurahan.
"Dengan adanya Koperasi Merah Putih dapat mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja bagi kita," urainya.
"Ini tidak hanya sekedar nama melainkan mampu menjadi penopang ekonomi bagi kita semua," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Wajo, Andi Aso Ashari menyebut pihaknya berkomitmen untuk mendukung Koperasi Merah Putih di Kabupaten Wajo.
"Kita yakin dengan adanya Koperasi Merah Putih mampu memberi kita energi baru bagi ekonomi masyarakat," jelasnya.
Apalagi di Kabupaten Wajo tercatat ada 190 Koperasi Merah Putih.
"Sesuai intruksi Presiden tentang percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih, tercatat 142 Desa dan 48 Kelurahan, jadi total 190 Koperasi Merah Putih serta keanggotaan sebanyak 1.520," pungkasnya.
Menurutnya, pelatihan tersebut dilakukan pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan mendorong pengembangan bisnis koperasi.
"Melalui koperasi yang tangguh, profesional, dan terintegrasi dalam rantai nilai ekonomi nasional dari hulu hingga hilir, diminta masyarakat atau pengurus memahami bagaimana menjalankan koperasi dengan baik dan mengikuti pelatihan tersebut dengan sebaik-baiknya,” pinta Andi Rosman.
Dikatakan, Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu agenda dalam tahapan operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih setelah fase pembentukan kelembagaan.
“Ke depan, program pendampingan oleh koperasi akan terus diperluas untuk membangun solidaritas ekonomi berbasis gotong royong,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi, Andi Waris, menjelaskan pelatihan ini merupakan program resmi Kementerian Koperasi dan UKM.
Ia menegaskan dinas hanya berperan sebagai fasilitator pelaksanaan kegiatan yang didanai melalui anggaran dekonsentrasi.
Bupati Wajo, Andi Rosman mengungkap Koperasi Merah Putih dibentuk berdasarkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Ini menjadi penting dilakukan sebab Asta Cita Presiden kita. Melalui kesempatan ini kami minta kepada pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih agar berjalan sebagaimana mestinya," ungkap Andi Rosman.
Menurutnya, Program Strategis Presiden salah satunya Koperasi Merah Putih bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa/kelurahan.
"Dengan adanya Koperasi Merah Putih dapat mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja bagi kita," urainya.
"Ini tidak hanya sekedar nama melainkan mampu menjadi penopang ekonomi bagi kita semua," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Wajo, Andi Aso Ashari menyebut pihaknya berkomitmen untuk mendukung Koperasi Merah Putih di Kabupaten Wajo.
"Kita yakin dengan adanya Koperasi Merah Putih mampu memberi kita energi baru bagi ekonomi masyarakat," jelasnya.
Apalagi di Kabupaten Wajo tercatat ada 190 Koperasi Merah Putih.
"Sesuai intruksi Presiden tentang percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih, tercatat 142 Desa dan 48 Kelurahan, jadi total 190 Koperasi Merah Putih serta keanggotaan sebanyak 1.520," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Polres Wajo berhasil mengungkap kasus hilangnya perempuan bernama Paramitha Titania Anggelica (28) asal Bottodongga, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo dua tahun lalu.
Senin, 10 Agu 2026 21:21
Sulsel
128 Koperasi Merah Putih di Luwu Timur Dibidik Aktif Tahun Ini, Lahan Jadi Batu Sandungan
Ambisi besar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menghidupkan 128 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan mulai memasuki babak penentuan.
Senin, 10 Agu 2026 14:22
Ekbis
Gotong Royong Menggerakkan Ekonomi Desa Lewat Koperasi Merah Putih
Perlahan, layanan koperasi terus berkembang. Selain menyediakan kebutuhan pangan, kini menjual LPG bersubsidi tiga kilogram dan membuka toko obat sederhana.
Selasa, 21 Jul 2026 12:44
Sulsel
Bupati Andi Rosman Komitmen Lakukan Pencegahan Korupsi di Lingkup Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Andi Rosman menyampaikan komitmennya untuk melakukan pencegahan korupsi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo.
Kamis, 09 Jul 2026 18:29
Sulsel
Pemkab Wajo Serius Lindungi Kekayaan Intelektual Daerah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Wajo resmi menandatangani nota kesepakatan di bidang Kekayaan Intelektual, komitmen bersama untuk memastikan kekayaan budaya dan inovasi Wajo
Rabu, 03 Jun 2026 17:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
OJK Dorong Masyarakat Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini Hadapi Masa Tua
4
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan
5
Rakerda Soksi Sulsel jadi Momentum Selaraskan Program dengan Golkar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dinilai Punya Kans Besar di Pilrek UNM, Prof Hasmyati Tunggu Momentum Tepat
2
UMI Gelar Pekan Pesantren Maba 2026, Fokus Pembentukan Karakter dan Akhlakul Karimah
3
OJK Dorong Masyarakat Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini Hadapi Masa Tua
4
Pelindo Jasa Maritim Perkuat GCG dan WBS untuk Jaga Integritas Layanan
5
Rakerda Soksi Sulsel jadi Momentum Selaraskan Program dengan Golkar